2.Guru SMA Negeri 16 Palembang Laporkan Rekan Kerja Atas Dugaan Penganiayaan

- Penulis

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang. | Garudaxpose.com – Kasus dugaan penganiayaan terhadap guru kembali terjadi di lingkungan sekolah kota Palembang. Seorang guru SMA Negeri 16 Palembang, Yuli Mirza, resmi melaporkan rekan kerjanya berinisial S ke Polsek Sako, setelah diduga menjadi korban pemukulan di area jam belajar sekolah.

Laporan tersebut teregister dengan nomor LP : STTLP/B/498/X/2025/SPKT/Polsek Sako/Polrestabes Palembang/Polda Sumsel, tertanggal 15 Oktober 2025.

Dalam laporannya, Yuli Mirza mengaku menjadi korban penganiayaan berat sebagaimana diatur dalam Pasal 351 KUHP, yang terjadi di Jalan Lebak Murni, SMA Negeri 16 Palembang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan korban, insiden bermula saat dirinya hendak mengajukan berkas sertifikasi guru ke sekolah. Ia mengaku sempat diminta oleh operator untuk menghadap kepala sekolah terlebih dahulu sebelum berkasnya diproses. Namun, permintaan itu ditolak oleh Yuli karena merasa telah melaksanakan tugasnya sesuai prosedur.

“Awalnya saya sedang mengajukan berkas sertifikasi. Operator meminta saya menghadap kepala sekolah, tapi saya menolak karena merasa sudah melaksanakan tugas saya. Dari situlah terjadi adu mulut,” ujar Yuli Mirza.

Saat perdebatan berlangsung, pelaku S datang dan langsung memaki korban.
“S langsung menampar muka saya dua kali, mendorong, bahkan membenturkan kepala saya ke dinding sebanyak tiga kali,” ungkap Yuli.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lecet di pipi kanan, memar di kepala bagian belakang, nyeri telinga kiri, serta luka pada jari tengah tangan kiri.

“Saya juga sempat di cekik dan kepala saya dibenturkan. Semuanya sudah saya buktikan dengan visum,” tambahnya.

Yuli menuturkan, konflik ini diduga bukan sekadar masalah berkas sertifikasi, melainkan sudah dipicu oleh persoalan lama di lingkungan sekolah.
“Saya tahu ini bukan hal sepele. Saya merasa memang sudah tidak disukai karena sebelumnya saya dan beberapa guru lain dituduh melaporkan sejumlah hal ke Inspektorat dan KPK. Mereka menuduh kami yang melapor, padahal laporan itu dari masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu rekan seprofesi guru yang tidak mau disebutkan namanya membenarkan terjadinya insiden tersebut.

“Ibu Yuli saat itu menyerahkan berkas ke operator bernama Yudha. Terjadi perdebatan, dan saat itu datang S. Tiba-tiba dia marah dan langsung memukul Bu Yuli dua kali hingga kepala korban terbentur pintu,” ujarnya.

Melihat kondisi korban yang mengalami luka dan berdarah di tangan, saksi tersebut langsung mengantarkan Yuli ke Polsek Sako untuk membuat laporan dan melakukan visum.

“Kejadiannya sekitar pukul 11.05 WIB, tanggal 15 Oktober 2025. Kami berharap kejadian ini tidak ada lagi kekerasan di sekolah, apalagi terhadap guru senior yang sudah puluhan tahun mengabdi,”imbuhnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pande Made Sudarsana : Pacepukan Patapakan Ratu Gede Lingsir, Rangkaian Dari Piodalan Di Pura Dalem Serongga
Antusiasme Meningkat, Pasporia Imigrasi Ngurah Rai Layani 32 Permohonan Paspor Di Akhir Pekan
Usai Curhat ke Zulkifli Hasan Soal Hama Tikus, Jogotirto Dampring Wonosobo Diduga Diintimidasi Oknum, Petani Minta Perlindungan
PEMBANGUNAN JEMBATAN SUNGAI SOSA SENILAI RP18,3 MILIAR DIMULAI, WARGA PASIR JAE BERSYUKUR AKAN KELANCARAN EKONOMI DESA
Pasal 401 KUHP Dinilai Tak Penuhi Unsur Pidana, Kuasa Hukum KC, Siti Sapurah, SH Minta Polisi SP3 Kasus Dugaan Penggelapan Asal Usul Anak 
Panen Kangkung Capai 72,2 Kilogram, Rutan Kelas I Palembang Perkuat Program Ketahanan Pangan Nasional
OPS GAKTIBLIN PROPAM POLRES PALAS CEK KERAPIAN DAN BEBASKAN ANGGOTA DARI JUDI ONLINE
Supremasi Hukum di Palas Diperkuat Lewat Silaturahmi Kapolres dan Kajari Sibuhuan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:22 WIB

Pande Made Sudarsana : Pacepukan Patapakan Ratu Gede Lingsir, Rangkaian Dari Piodalan Di Pura Dalem Serongga

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:37 WIB

Antusiasme Meningkat, Pasporia Imigrasi Ngurah Rai Layani 32 Permohonan Paspor Di Akhir Pekan

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:26 WIB

Usai Curhat ke Zulkifli Hasan Soal Hama Tikus, Jogotirto Dampring Wonosobo Diduga Diintimidasi Oknum, Petani Minta Perlindungan

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:55 WIB

PEMBANGUNAN JEMBATAN SUNGAI SOSA SENILAI RP18,3 MILIAR DIMULAI, WARGA PASIR JAE BERSYUKUR AKAN KELANCARAN EKONOMI DESA

Rabu, 22 Juli 2026 - 02:07 WIB

Pasal 401 KUHP Dinilai Tak Penuhi Unsur Pidana, Kuasa Hukum KC, Siti Sapurah, SH Minta Polisi SP3 Kasus Dugaan Penggelapan Asal Usul Anak 

Berita Terbaru

TNI POLRI

Polri Peduli : Polres Bondowoso Santuni Nenek Sebatangkara

Minggu, 26 Jul 2026 - 04:34 WIB