F-JUPNAS GIZI Sambut Baik Kepala BGN Jadikan Medsos Instrumen Pengawasan Program MBG

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Jakarta, 3 Maret 2026 – Forum Jurnalis Ketahanan Pangan Nasional dan Gizi Indonesia (F-JUPNAS GIZI) menyambut positif pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang mendorong masyarakat untuk mengunggah menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke media sosial sebagai bentuk pengawasan publik.

Menurut F-JUPNAS GIZI, sikap terbuka BGN tersebut sejalan dengan semangat transparansi, kontrol publik, dan partisipasi masyarakat dalam memastikan program strategis nasional berjalan sesuai tujuan.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (3/3/2026), Dadan Hindayana menegaskan bahwa unggahan masyarakat mengenai menu MBG justru membantu pemerintah melakukan pengawasan secara lebih luas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya malah senang setiap orang memposting menu MBG di media sosial, karena itu bagian dari pengawasan bersama,” ujar Dadan.

Ia menjelaskan bahwa pengawasan berbasis partisipasi publik melalui media sosial memungkinkan pemerintah memantau kualitas makanan, standar gizi, serta distribusi program secara lebih cepat dan luas dibandingkan mekanisme pengawasan konvensional.

“Jika ada kekurangan di lapangan, kami ingin tahu secepat mungkin. Medsos adalah kanal tercepat bagi kami untuk menerima laporan tersebut,” pungkasnya.

Sejalan dengan Misi F-JUPNAS GIZI

Bagi F-JUPNAS GIZI, pernyataan tersebut memperkuat relevansi keberadaan forum yang dibentuk oleh para jurnalis, akademisi, ahli gizi, peneliti, dan pemerhati ketahanan pangan nasional.

Forum ini hadir untuk memperkuat jurnalisme berbasis data dalam isu pangan dan gizi, sekaligus mengawal implementasi MBG agar berjalan transparan, tepat sasaran, serta benar-benar memberi manfaat bagi anak-anak Indonesia.

F-JUPNAS GIZI menilai bahwa keterlibatan publik melalui media sosial dapat menjadi sumber informasi awal yang penting bagi kerja jurnalistik dan pengawasan kebijakan.

Dengan dokumentasi publik yang tersebar luas, berbagai temuan di lapangan dapat lebih cepat diverifikasi dan dianalisis secara profesional oleh jurnalis dan peneliti.

Pengawasan Publik Berbasis Data

Melalui jaringan jurnalis nasional dan kolaborasi dengan akademisi serta lembaga riset, F-JUPNAS GIZI berkomitmen melakukan:

•   Verifikasi informasi dari masyarakat dan media sosial.

•   Peliputan dan investigasi terkait distribusi pangan dan kualitas gizi.

•   Pemantauan titik dapur, vendor, dan rantai pasok program MBG.

•   Penyusunan laporan berbasis data sebagai rujukan publik.

Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan program nasional berskala besar seperti MBG berjalan dengan standar transparansi tinggi dan bebas dari potensi penyimpangan.

Kritik Konstruktif sebagai Kontribusi

F-JUPNAS GIZI menilai keterbukaan BGN terhadap kritik publik merupakan langkah penting dalam memperkuat akuntabilitas kebijakan.

Forum ini menegaskan bahwa pengawasan melalui jurnalisme profesional dan partisipasi masyarakat bukanlah bentuk penyerangan terhadap program pemerintah, melainkan kontribusi untuk memastikan setiap anggaran negara benar-benar digunakan untuk meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, media, akademisi, dan masyarakat, program MBG diharapkan mampu menjadi fondasi penting dalam memperbaiki kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Dentim Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan, Yang Mengakibatkan Mahasiswa Meninggal Dunia
Dua WNA Arab Saudi Diamankan Terkait Kasus Penusukan Di Pecatu
Rembug Warga Di Sukawati, Kapolres Gianyar Ajak Masyarakat Aktif Cegah Kriminalitas
Operasi Patuh Agung-2026 Polresta Denpasar, Lima WNA Ditindak Karena Tak Pakai Helm
Dalam Dua Pekan, Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 12 WNA, 7 Diantaranya Terlibat Pemasaran Vila Ilegal Di Bali
Beranda Imigrasi, Nama Tunggal Baru Untuk 254 Unit Pelayanan Keimigrasian Selain Kantor Imigrasi
Ormas Peduli NKRI Sumsel: Kami Dukung Penuh 2 Tahun Prabowo-Gibran
Imigrasi Gerebek Dua Rumah Di Kuta, Amankan 21 WNA Sindikat Judol Dan Puluhan Unit Perangkat Elektronik

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Polsek Dentim Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan, Yang Mengakibatkan Mahasiswa Meninggal Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Dua WNA Arab Saudi Diamankan Terkait Kasus Penusukan Di Pecatu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:04 WIB

Rembug Warga Di Sukawati, Kapolres Gianyar Ajak Masyarakat Aktif Cegah Kriminalitas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Operasi Patuh Agung-2026 Polresta Denpasar, Lima WNA Ditindak Karena Tak Pakai Helm

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Dalam Dua Pekan, Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 12 WNA, 7 Diantaranya Terlibat Pemasaran Vila Ilegal Di Bali

Berita Terbaru

TNI POLRI

Panen Raya Padi, Kodim 0506/Tgr Wujudkan Swasembada Pangan

Jumat, 30 Okt 2026 - 13:32 WIB

TNI POLRI

Kolaborasi, Personel Koramil Intensifkan Patroli Bersama Komduk

Jumat, 30 Okt 2026 - 13:28 WIB