Tambah Raharjo”: Filosofi Kepemimpinan Kesehatan yang Menyejahterakan

- Penulis

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES,GarudaXpose.com-Dalam budaya Jawa, kepemimpinan bukan sekadar jabatan, tapi laku hidup yang membawa aman, tenteram, dan manfaat bagi orang lain. Nama “Tambah Raharjo” mengandung filosofi kepemimpinan yang ideal: tumbuh secara kualitas dan membawa keselamatan lahir batin.

“Tambah” berarti bertumbuh secara kualitas, bukan hanya menambah program, tapi menambah kebermanfaatan dan keadilan. Sementara _”Raharjo”_ melambangkan keadaan selamat, tenteram, dan sejahtera. Kepemimpinan yang raharjo adalah yang meneduhkan namun tegas, menjaga martabat manusia dan etika pelayanan.

Dalam konteks kepemimpinan kesehatan, “Tambah Raharjo” menjadi gambaran pemimpin yang tumbuh tanpa gaduh, tegas tanpa melukai, dan berwibawa tanpa menakutkan. Pemimpin yang amanah, adil, dan membawa keselamatan menyeluruh bagi masyarakat. Mereka mampu menghadirkan rasa rahayu, yaitu keselamatan yang tidak hanya bebas dari penyakit, tapi juga bebas dari rasa takut dan ketimpangan layanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Refleksi budaya Jawa mengajarkan bahwa pemimpin sejati tidak meninggalkan kegaduhan, tapi ketertiban; tidak menanam ketakutan, tapi kepercayaan. Kepemimpinan kesehatan yang berjalan dalam semangat “Tambah Raharjo” akan menumbuhkan harapan dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan demikian, filosofi “Tambah Raharjo” dapat menjadi inspirasi bagi para pemimpin kesehatan untuk menciptakan sistem kesehatan yang lebih baik, lebih adil, dan lebih menyejahterakan masyarakat. Karena, pada akhirnya, kepemimpinan yang baik adalah yang membawa kebaikan bagi semua orang.

Dalam implementasinya, kepemimpinan “Tambah Raharjo” dapat diwujudkan melalui beberapa hal, seperti:

– Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan fokus pada kebutuhan pasien, sehingga mereka merasa dihargai dan diutamakan.
– Meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan dengan memberikan lingkungan kerja yang nyaman, aman, dan mendukung, sehingga mereka dapat bekerja dengan optimal.
– Meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang beruntung, sehingga mereka dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas.
– Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya kesehatan, sehingga masyarakat dapat mempercayai sistem kesehatan yang ada.

Dengan menerapkan filosofi “Tambah Raharjo”, diharapkan sistem kesehatan dapat menjadi lebih efektif, efisien, dan berkeadilan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Selain itu, filosofi ini juga dapat menjadi landasan bagi para pemimpin kesehatan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat dapat memperoleh manfaat yang maksimal dari sistem kesehatan yang ada.

(Agus) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Layanan Dasar Tak Bisa Parsial, Lomba Posyandu Kesdam V/Brawijaya Perkuat Kemitraan Pemkab Lumajang–TNI
Pasien Anak Diduga Ditolak Cihos, Akhirnya Diterima di Metro Hospital: Edih Jayadi Minta Bupati Maesyal Rasyid Evaluasi Layanan BPJS
PT.TSH (Tah Sung Hung) Mengalirkan Kasih Sayang Melalui Donor Darah: 230 Kantong Darah Disumbangkan!
Kesehatan sebagai Pondasi, Prestasi sebagai Tujuan: RS Dera As-Syifa Raih Penghargaan di POPDA Brebes 2025″
RS Dera As-Syifa Dukung Gerakan Keluarga Sejahtera di Hari Jadi Brebes ke-348
Sentuhan Kasih di Ujung Desa: Bupati Brebes Hadirkan Harapan Baru bagi Lansia dan Disabilitas
Membangun Generasi Sehat: RS Dera As-Syifa dan Puskesmas Bandungsari Bersinergi Cegah Stunting
Dr.Heru Padmonobo: Mimpin Puskesmas Brebes, Layanan Kesehatan Naik Kelas!

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 03:04 WIB

Layanan Dasar Tak Bisa Parsial, Lomba Posyandu Kesdam V/Brawijaya Perkuat Kemitraan Pemkab Lumajang–TNI

Kamis, 5 Februari 2026 - 01:36 WIB

Pasien Anak Diduga Ditolak Cihos, Akhirnya Diterima di Metro Hospital: Edih Jayadi Minta Bupati Maesyal Rasyid Evaluasi Layanan BPJS

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:43 WIB

PT.TSH (Tah Sung Hung) Mengalirkan Kasih Sayang Melalui Donor Darah: 230 Kantong Darah Disumbangkan!

Kamis, 29 Januari 2026 - 04:56 WIB

Tambah Raharjo”: Filosofi Kepemimpinan Kesehatan yang Menyejahterakan

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:15 WIB

Kesehatan sebagai Pondasi, Prestasi sebagai Tujuan: RS Dera As-Syifa Raih Penghargaan di POPDA Brebes 2025″

Berita Terbaru