Respons Cepat Bunda Indah atas Laporan Kondisi Pedestrian di Kawasan Alun-Alun Lumajang

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GarudaXpose.com I Lumajang – Laporan masyarakat terkait kondisi pedestrian di kawasan Alun-Alun Lumajang ditanggapi secara terbuka oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah). Melalui peninjauan langsung ke lapangan, Senin (5/1/2026), Bunda Indah menegaskan bahwa setiap masukan warga merupakan bagian penting dari proses menjaga kualitas ruang publik agar tetap aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Bunda Indah menyampaikan bahwa laporan mengenai beberapa titik granit pedestrian yang perlu diperiksa telah ditindaklanjuti bersama konsultan pengawas. Hasilnya menunjukkan bahwa kondisi tersebut masih berada dalam lingkup masa pemeliharaan pekerjaan, sehingga mekanisme perbaikan dapat dilakukan secara terukur dan bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penataan ruang publik adalah proses yang terus berjalan. Pemerintah memastikan aspek teknis ditangani sesuai aturan, namun keberlanjutan manfaatnya sangat bergantung pada kepedulian bersama,” ujarnya.

Dari luasan pedestrian sekitar 3.200 meter persegi, hanya sebagian kecil yang memerlukan penyesuaian teknis. Fakta ini, menurut Bunda Indah, penting disampaikan agar masyarakat memperoleh gambaran utuh dan tidak terjebak pada persepsi yang berlebihan.

Lebih jauh, Bunda Indah menekankan bahwa laporan warga tidak hanya dimaknai sebagai temuan teknis, tetapi juga sebagai refleksi sosial. Ruang publik, seperti alun-alun, pada hakikatnya adalah ruang belajar bersama tentang kedisiplinan, kepedulian, dan rasa memiliki.

“Alun-alun bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi ruang perjumpaan nilai. Di sinilah kita belajar menghormati sesama dengan menjaga kebersihan dan ketertiban,” jelasnya.

Ia mengajak seluruh pengunjung untuk memulai dari hal-hal sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya dan menggunakan fasilitas sesuai fungsinya. Menurutnya, perilaku kecil yang dilakukan secara konsisten akan membentuk budaya kota yang lebih tertib dan beradab.

Revitalisasi pedestrian Alun-Alun Lumajang juga dinilai telah menghadirkan perubahan signifikan, terutama dalam aspek keselamatan dan inklusivitas. Jalur pejalan kaki yang lebih rata dan ramah difabel membuka ruang yang lebih aman bagi lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas.

“Ketika ruang publik ramah bagi kelompok rentan, maka sejatinya kota sedang bergerak menuju keadilan sosial,” ungkap Bunda Indah.

Dalam konteks tersebut, Bunda Indah juga mengajak para pelaku usaha di sekitar alun-alun untuk menjadi bagian dari solusi. Aktivitas ekonomi di ruang publik, menurutnya, dapat tumbuh selaras dengan ketertiban dan kebersihan apabila dikelola dengan kesadaran bersama.

Menutup tanggapannya, Bunda Indah menegaskan bahwa pembangunan fisik akan selalu memiliki batas, namun kesadaran masyarakat tidak. Oleh karena itu, partisipasi warga menjadi fondasi utama agar fasilitas publik dapat dinikmati lintas generasi.

“Merawat ruang bersama berarti merawat peradaban. Ketika alun-alun kita jaga, sesungguhnya kita sedang menjaga wajah Lumajang hari ini dan masa depan,” tungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Picu Banjir, Pemkot Tangerang Berlakukan PJJ di Sekolah Terdampak
Petugas Gabungan Pemkot Tangerang Intensif Tangani Banjir Akibat Luapan Kali Sabi
Tanggap Bencana Banjir, Pemkot Tangerang Bangun Dapur Umum hingga Tingkat Kelurahan
Babinsa Koramil 0820-03/Leces Laksanakan Komsos dan Kerja Bakti Bersama Warga Desa Leces
Bahas KUHP dan KUHAP Terbaru Perkuat Koordinasi Dengan Kajari
35 ASN Brebes Pensiun, Bupati Ajak Tetap Produktif dan Dukung Pembangunan
Kereta Comuterline Supaspro Siap Beroperasi 1 Maret, Tarif Probolinggo – Surabaya Hanya 8.000
Semangat Kebersamaan Warnai Hari Jadi Brebes 348 di Kersana

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:12 WIB

Cuaca Ekstrem Picu Banjir, Pemkot Tangerang Berlakukan PJJ di Sekolah Terdampak

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:41 WIB

Petugas Gabungan Pemkot Tangerang Intensif Tangani Banjir Akibat Luapan Kali Sabi

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:05 WIB

Tanggap Bencana Banjir, Pemkot Tangerang Bangun Dapur Umum hingga Tingkat Kelurahan

Jumat, 23 Januari 2026 - 05:49 WIB

Babinsa Koramil 0820-03/Leces Laksanakan Komsos dan Kerja Bakti Bersama Warga Desa Leces

Jumat, 23 Januari 2026 - 04:29 WIB

Bahas KUHP dan KUHAP Terbaru Perkuat Koordinasi Dengan Kajari

Berita Terbaru