Baca juga info kota Denpasar Terkait , Kebakaran, Siaga Lebaran, Pendidikan dan Pangan
Garudaxpose.com l Denpasar- Bali, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menghadiri kegiatan Pasar Rakyat Tim Penggerak PKK Provinsi Bali bertajuk Berbelanja Berbagi yang digelar di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Jumat (13/3). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster beserta jajaran pengurus TP PKK Provinsi Bali serta Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota se-Bali.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ket foto : Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa saat menghadiri kegiatan Pasar Rakyat Tim Penggerak PKK Provinsi Bali bertajuk Berbelanja Berbagi yang digelar di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Jumat (13/3).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster mengatakan bahwa kegiatan Pasar Rakyat ini merupakan salah satu program berkelanjutan TP PKK Provinsi Bali yang telah dilaksanakan sejak periode pertama kepemimpinannya. Program ini bertujuan untuk mendukung serta memberdayakan pelaku UMKM, pedagang, dan para petani lokal di Bali.
Ia menjelaskan, selain sebagai wadah untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi bagi seluruh pengurus TP PKK se-Bali. Melalui kegiatan tersebut, para pengurus PKK dapat berkumpul secara rutin setiap bulan sekaligus mempererat kebersamaan.
Lebih lanjut disampaikan, pelaksanaan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali akan dilakukan secara bergiliran di sembilan kabupaten/kota di Bali setelah kegiatan perdana di Kota Denpasar. Dengan demikian, setiap daerah mendapat kesempatan yang sama untuk menampilkan potensi UMKM, pedagang, maupun petani lokalnya.

Ny. Putri Suastini Koster juga menjelaskan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan melalui kolaborasi antara TP PKK Provinsi Bali dengan pemerintah kabupaten/kota. Pembiayaan kegiatan akan menggunakan anggaran dari Pemerintah Provinsi Bali, sementara pemerintah kabupaten/kota berperan menyiapkan para pelaku UMKM, pedagang, serta petani yang berasal dari daerah masing-masing.
“Dengan konsep tersebut, diharapkan harga berbagai produk yang dijual dalam pasar rakyat ini dapat lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran, karena para pedagang diberikan fasilitas berjualan tanpa pungutan biaya,” ujarnya.
Selain kegiatan Pasar Rakyat, TP PKK Provinsi Bali juga akan melaksanakan program lain yang bertajuk Bergerak dan Berbagi dengan melakukan kunjungan ke kabupaten/kota di Bali. Kegiatan tersebut juga akan dirangkaikan dengan sosialisasi berbagai program Pemerintah Provinsi Bali kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Pasar Rakyat Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Berbelanja Berbagi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu yang mendapatkan bantuan bahan kebutuhan pokok.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM, pedagang, serta petani untuk mempromosikan dan memasarkan produk yang dimiliki kepada masyarakat luas. “Kami mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Bali ini. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat sekaligus mendukung para pelaku UMKM dan pedagang lokal,” ujarnya. (Ayu/Tra).
Pemkot Denpasar Gelar Penyuluhan Pencegahan dan Penanganan Kebakaran
Garudaxpose.com l Denpasar- Bali, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menggelar Penyuluhan Pencegahan dan Penanganan Kebakaran bagi pelaku usaha akomodasi dan kuliner di Kota Denpasar, Jumat (13/3) di Gedung Dharma Negara Alaya, Lumintang.
Ket. Foto : Pembukaan pelaksanaan Penyuluhan Pencegahan dan Penanganan Kebakaran bagi pelaku usaha akomodasi dan kuliner di Kota Denpasar, Jumat (13/3) di Gedung Dharma Negara Alaya, Lumintang.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Setda Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Oka Wiranata, dan diikuti sebanyak 300 peserta yang merupakan perwakilan dari 30 pelaku usaha akomodasi serta 30 pelaku usaha kuliner di Kota Denpasar.
Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan pelaku usaha dalam mencegah serta menanggulangi bahaya kebakaran yang dapat terjadi kapan saja. Terlebih, sektor usaha seperti hotel, penginapan, restoran, dan coffee shop merupakan fasilitas publik dengan aktivitas tinggi dan melibatkan banyak pengunjung sehingga memiliki potensi risiko kebakaran yang cukup besar.
Walikota Denpasar dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ngurah Oka Wiranata menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan tersebut memiliki arti penting dan strategis. Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, kegiatan ini juga menjadi bentuk kesiapan bersama dalam menghadapi potensi kebakaran di fasilitas publik.
Menurutnya, risiko kebakaran pada sektor akomodasi dan kuliner dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti instalasi listrik, penggunaan peralatan memasak, hingga tingginya aktivitas manusia. Oleh karena itu, pemahaman mengenai pencegahan serta kemampuan melakukan penanganan awal kebakaran sangat penting guna melindungi keselamatan jiwa, aset usaha, maupun lingkungan sekitar.
Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar atas komitmennya dalam meningkatkan kesadaran serta kepatuhan pelaku usaha terhadap pentingnya sistem proteksi kebakaran dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran bukan semata menjadi tanggung jawab Dinas Pemadam Kebakaran, melainkan tanggung jawab bersama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Karena itu, para peserta diharapkan dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan baik serta menerapkan ilmu yang diperoleh di lingkungan usaha masing-masing.
“Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan budaya keselamatan kerja, melengkapi sarana proteksi kebakaran, serta membangun sumber daya manusia yang tanggap dalam menghadapi situasi darurat kebakaran,” ujar Ngurah Oka Wiranata.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, menjelaskan bahwa selain aspek keselamatan kebakaran, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Hal ini mengingat sektor akomodasi dan kuliner merupakan salah satu sektor yang menghasilkan sampah dalam jumlah cukup besar. Oleh karena itu, para pelaku usaha diajak untuk mulai melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya dengan memisahkan sampah organik, anorganik, dan jenis sampah lainnya.

Menurutnya, langkah sederhana tersebut akan mempermudah proses pengolahan dan daur ulang sampah sekaligus mendukung terwujudnya Kota Denpasar yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan.
Adapun materi yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi pemilahan sampah, pengenalan teori dasar kebakaran beserta penyebab dan cara pencegahannya, pengenalan dan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga simulasi serta praktik pemadaman api secara tradisional maupun modern. Kegiatan penyuluhan ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2026 melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar.
“Melalui kegiatan ini diharapkan para pelaku usaha semakin siap menghadapi potensi kebakaran, sehingga dapat mendukung terwujudnya Kota Denpasar yang aman, tertib, tangguh terhadap bencana, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan,” tutup Tirana. (Pur/Tra)
Wali Kota Pimpin Apel Siaga Gelar Pasukan Pengendalian dan Pengawasan Angkutan Lebaran 2026
Garudaxpose.com l Denpasar- Bali, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka sekaligus pimpin Apel Siaga Gelar Pasukan Pengendalian dan Pengawasan Angkutan Lebaran Tahun 2026 di UPT. Penumpang Terminal Ubung, Denpasar, Jumat (13/3) pagi.
Apel Gelar Pasukan ini sebagai upaya memastikan keamanan, kenyamanan, kelancaran serta keselamatan pelaksanaan arus Mudik dan Balik Lebaran Tahun 2026/ Idul Fitri 1447 Hijriah serta rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948
Hadir pula jajaran Forkopimda Kota Denpasar disertai berbagai unsur yang terdiri dari TNI, POLRI, Basarnas, Sat Pol PP, Dishub, Pelabuhan, Organda, Jasa Raharja serta undangan lainya.
Usai pelaksanaan Apel Gelar Pasukan, Wali Kota Jaya Negara meninjau seluruh kesiapan angkutan Bus, Posko Terpadu, Tim Kesehatan, Ketersediaan Obat dan kesiapan lainnya.
Dalam sambutanya, Wali Kota Jaya Negara menyebut potensi pergerakan masyarakat yang meningkat pada masa arus mudik maupun arus balik Lebaran dan masa libur Lebaran dimana periode mudik tahun ini berbarengan dengan rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Pihaknya merasa perlu bagi pemerintah dan pihak terkait lainnya menyiapkan langkah antisipasi agar penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 dan juga pelaksanaan rangkaian kegatan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948, dapat berjalan aman, nyaman dan lancar.
Kota Denpasar sebagai destinasi pariwisata juga perlu mengantisipasi meningkatnya kunjungan wisatawan di saat liburan Lebaran nanti, termasuk di dalamnya terkait dengan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan maupun kelancaran lalu lintas angkutan laut.
“Kita juga bersama perlu mengantisipasi kerawanan kriminal pada periode arus mudik maupun arus balik serta mengantisipasi rawan bencana dan cuaca buruk,” ungkap Jaya Negara.
Pada periode Lebaran, Jaya Negara juga meminta kepada tim posko terpadu agar mengingatkan para pemudik, agar menghindari mudik pada 18 maret 2026, yang berbarengan dengan acara Tawur Agung Kasanga atau Malam Pengerupukan (yang diisi Pawai Ogoh-ogoh).
“Kepada Organda Bali dan para operator angkutan agar menyiapkan sarana angkutan yang laik jalan, begitu juga di sisi laut kami mohon bantuan para Syahbandar di bawah KSOP kelas II Benoa agar memastikan Kapal/Fastboat yang beroperasi telah memenuhi persyaratan teknis laik layar sehingga terwujudnya keselamatan bersama,” katanya.
