Seminggu Jelang Lebaran, Jalinsum Jembatan Merah–Simpang Gambir Rusak Parah: Mengapa Gubernur Sumut Bungkam?

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Muhammad Sudirmin Nasution CLP,CIJ, CPW            
Mandailing Natal — Kurang dari sepekan menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H, kondisi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) pada ruas Jembatan Merah – Simpang Gambir, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, masih dalam kondisi memprihatinkan.
Jalan provinsi yang menjadi salah satu jalur vital mobilitas masyarakat ini terlihat rusak di berbagai titik, dipenuhi lubang dan badan jalan yang mulai amblas.
Pantauan awak media di lapangan saat melintasi jalur tersebut menuju wilayah Kota Nopan menunjukkan kondisi jalan yang jauh dari kata layak. Pengendara harus memperlambat laju kendaraan secara ekstrem untuk menghindari lubang besar dan permukaan jalan yang bergelombang.
Kerusakan ini disebut-sebut telah berlangsung sejak banjir melanda wilayah tersebut pada akhir November tahun lalu. Namun hingga kini, belum tampak adanya pembenahan signifikan dari pemerintah.
Upaya Konfirmasi Tak Berbuah Respons
Awak media juga mencoba mencari klarifikasi ke pihak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Bina Marga terkait kondisi tersebut. Namun hingga berita ini disusun, belum ada komunikasi maupun penjelasan resmi mengenai rencana perbaikan jalur tersebut.
Padahal ruas Jembatan Merah – Simpang Gambir merupakan jalur penting yang menghubungkan sejumlah kecamatan di Mandailing Natal dan menjadi lintasan masyarakat menuju berbagai wilayah lain.
Ketika arus mudik Lebaran mulai meningkat, kondisi ini berpotensi menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan.
Diamnya Pemerintah Provinsi Dipertanyakan
Yang menjadi sorotan publik adalah belum adanya pernyataan maupun respons dari Muhammad Bobby Afif Nasution selaku Gubernur Sumatera Utara terkait kondisi jalan provinsi tersebut.
Padahal sebagai kepala daerah provinsi, ia memiliki kewenangan dan tanggung jawab terhadap pengelolaan infrastruktur jalan provinsi di wilayahnya.
Ketika jalan vital menjelang Lebaran justru dibiarkan rusak berbulan-bulan tanpa penanganan, publik pun mulai mempertanyakan sikap pemerintah provinsi yang dinilai belum memberikan perhatian serius terhadap kondisi tersebut.
Kewajiban Pemerintah Menjamin Jalan Layak
Dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan ditegaskan bahwa pemerintah berkewajiban menyelenggarakan jalan yang memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan bagi pengguna.
Selain itu, ketentuan pengelolaan dan pemeliharaan jalan juga diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2015 tentang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta sejumlah regulasi teknis lainnya yang menekankan pentingnya pemeliharaan jaringan jalan secara berkala.
Jika kondisi jalan rusak dibiarkan terlalu lama tanpa penanganan, maka potensi kecelakaan lalu lintas dan kerugian ekonomi bagi masyarakat akan semakin besar.
Pengendara Diminta Lebih Waspada
Sambil menunggu adanya tindakan dari pemerintah, masyarakat yang melintasi jalur Jembatan Merah – Simpang Gambir diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari atau saat hujan ketika lubang jalan sulit terlihat.
Dengan semakin dekatnya momentum Lebaran, masyarakat berharap pemerintah provinsi segera turun tangan melakukan perbaikan darurat sebelum arus mudik mencapai puncaknya.
Pers Menjalankan Fungsi Kontrol
Pemberitaan ini merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial pers sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Pers memiliki peran untuk
menyampaikan informasi kepada publik serta melakukan pengawasan terhadap kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.
Publikasi ini juga tetap mengacu pada prinsip pemberitaan yang bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik beserta perubahannya.
