Garudaxpose.com | Tangerang – Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak kesehatan akibat kebakaran gudang zat bahan kimia berbahaya (B3) di PT Biotek Saranatama, kawasan Pergudangan Taman Tekno, yang terjadi pada,Senin,9 Pebruari 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Tangsel,dr. Allin Hendalin Mahdaniar menerangkan kebakaran tersebut melibatkan sejumlah bahan kimia yang berisiko menimbulkan gangguan kesehatan apabila terpapar melalui udara, air, maupun kontak langsung.
Paparan bahan kimia berbahaya dapat menimbulkan berbagai keluhan kesehatan, antara lain iritasi mata dan kulit, gangguan pernapasan, pusing, mual, muntah, hingga keracunan berat pada kondisi tertentu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dinkes Tangsel telah melakukan pengambilan sampel air bersih di sekitar lokasi kejadian serta pada reservoir PDAM,pemantauan kesehatan secara aktif melalui Ngider Sehat UPTD Puskesmas. Masyarakat diminta untuk menghindari area sekitar lokasi kebakaran, menggunakan masker, dan membatasi aktivitas luar.Selasa(10/2/2026).
Masyarakat yang mengalami gejala seperti sesak napas, iritasi mata, atau mual, diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Dan segera hubungi layanan PSC 119 tersedia untuk kegawatdaruratan agar segera memperoleh penanganan medis yang cepat dan terkoordinasi.
Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan masyarakat dengan penyakit penyerta diimbau untuk lebih berhati-hati. Dinkes akan terus memantau situasi untuk memastikan kesehatan masyarakat tetap terlindungi.
Dinkes juga mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan air tercemar dan tidak mengonsumsi ikan dari perairan terdampak kebakaran sebelum dinyatakan aman oleh instansi berwenang.
(Nix)













