GarudaXpose.com I Lumajang – Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha), meninjau langsung proses distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di MI Al Islah Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, Senin (3/11/2025). Kunjungan ini menekankan fokus Pemkab pada ketepatan, akuntabilitas, dan kualitas dalam setiap tahap distribusi gizi anak-anak.
“Kami ingin memastikan setiap anak menerima gizi seimbang secara langsung dan tepat sasaran. Proses distribusi MBG harus terstruktur, terpantau, dan higienis agar manfaatnya maksimal,” ujar Mas Yudha.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama peninjauan, Wakil Bupati mengamati seluruh mekanisme distribusi: mulai dari persiapan menu di dapur MBG, penyimpanan higienis, pengemasan, hingga penyaluran ke 64 siswa/siswi penerima manfaat. Setiap tahap dijalankan dengan pengawasan ketat dan koordinasi lintas pihak, termasuk tim dapur, sekolah, dan perangkat desa.
Mas Yudha menegaskan bahwa keberhasilan program MBG sangat bergantung pada kepatuhan terhadap standar operasional distribusi, pengelolaan yang konsisten, dan pemantauan rutin. Dengan cara ini, anak-anak tidak hanya menerima makanan, tetapi mendapatkan gizi yang mendukung pertumbuhan fisik, daya tahan tubuh, dan kemampuan belajar.
Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat, tenaga dapur, dan sekolah, yang menjadikan proses distribusi MBG efektif, aman, dan berkelanjutan. “Distribusi yang baik adalah pondasi keberhasilan program gizi anak. Tanpa proses yang terstruktur, manfaatnya tidak akan maksimal,” tambahnya.
Pemkab Lumajang menegaskan komitmen untuk terus menguatkan Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dawuhan Wetan, menjadikan distribusi MBG yang tepat sasaran, higienis, dan terpantau sebagai standar operasional, sekaligus langkah nyata untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.













