Puluan Orang Simpatisan: Cahrudin Dibenci, PDI-P Brebes Terancam Krisi

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluan Orang Simpatisan: Cahrudin Dibenci, PDI-P Brebes Terancam Krisis

BREBES, GarudaXpose.com – Puluhan simpatisan PDI-P Perjuangan, Desa Mundu, kecamatan Tanjung, Brebes, Jawa Tengah, Rabu,14 Januari 2026, melancarkan serangan pedas terhadap terpilihnya Cahrudin sebagai Ketua DPC PDI-P 2025-2030. Suyud, warga Desa Mundu RT 04 RW 01, mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam karena merasa Cahrudin tidak pernah berinteraksi secara serius.

“Saya menolak Cahrudin karena dia tidak pernah ngobrol baik-baik. Saya merasa tidak didengar.tiap Ketemu, hanya alasan ‘ada penting Mas’ gitu-gitu aja, nggak pernah serius,” kata Suyud dengan nada yang penuh emosi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Simpatisan lain juga menyuarakan dukungan untuk Indra Kusuma, yang sebelumnya memimpin PDI-P Brebes dengan sukses. Mereka merasa Indra lebih terbuka dan serius dalam berinteraksi. “Pak Indra itu lain, sering ngobrol baik-baik dan mendengar aspirasi kami,” tambah Suyud.

Penolakan ini menunjukkan adanya perpecahan di internal PDI-P Brebes yang sangat serius. Simpatisan dari Desa Mundu dan sekitarnya berencana melakukan langkah lebih lanjut untuk menentang terpilihnya Cahrudin, yang mereka anggap sebagai “orang yang tidak pantas” untuk memimpin partai.

Mereka merasa Cahrudin tidak memiliki pengalaman dan kemampuan yang cukup untuk memimpin PDI-P Brebes. Selain itu, mereka juga merasa bahwa proses pemilihan Cahrudin sebagai Ketua DPC PDI-P tidak transparan dan tidak melibatkan partisipasi simpatisan, sehingga mereka menuduh adanya “main belakang” dalam proses pemilihan.

Hasil Konfercab PDI-P Brebes

Konfercab PDI-P Brebes yang dilaksanakan beberapa bulan lalu di Semarang, Jawa Tengah, ternyata tidak dapat menghilangkan kekecewaan simpatisan. Hasil konfercab yang menetapkan Cahrudin sebagai Ketua DPC PDI-P 2025-2030 justru memicu kemarahan simpatisan.

“Konfercab itu hanya formalitas saja, hasilnya sudah ditentukan sebelumnya,” kata Suyud dengan nada yang penuh kekecewaan.

Simpatisan PDI-P Puluan orang desa Mundu juga menyuarakan kekecewaan mereka terhadap proses pemilihan yang dianggap tidak adil. Mereka merasa bahwa Cahrudin tidak memiliki visi dan misi yang jelas untuk memimpin PDI-P Brebes, dan bahwa proses pemilihan hanya melibatkan segelintir orang saja yang memiliki kepentingan pribadi.

Kata-Kata Sindiran untuk Cahrudin

Simpatisan PDI-P Desa Mundu berencana untuk terus melakukan protes dalam proses pemilihan Ketua DPC PDI-P Brebes yang sudah di tentukan ketuanya. Mereka berharap bahwa PDI-P pusat dapat mendengarkan aspirasi mereka dan mengambil tindakan yang tepat untuk menyelesaikan masalah ini sebelum terlambat.

Jika PDI-P pusat tidak mengambil tindakan yang tepat, simpatisan PDI-P Desa Mundu. “Kami tidak akan diam saja melihat partai kami dirusak oleh orang yang tidak pantas,” tegas Suyud.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pengkondisian Proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, SIRA Minta KPK RI Turun Tangan dan Periksa
Sakti Mandraguna! Toko Obat Tipe G Samping WTC Tetap Eksis: Bukti Polisi “Kalah” atau Memang “Dipelihara”?
Parliamentary Threshold (PT) Produk Politik Akal-akalan Pasca Orde Baru”
Usut Tuntas Dugaan Abuse Of Power Dan Indikasi KKN Serta Tindak Pidana Pencucian Uang oleh Yayasan Bani Makki Kayu Agung, DPW-MSK INDONESIA dan PB.FPMP Sumsel Minta Kejati Sumsel
“Rektorat USU Membisu! Muryanto Amin Terseret ‘Sirkel Kejahatan Korupsi’ OTT Topan Ginting, Mengapa Belum Ada Klarifikasi?”
Badai Emas Pegadaian 2025 Resmi Diundi, Nasabah Syariah Raih Hadiah Paket Haji Plus
Bulan Januari Atau Februari Akan Dilakukan Rapat Terkait Pengelolaan Danau OPI, Berikut Beberapa Hal Disampaikan
15 Ribu Karyawan Terancam PHK, DPRD Sumsel Diminta Fasilitasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:52 WIB

Dugaan Pengkondisian Proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, SIRA Minta KPK RI Turun Tangan dan Periksa

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:59 WIB

Sakti Mandraguna! Toko Obat Tipe G Samping WTC Tetap Eksis: Bukti Polisi “Kalah” atau Memang “Dipelihara”?

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:31 WIB

Parliamentary Threshold (PT) Produk Politik Akal-akalan Pasca Orde Baru”

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:24 WIB

Usut Tuntas Dugaan Abuse Of Power Dan Indikasi KKN Serta Tindak Pidana Pencucian Uang oleh Yayasan Bani Makki Kayu Agung, DPW-MSK INDONESIA dan PB.FPMP Sumsel Minta Kejati Sumsel

Kamis, 22 Januari 2026 - 04:08 WIB

“Rektorat USU Membisu! Muryanto Amin Terseret ‘Sirkel Kejahatan Korupsi’ OTT Topan Ginting, Mengapa Belum Ada Klarifikasi?”

Berita Terbaru