Kini pertanyaan publik semakin menguat: mengapa jalan provinsi yang menjadi urat nadi masyarakat di Mandailing Natal justru dibiarkan rusak menjelang Lebaran tanpa respons jelas dari pemerintah?
(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Pematangsiantar Berikan Penghargaan ke Masyarakat Berperan aktif Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Aktif di Setiap Kegiatan, Babinsa Lingga Bayu Serka Kholis Nasution Tuai Apresiasi Masyarakat
Aktif di Setiap Kegiatan, Babinsa Lingga Bayu Serka Kholis Nasution Tuai Apresiasi Masyarakat Lingga Bayu, Mandailing Natal — Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat kembali mendapat apresiasi positif. Salah satunya ditunjukkan oleh Babinsa Kecamatan Lingga Bayu, Serka Kholis Nasution, yang terpantau selalu aktif hadir dan terlibat dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk pada acara Khatam Al-Qur’an dan pelepasan siswa kelas IX MTsN 6 Mandailing Natal. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi salah satu bukti nyata kedekatan Babinsa dengan masyarakat serta kepedulian terhadap dunia pendidikan di wilayah binaannya. Kepala MTsN 6 Mandailing Natal, Hj. Junaida Nasution, S.Ag., M.A, menyampaikan bahwa kehadiran Serka Kholis Nasution bukan hanya sebagai tamu undangan semata, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan sekolah. “Serka Kholis Nasution saat ini juga menjabat sebagai Sekretaris Komite MTsN 6 Mandailing Natal. Beliau sangat aktif membantu berbagai kegiatan sekolah, mulai dari kegiatan sosial, pendidikan, hingga pembinaan karakter siswa,” ungkap Hj. Junaida. Menurutnya, sosok Babinsa seperti Serka Kholis menjadi contoh nyata bahwa TNI hadir bukan hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan sosial dan pendidikan masyarakat. “Beliau selalu hadir dalam setiap kegiatan penting di sekolah maupun di tengah masyarakat. Ini menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI dan dunia pendidikan,” tambahnya. Selain aktif di lingkungan sekolah, Serka Kholis juga dikenal masyarakat sebagai Babinsa yang responsif terhadap berbagai kegiatan sosial, keagamaan, gotong royong, hingga kegiatan pemerintahan di Kecamatan Lingga Bayu. Mulai dari pendampingan kegiatan masyarakat, pengamanan acara keagamaan, kegiatan kemasyarakatan, hingga mendukung program pembangunan desa, kehadiran Babinsa dinilai memberikan rasa aman sekaligus semangat kebersamaan. Masyarakat Lingga Bayu pun menilai keaktifan Babinsa menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga hubungan harmonis antara TNI dan rakyat. “Babinsa seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat. Selalu hadir, cepat tanggap, dekat dengan rakyat, dan tidak pernah membedakan siapa pun,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat. Kehadiran Serka Kholis Nasution pada acara Khatam Al-Qur’an dan pelepasan siswa kelas IX MTsN 6 Mandailing Natal menjadi simbol bahwa pendidikan dan pembinaan generasi muda adalah tanggung jawab bersama, termasuk unsur TNI sebagai bagian dari masyarakat. Semangat pengabdian dan kedekatan dengan warga yang ditunjukkan Serka Kholis Nasution menjadi bukti bahwa slogan TNI Bersama Rakyat benar-benar hidup dan dirasakan langsung oleh masyarakat di Kecamatan Lingga Bayu. Dengan konsistensi dan kepeduliannya, Babinsa Lingga Bayu terus menjadi figur yang dihormati dan diapresiasi oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung kemajuan pendidikan dan pembangunan sosial di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal.
Monitoring Kunjungan Kesbangpol Kota Palembang Ke Ormas Pemuda Pancasila Kota Palembang
Ciptakan Lingkungan Aman, Sat Binmas Polres Tebing Tinggi Sambangi Warga
SIRA Bersama PST Minta SKK Migas, ESDM dan Pertamina Libatkan Masyarakat Suban Jeriji Dalam Pengelolaan Sumur Minyak, Serta Diduga KSO GKM Tidak Sesuai SOP
Pegadaian Padukan Olahraga, Investasi, dan Kepedulian Sosial dalam Golden Run 2026
Bupati Palas Sampaikan LKPJ 2025 Realisasi APBD Capai 91,88 Persen 