Jaya Negara selanjutnya juga mengucapkan terimakasih kepada jajaran Forkopimda Kota Denpasar dan semua anggota tim Posko Terpadu diantaranya TNI, Polri, BNN Kota Denpasar, jajaran Kemenhub, Organda Bali dan seluruh Stakeholder lainnya atas kerjasamanya dan dukungan dalam melaksanakan kegiatan Posko Terpadu Lebaran 2026.
Sementara Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan saat ditemui menjelaskan Pelaksanaan Posko Terpadu Pengendalian dan Pengawasan Angkutan Lebaran Tahun 2026 dilaksanakan selama 16 hari dimulai tanggal 13 Maret 2026 hingga 29 Maret 2026.
Fokus pemantauan diantaranya Terminal Ubung , pool bus, Posko Terpadu Uma Anyar, obyek wisata dan pusat perbelanjaan, kegiatan mudik gratis/mudik bareng, tempat ibadah, beberapa simpang dan ruas jalan rawan kemacetan serta Pelabuhan Pengumpan Lokal di Denpasar.
Sehingga dari beberapa fokus pemantauan itu dapat mengantisipasi kemungkinan fenomena-fenomena selama periode angkutan lebaran dan terciptanya kemananan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas angkutan jalan di Kota Denpasar selama periode angkutan Lebaran.
“Tim Gabungan yang terdiri dari berbagai unsur telah membentuk Pos Terpadu yang disiagakan tersebar di tiga lokasi yaitu Posko Terminal Ubung (Pos Utama) dan Posko Uma Anyar untuk pemantauan lalu lintas darat dan Posko Pelabuhan Serangan untuk memantau lalu lintas laut,” jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan Sriawan, Posko Terpadu ini terintegrasi komunikasinya dengan pos-pos yang ada di wilayah Kota Denpasar maupun daerah lainnya karena koordinasi terkait transportasi ini tidak dibatasi wilayah administrasi. Guna mendukung pelaksanaan kegiatan yang optimal, turut disiagakan 80 Personil Gabungan per shift dengan rencana dua shif per hari.
Sriawan kemudian melanjutkan, adapun prediksi Puncak Arus Mudik terjadi pada hari Minggu hingga Selasa, 15-17 Maret 2026 (pergerakan keluar Bali diperkirakan mencapai puncak sebelum Cuti Bersama/Pengrupukan). Sedangkan prediksi Puncak Arus Balik I terjadi pada hari Selasa hingga Rabu, 24-25 Maret 2026 dan Prediksi Puncak Arus Balik II terjadi pada hari Jumat hingga Sabtu, 27-28 Maret 2026 berdasarkan Sumber Data dari Dishub Provinsi Bali berdasarkan prediksi pergerakan penumpang keluar – masuk Bali
“Untuk di Kota Denpasar sendiri beberapa tempat yang diprediksi mengalami kepadatan penumpang adalah disektor obyek wisata dan pusat perbelanjaan, termasuk Pelabuhan Sanur dan wilayah Serangan,” ujarnya . (esa-toblo/Tra).
Sekda Hadiri HUT ke-XII SMP Bintang Persada, Tekankan Tata Kelola Pendidikan Profesional
Garudaxpose.com l Denpasar- Bali,– Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-XII SMP Bintang Persada yang berlangsung meriah di lingkungan sekolah setempat pada Jumat (13/3). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran guru, siswa, orang tua murid, serta dihadiri Ketua PGRI Kota Denpasar, I Ketut Suarya, dan undangan lainnya.
Ket. Foto : Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat menghadiri perayaan HUT ke-XII SMP Bintang Persada yang berlangsung meriah di lingkungan sekolah setempat, Jumat (13/3).
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Denpasar yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Provinsi Bali menyampaikan ucapan selamat atas peringatan HUT ke-XII SMP Bintang Persada Denpasar. Ia berharap, sesuai dengan nama sekolahnya, SMP Bintang Persada dapat terus melahirkan “bintang-bintang”, yakni para siswa yang berprestasi dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada SMP Bintang Persada yang telah berkontribusi dalam pembangunan sektor pendidikan di Kota Denpasar. Peran sekolah swasta sangat penting dalam mendorong partisipasi masyarakat, pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” ujar Eddy Mulya.
Eddy Mulya menambahkan, capaian IPM Kota Denpasar yang tergolong tinggi, bahkan berada di atas rata-rata nasional, tidak terlepas dari kontribusi para guru dan siswa dalam dunia pendidikan. Ia juga mengajak seluruh keluarga besar SMP Bintang Persada untuk terus memperkuat kolaborasi dan sinergi sehingga sekolah ini dapat menjadi salah satu sekolah unggulan yang diminati masyarakat Denpasar.
Selain itu, ia turut mengapresiasi para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya di SMP Bintang Persada. “Terima kasih kepada para guru yang telah membesarkan sekolah ini selama 12 tahun hingga mampu menaburkan banyak ‘bintang’. Ke depan, terus tingkatkan profesionalitas guru, berikan penghargaan atas prestasi guru dan siswa, serta bangun motivasi berprestasi di lingkungan sekolah,” kata Eddy Mulya.
