Babinsa Temesi Kawal Generasi Muda Lestarikan Aksara Bali Lewat Ajang Budaya Desa

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Garudaxpose.com | Bali – Semangat melestarikan bahasa dan budaya Bali tampak hidup di Desa Temesi saat peringatan Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 digelar dengan tema “Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa.” Dalam kegiatan yang sarat nilai edukatif dan kearifan lokal ini, Babinsa Desa Temesi Koramil 1616-01/Gianyar, Serka. I Dewa Putu Jana bersama Bhabinkamtibmas Desa Temesi, Aiptu. Ngakan Gede Sukrayana, S.H turut menghadiri undangan sekaligus melakukan pemantauan guna memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Acara yang diselenggarakan di wilayah Desa Adat Temesi, Kecamatan/Kabupaten Gianyar ini dihadiri berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan, antara lain Perbekel Desa Temesi, I Ketut Branayoga, S.E., Bendesa Adat Temesi, I Gusti Made Mastra, Kepala Sekolah SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Temesi, Kelian Dinas dan Kelian Adat se-Desa Temesi, Ketua Sabha Desa, prajuru adat, penyuluh Bahasa Bali, Ketua TP PKK Desa Temesi, tim juri, serta para peserta lomba yang terdiri dari 30 siswa SD pada lomba Nyurat Aksara Bali dan 5 peserta lomba Mesatua Bali dari kalangan krama istri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, serta sambutan dari Perbekel Desa Temesi. Selanjutnya Bendesa Adat Temesi secara resmi membuka acara dengan membunyikan gong sebagai tanda dimulainya berbagai lomba, diantaranya Wimbakara Nyurat Aksara Bali dan Mesatua Bali. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Bali yang bertujuan memperkuat jati diri masyarakat melalui pelestarian bahasa, aksara dan sastra Bali sejak usia dini.

Kehadiran Babinsa bersama unsur pengamanan lainnya tidak hanya memberikan rasa aman bagi peserta dan undangan, tetapi juga menjadi wujud dukungan TNI terhadap pelestarian budaya daerah sebagai bagian dari ketahanan sosial masyarakat. Sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, dan tokoh adat menjadikan kegiatan berlangsung tertib, lancar dan penuh makna.

Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah Desa Temesi terpantau aman, tertib dan kondusif, mencerminkan kuatnya kebersamaan masyarakat dalam menjaga warisan budaya Bali. @ (suriasih)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Info Denpasar Soal Karya Ngenteg Linggih dan Pol PP Tertibkan 144 Baliho
Ikuti Arahan Gubernur Koster, Rico Raih Juara 2 The TDuB World Championship
KPK RI Beri Penghargaan Bali Terkait Keaktifan Dukung SPI
Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu Bali Kembali Digelar Serentak
Bali–Timor-Leste Business Forum,  Bahas Blue Economy, Green Economy, dan Gold Economy
Info Denpasar Seputar Normalisasi Tukad Loloan dan Metatah Massal
Bupati Kembang Dorong Solusi Jangka Panjang Kemacetan  Gilimanuk
Gubernur Koster Tegaskan Komitmen Jaga Peradaban Bali

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:54 WIB

Info Denpasar Soal Karya Ngenteg Linggih dan Pol PP Tertibkan 144 Baliho

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Ikuti Arahan Gubernur Koster, Rico Raih Juara 2 The TDuB World Championship

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:17 WIB

KPK RI Beri Penghargaan Bali Terkait Keaktifan Dukung SPI

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu Bali Kembali Digelar Serentak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Bali–Timor-Leste Business Forum,  Bahas Blue Economy, Green Economy, dan Gold Economy

Berita Terbaru