BREBES,GarudaXpose.com//-Polres Brebes menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di Lapangan Tribrata Mapolres Brebes, Kamis (12/3/2026) sore. Apel menjadi penanda dimulainya pengamanan arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H selama 13 hari, 13-25 Maret 2026.
Apel dipimpin Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma, didampingi Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah serta unsur Forkopimda, antara lain Kodim 0713/Brebes, Kejari, Pengadilan Negeri, Dishub, Satpol PP, dan Jasa Raharja. Prosesi ditutup dengan penyematan pita operasi kepada perwakilan personel dan pemeriksaan kendaraan dinas untuk memastikan kelaikan operasional.
Dalam amanatnya, Bupati menegaskan apel sebagai pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana. Mengacu data Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat secara nasional mencapai 143,9 juta orang turun 1,75% dibanding tahun lalu namun tetap diwaspadai karena diskon tarif tol dan kebijakan Work From Anywhere dapat memicu lonjakan di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Fokus pengamanan meliputi kelancaran lalu lintas dan antisipasi kerawanan kamtibmas, seperti premanisme, balap liar, serta tawuran antarkelompok. Untuk melindungi pemukiman, disiapkan patroli rumah kosong dan layanan penitipan kendaraan di kantor polisi. Menghadapi prediksi BMKG terkait hujan lebat dan potensi bencana hidrometeorologi, tim tanggap bencana diminta siaga penuh. “Optimalkan layanan 110 agar responsif dan solutif. Mudik aman, keluarga bahagia,” ujar Bupati.
Menjaga kekhusyukan Ramadan, Polres memusnahkan ribuan botol minuman keras hasil Operasi Pekat 2026. Kapolres AKBP Lilik Ardhiansyah menambahkan, rekayasa lalu lintas bersifat situasional, termasuk sistem satu arah (one way) lokal dan contraflow di titik rawan kepadatan seperti Pejagan, Brebes Timur, hingga perbatasan Tegal. Ia mengimbau pemudik merencanakan perjalanan, memeriksa kondisi kendaraan, serta memanfaatkan rest area untuk menghindari kelelahan.
Ps Kasi Humas Iptu Indra Prasetyo menjelaskan, 1.084 personel gabungan Polri, TNI, dan instansi terkait disiapkan melalui Latihan Pra Operasi (Latpraops) dan apel gelar pasukan guna menyamakan persepsi serta cara bertindak di Satgas Ops, Pospam, dan Posyan. Masyarakat diimbau melapor ke call center 110 atau pos terdekat bila membutuhkan bantuan, termasuk pengawalan darurat dan informasi jalur alternatif.
Untuk kenyamanan pemudik, Polres Brebes mendirikan 16 pos: 1 Pos Terpadu, 3 Pos Pelayanan, 10 Pos Pengamanan di jalur Pantura dan jalur tengah, 1 Pos Objek Wisata, serta 1 Pos Valet Ride. Di setiap pos tersedia layanan kesehatan dasar, informasi lalu lintas, tempat istirahat, serta fasilitas ramah anak dan disabilitas. Selain itu, pos dilengkapi ambulans, mobil derek, dan unit patroli bermotor yang siap digerakkan cepat bila terjadi insiden. Petugas juga membagikan peta jalur alternatif, jadwal rekayasa lalu lintas, serta imbauan keselamatan berkendara kepada pengemudi bus dan kendaraan pribadi.
Koordinasi lintas sektor diperkuat dengan BPBD, PMI, Dinas Kesehatan, dan relawan untuk respons kebencanaan dan layanan medis di titik rawan genangan, seperti ruas Pantura Losari Tanjung dan beberapa underpass di jalur tengah. Dinas Perhubungan menyiapkan rambu portable dan pembatas jalur untuk mendukung skema rekayasa, sementara Jasa Raharja membuka layanan pengaduan di pos pelayanan guna percepatan penanganan korban kecelakaan. Dengan sinergi lintas sektor ini, Polres Brebes optimistis perayaan Idulfitri 1447 H berlangsung aman, nyaman, dan kondusif, pungkasnya.red
(Agus)