Lebih lanjut, Eddy Mulya menekankan pentingnya tata kelola sekolah yang profesional, akuntabel, dan kredibel agar satuan pendidikan mampu memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Denpasar dalam memberikan pelayanan melalui spirit Sewaka Dharma yang dilandasi nilai Vasudhaiva Kutumbakam, yakni semangat kebersamaan dan persaudaraan.
Sementara itu, Kepala SMP Bintang Persada, Ni Luh Putu Rusmana Dewi, menjelaskan bahwa perayaan HUT ke-XII dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 13–14 Maret 2026, dengan berbagai kegiatan yang melibatkan kreativitas siswa dan guru.
“Kami menggelar berbagai kegiatan seperti Lomba Bulan Bahasa Bali dengan empat cabang lomba, lomba menyanyi pop Bali, serta menghadirkan berbagai stan karya inovasi guru dan siswa, seperti stan game, digitalisasi, podcast, digital art, hingga stan kuliner Nusantara yang dikelola siswa,” jelasnya.
Saat ini, SMP Bintang Persada memiliki sekitar 770 siswa yang terus didukung oleh para guru dan yayasan dalam mengembangkan kualitas pendidikan. Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan peluncuran buku antologi karya para guru serta launching aplikasi “Kawan Petuah”, yaitu aplikasi berbasis digital yang memuat tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat dan dapat diakses melalui ponsel siswa dengan pengawasan orang tua.
“Kami berharap SMP Bintang Persada semakin dikenal dan diminati masyarakat. Visi kami adalah menciptakan warga belajar yang berkarakter dan berwawasan global, sehingga para siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang rendah hati serta berkarakter mulia,” pungkasnya. (Pur/tra)
Jelang Nyepi dan Idul Fitri, Pemkot Denpasar Monitoring Stok Pangan
Garudaxpose.com l Denpasar- Bali,, Pemerintah Kota Denpasar melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar melaksanakan monitoring ketersediaan stok pangan menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, di Gudang Bulog Sempidi, Kabupaten Badung, pada Jumat (13/3).
Ket. Foto Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta, dan anggota TPID Kota Denpasar saat melaksanakan monitoring ketersediaan stok pangan menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, di Gudang Bulog Sempidi, Kabupaten Badung, pada Jumat (13/3).
Kegiatan ini dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta, didampingi Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, AA Gede Bayu Brahmasta,
Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, Ida Bagus Mayun Suryawangsa, Kepala Bagian Perekonomian setda kota Denpasar, Agus Jayadi, jajaran Polresta Kota Denpasar dan juga anggota TPID Kota Denpasar.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta, di sela monitoring mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai langkah memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan pokok bagi masyarakat Kota Denpasar tetap terjaga, sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi daerah. “Monitoring ini juga sekaligus untuk memastikan ketersediaan stok menjelang Hari Raya Nyepi dan juga Idul Fitri,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di Gudang Bulog Sempidi, lanjut Alit Adhi Merta, sejauh ini ketersediaan stok beras terpantau dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga sekitar tiga bulan ke depan. Stok yang tersedia terdiri dari beras medium sebanyak 3.864.345 kg dengan harga Rp11.000/kg serta beras premium sebanyak 42.005 kg dengan harga Rp14.860/kg.
“Selain itu, cadangan Pangan Pemerintah Kota Denpasar sebanyak 45 ton , sehingga nantinya akan semakin memperkuat ketersediaan cadangan pangan yang ada.
Dengan demikian, ketahanan stok beras di Kota Denpasar dipastikan tetap stabil dan siap mendukung kebutuhan masyarakat,” tambah Alit Adhi Merta.
Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Denpasar, Agus Jayadi mengungkapkan, tidak hanya beras, Gudang Bulog Sempidi juga memiliki ketersediaan komoditas pangan lainnya, seperti minyak goreng sebanyak 2.574 liter dengan harga Rp14.500/liter serta gula pasir sebanyak 869 kg dengan harga Rp16.500/kg. Ketersediaan ini turut mendukung stabilitas pasokan bahan pokok di pasaran.
Bulog juga membuka kesempatan bagi para pedagang untuk melakukan pembelian komoditas pangan di Gudang Bulog, khususnya beras medium program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini diharapkan dapat memperlancar distribusi kepada masyarakat sekaligus membantu menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan di pasar.
“Secara keseluruhan, hasil monitoring menunjukkan bahwa ketersediaan stok pangan di wilayah Denpasar berada dalam kondisi aman dan terkendali, sehingga masyarakat diharapkan tetap tenang karena stok tetap tersedia. ,(Win/Tra).












