Proyek Tandon dan Long Storage Diperumahan Puri Bintaro Diduga Mengabaikan Standar Teknis, Demi Mendapatkan Untung yang Berlipat

- Penulis

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Tangsel – Proyek pembangunan Tandon dan Long Storage senilai Rp 9.780.756.000,00 diduga dikerjakan dengan mengabaikan standar teknis demi mengejar keuntungan berlipat.Yang kedepannya warga Perumahan Puri Bintaro Indah untuk terbebas dari banjir akan dihantui kecemasan akan kualitas infrastruktur yang rapuh.

Temuan investigasi pada Senin (05/01/2026) menunjukkan bahwa material agregat yang digunakan untuk pengerasan jalan di lokasi Jalan Flamboyan jauh dari kata layak. Bukannya menggunakan batu pecah (split) murni yang bersih, pelaksana proyek justru menghamparkan material yang didominasi oleh tanah merah dan puing kotor.

Secara teknis, penggunaan material yang terkontaminasi tanah akan menghancurkan stabilitas struktur jangka panjang. Tanah yang bercampur dalam agregat menghalangi pengikatan beton secara sempurna, sehingga infrastruktur yang dihasilkan akan mudah retak, amblas, dan hancur sebelum waktunya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aroma kecurangan yang tertangkap kamera investigasi: hamparan material berkualitas rendah tersebut langsung ditutup rapat dengan lembaran plastik tipis. Langkah ini diduga kuat sebagai upaya kamuflase untuk menyembunyikan “bau busuk” kualitas material sebelum dilakukan pengecoran permanen agar tidak terlihat oleh mata publik.

Pihak pelaksana, CV. Stara Maju Perkasa, kini menjadi sorotan tajam atas pilihan material yang mereka gunakan. Dengan nilai kontrak raksasa yang mencapai hampir 10 miliar rupiah dari APBD 2025, sangat tidak masuk akal jika kontraktor menyuguhkan kualitas material kelas dua kepada masyarakat.

Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangerang Selatan pun diminta segera bertanggung jawab atas lemahnya pengawasan di lapangan. Masyarakat mempertanyakan apakah konsultan pengawas sengaja melakukan pembiaran terhadap praktik yang jelas-jelas merugikan keuangan negara ini.

Publik mendesak pihak Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan melakukan audit fisik secara menyeluruh. Jangan sampai beton sudah terlanjur mengeras di atas pondasi yang rapuh, sehingga bukti-bukti kecurangan terkubur selamanya di bawah permukaan jalan.

Jika tidak segera dievaluasi, proyek Tandon Puri Bintaro Indah ini terancam hanya akan menjadi sejarah kegagalan infrastruktur di Tangerang Selatan. Warga tidak butuh janji manis penanggulangan banjir jika kenyataannya mereka hanya diberikan konstruksi “kardus” yang dibangun dari material asal-asalan.

 

(Nix)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyaluran Insentif Guru Ngaji Dari Pemerintah Kabupaten Jember di Desa Wringintelu Berjalan Lancar
Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh, Perkuat Ukhuwah di Bulan Ramadan
Semangat Gotong-Royong BPPKB Banten DPAC Parungpanjang : Laksanakan Buka Puasa Bersama dan Pembagian Takjil Juga Santuni Anak Yatim
Gubernur Koster Salurkan Rp 1,26 M Perbaikan Rumah dan Santunan Korban Banjir
Empat Bus Mudik Gratis Brebes Dilepas, Ratusan Perantau Informal Jabodetabek Pulang Aman dari TMII
Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
Kodim Probolinggo Melalui Koramil Jajaran Melaksanakan PAM Di Pos Pengamanan Lebaran
Aksi Sigap Personel Pos PAM Banyuwangi Kota Evakuasi Pengendara Berikan Pertolongan Medis Darurat

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 06:04 WIB

Penyaluran Insentif Guru Ngaji Dari Pemerintah Kabupaten Jember di Desa Wringintelu Berjalan Lancar

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:18 WIB

Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh, Perkuat Ukhuwah di Bulan Ramadan

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:17 WIB

Semangat Gotong-Royong BPPKB Banten DPAC Parungpanjang : Laksanakan Buka Puasa Bersama dan Pembagian Takjil Juga Santuni Anak Yatim

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:08 WIB

Gubernur Koster Salurkan Rp 1,26 M Perbaikan Rumah dan Santunan Korban Banjir

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:27 WIB

Empat Bus Mudik Gratis Brebes Dilepas, Ratusan Perantau Informal Jabodetabek Pulang Aman dari TMII

Berita Terbaru

Uncategorized

Soal Tanah Ulayat, Patuan Mandailing Siapkan Konsolidasi Total

Minggu, 15 Mar 2026 - 21:14 WIB