Pemkab Jembrana Bayar TPP THR ASN 50 Persen Demi Prioritaskan JKN Rp16 Miliar

- Penulis

Selasa, 17 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com l Jembrana Bali- Pemerintah Kabupaten Jembrana mengambil langkah strategis dan penuh kehati-hatian dalam mengelola keuangan daerah di tengah ancaman resesi global dan dinamika fiskal nasional.

Kehati hatian itu mengingat struktur anggaran Kabupaten Jembrana masih memiliki ketergantungan tinggi pada dana transfer pusat, maka setiap perubahan kebijakan belanja di tingkat nasional akan berimplikasi langsung pada prioritas belanja di daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bentuk prioritas pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, Pemkab Jembrana menetapkan kebijakan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan perhitungan yang cermat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa, didampingi Kepala BPKAD Jembrana I Gede Gusdiendi dalam keterangannya pada Senin (16/3), menjelaskan bahwa untuk tahun anggaran 2026, Pemkab Jembrana mengalokasikan pembayaran THR dari komponen Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP/Kinerja) sebesar 50 persen.

Sementara itu, komponen THR dari gaji pokok dan tunjangan melekat lainnya telah dibayarkan penuh 100 persen. “Langkah ini merupakan bentuk kehati-hatian kita dalam merencanakan pengeluaran daerah. Kebijakan ini juga selaras dengan amanat PP No. 9 Tahun 2026, di mana pemberian THR kepada ASN dapat diberikan dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah masing-masing,” ujar Budiasa.

Lebih lanjut, Budiasa menekankan bahwa keputusan ini diambil setelah melakukan koordinasi dan studi komparasi dengan kabupaten tetangga seperti Kabupaten Gianyar, Klungkung , Bangli, dan Buleleng yang menerapkan kebijakan serupa hanya membayarkan 50 THR dari komponen TPP. THR ini akan diberikan kepada seluruh PNS dan P3K, namun tidak mencakup P3K paruh waktu serta tenaga outsourcing.

Selain itu, Pemkab Jembrana saat ini tengah fokus menyelesaikan beberapa beban fiskal penting, di antaranya: Pembiayaan JKN Masyarakat dengan menutup kekurangan anggaran JKN sebesar Rp 16 miliar untuk memastikan layanan kesehatan masyarakat tetap terjamin sepanjang tahun 2026.

Saat ini Jembrana masih dibebani dengan beban fiskal masa lalu adanya utang RSUD Negara sebesar Rp 33 miliar. Belum lagi , Adanya proyeksi beban baru sebesar Rp 5 miliar pada APBD akibat perubahan kebijakan penggajian guru kontrak yang dulu dibayarkan dengan dengan dana BOS menjadi paruh waktu.

” kita juga berusaha menyesuaikan ratio 30 persen belanja pegawai sesuai amanat UU Nomor 1 tahun 2022 ,” papar sekda Budiasa .

Meski Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jembrana tahun 2025 menunjukkan performa positif dengan kenaikan sebesar Rp 49,8 miliar (27%), namun kenaikan tersebut belum mampu menutupi penurunan drastis pada dana transfer dari pusat yang berkurang hingga Rp 115 miliar.

Kebijakan ini kata Budiasa selaras dengan visi Bupati Jembrana mengenai “Empati Fiskal”. Empati fiskal menekankan agar birokrasi memiliki kepekaan tinggi dalam memilah prioritas belanja di tengah terkoreksinya pendapatan daerah.

“Di tengah situasi ini, setiap rupiah yang tersisa harus dihitung secermat mungkin. Kami memilih untuk mengalokasikan anggaran pada program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar rakyat, seperti layanan kesehatan JKN, daripada memaksakan pengeluaran yang melampaui kapasitas fiskal daerah,” pungkas Budiasa.

Pemkab Jembrana berharap seluruh ASN dapat memahami kondisi ini sebagai upaya bersama untuk menjaga kesehatan jangka panjang APBD Jembrana demi kepentingan seluruh lapisan masyarakat. ( prok, tra ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Walikota dan Wawali Denpasar Ucapkan Selamat Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah
Rakor Konflik Sosial, Koster Ajak Kemenag dan Forkopimda Mitigasi
Kolaborasi Kemenbud dengan Pemprov Bali Gelar CHANDI Summit
Pangdam IX/Udayana Hadiri Rakor Mitigasi Konflik Sosial Jelang Nyepi dan Idul Fitri 1447 H di Bali
THR PPPK Paruh Waktu di Lumajang Dihitung Berdasarkan Masa Kerja
Penyaluran Insentif Guru Ngaji Dari Pemerintah Kabupaten Jember di Desa Wringintelu Berjalan Lancar
Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh, Perkuat Ukhuwah di Bulan Ramadan
Semangat Gotong-Royong BPPKB Banten DPAC Parungpanjang : Laksanakan Buka Puasa Bersama dan Pembagian Takjil Juga Santuni Anak Yatim

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 01:14 WIB

Walikota dan Wawali Denpasar Ucapkan Selamat Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:55 WIB

Rakor Konflik Sosial, Koster Ajak Kemenag dan Forkopimda Mitigasi

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:43 WIB

Kolaborasi Kemenbud dengan Pemprov Bali Gelar CHANDI Summit

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:26 WIB

Pemkab Jembrana Bayar TPP THR ASN 50 Persen Demi Prioritaskan JKN Rp16 Miliar

Senin, 16 Maret 2026 - 11:43 WIB

THR PPPK Paruh Waktu di Lumajang Dihitung Berdasarkan Masa Kerja

Berita Terbaru