Berita Terbaru

Uncategorized

Aktif di Setiap Kegiatan, Babinsa Lingga Bayu Serka Kholis Nasution Tuai Apresiasi Masyarakat Lingga Bayu, Mandailing Natal — Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat kembali mendapat apresiasi positif. Salah satunya ditunjukkan oleh Babinsa Kecamatan Lingga Bayu, Serka Kholis Nasution, yang terpantau selalu aktif hadir dan terlibat dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk pada acara Khatam Al-Qur’an dan pelepasan siswa kelas IX MTsN 6 Mandailing Natal. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi salah satu bukti nyata kedekatan Babinsa dengan masyarakat serta kepedulian terhadap dunia pendidikan di wilayah binaannya. Kepala MTsN 6 Mandailing Natal, Hj. Junaida Nasution, S.Ag., M.A, menyampaikan bahwa kehadiran Serka Kholis Nasution bukan hanya sebagai tamu undangan semata, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan sekolah. “Serka Kholis Nasution saat ini juga menjabat sebagai Sekretaris Komite MTsN 6 Mandailing Natal. Beliau sangat aktif membantu berbagai kegiatan sekolah, mulai dari kegiatan sosial, pendidikan, hingga pembinaan karakter siswa,” ungkap Hj. Junaida. Menurutnya, sosok Babinsa seperti Serka Kholis menjadi contoh nyata bahwa TNI hadir bukan hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan sosial dan pendidikan masyarakat. “Beliau selalu hadir dalam setiap kegiatan penting di sekolah maupun di tengah masyarakat. Ini menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI dan dunia pendidikan,” tambahnya. Selain aktif di lingkungan sekolah, Serka Kholis juga dikenal masyarakat sebagai Babinsa yang responsif terhadap berbagai kegiatan sosial, keagamaan, gotong royong, hingga kegiatan pemerintahan di Kecamatan Lingga Bayu. Mulai dari pendampingan kegiatan masyarakat, pengamanan acara keagamaan, kegiatan kemasyarakatan, hingga mendukung program pembangunan desa, kehadiran Babinsa dinilai memberikan rasa aman sekaligus semangat kebersamaan. Masyarakat Lingga Bayu pun menilai keaktifan Babinsa menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga hubungan harmonis antara TNI dan rakyat. “Babinsa seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat. Selalu hadir, cepat tanggap, dekat dengan rakyat, dan tidak pernah membedakan siapa pun,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat. Kehadiran Serka Kholis Nasution pada acara Khatam Al-Qur’an dan pelepasan siswa kelas IX MTsN 6 Mandailing Natal menjadi simbol bahwa pendidikan dan pembinaan generasi muda adalah tanggung jawab bersama, termasuk unsur TNI sebagai bagian dari masyarakat. Semangat pengabdian dan kedekatan dengan warga yang ditunjukkan Serka Kholis Nasution menjadi bukti bahwa slogan TNI Bersama Rakyat benar-benar hidup dan dirasakan langsung oleh masyarakat di Kecamatan Lingga Bayu. Dengan konsistensi dan kepeduliannya, Babinsa Lingga Bayu terus menjadi figur yang dihormati dan diapresiasi oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung kemajuan pendidikan dan pembangunan sosial di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal.

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 10:16 WIB

Kapolres Pematangsiantar Berikan Penghargaan ke Masyarakat Berperan aktif Cegah Penyalahgunaan Narkotika

Selasa, 28 April 2026 - 09:37 WIB

Aktif di Setiap Kegiatan, Babinsa Lingga Bayu Serka Kholis Nasution Tuai Apresiasi Masyarakat

Selasa, 28 April 2026 - 08:57 WIB

Monitoring Kunjungan Kesbangpol Kota Palembang Ke Ormas Pemuda Pancasila Kota Palembang

Selasa, 28 April 2026 - 08:04 WIB

Ciptakan Lingkungan Aman, Sat Binmas Polres Tebing Tinggi Sambangi Warga

Selasa, 28 April 2026 - 07:43 WIB

SIRA Bersama PST Minta SKK Migas, ESDM dan Pertamina Libatkan Masyarakat Suban Jeriji Dalam Pengelolaan Sumur Minyak, Serta Diduga KSO GKM Tidak Sesuai SOP

Berita Terbaru