
4 kandidat yang akan bertarung adalah H. Fahmi Anwar Nasution ST, Doni Andrian ST, Gontar Halomoan Harahap ST, dan H. Amirhud. Proses seleksi akan dilakukan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan DPW PKB.
Penetapan 4 nama calon ketua yang akan mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
Untuk menjaring pemimpin terbaik yang memiliki kapabilitas dan integritas, melalui serangkaian tes psikologi dan wawancara visi misi guna memastikan kualitas kepemimpinan lima tahun ke depan.
Sekretaris Sidang Muscab, Muniruddin Ritonga S.Hi, yang juga Anggota DPRD Sumatera Utara, memaparkan bahwa ke 4 nama tersebut telah melalui proses penjaringan yang ketat dan telah mendapatkan rekomendasi serta persetujuan dari seluruh jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ke 4 kandidat ini selanjutnya akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan di tingkat DPP. Tahapannya meliputi psikotes dan wawancara mendalam terkait visi, misi, serta strategi kerja mereka ke depannya,” jelas Muniruddin.
Ia menegaskan bahwa mekanisme ini sudah disepakati bersama. “Seluruh hasil keputusan nantinya sepenuhnya ditentukan oleh DPP dan akan diumumkan secara serentak nasional. Daftar ini sudah final dan diterima baik oleh seluruh peserta Muscab tanpa ada penambahan nama lain,” tegasnya.
Daftar Lengkap Empat Kandidat Calon Ketua DPC PKB Padang Lawas:
1. H. Fahmi Anwar Nasution ST (Ketua DPC PKB Petahana / Mantan Anggota DPRD Palas)
2. Doni Andrian ST (Anggota DPRD Padang Lawas)
3. Gontar Halomoan Harahap ST (Anggota DPRD Padang Lawas)
4. H. Amirhud (Mantan Anggota DPRD Padang Lawas)
Sementara itu, Ketua petahana, H. Fahmi Anwar Nasution ST, menyambut positif proses regenerasi ini. Ia menekankan pentingnya estafet kepemimpinan yang tetap berada di koridor perjuangan partai.
Regenerasi itu adalah kebutuhan organisasi yang mutlak. Namun, prinsipnya yang sudah baik harus dilanjutkan. Tidak perlu membuat jargon perubahan kalau arahnya tidak jelas,” tegas Fahmi.
Ia pun berpesan agar siapapun yang nantinya terpilih, dapat menjaga konsistensi visi serta kepercayaan publik yang telah dibangun dengan susah payah selama ini, serta tetap berpedoman pada kebijakan pimpinan pusat.
Arman effendi












