Garudaxpose.com | Probolinggo – Rutan Kraksaan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur melaksanakan kegiatan pembinaan rohani bagi warga binaan sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, membangun ketenangan batin, serta membentuk sikap dan perilaku positif selama menjalani masa pembinaan.
Pembinaan rohani dilaksanakan secara teratur dengan melibatkan warga binaan sesuai keyakinan masing-masing. Kamis (18/12).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menyampaikan bahwa pembinaan rohani merupakan salah satu pilar utama dalam proses pembinaan warga binaan.
Menurutnya, penguatan nilai-nilai spiritual memiliki peran penting dalam membentuk ketenangan batin, pengendalian diri, serta kesadaran untuk berubah ke arah yang lebih baik.
“Pembinaan rohani merupakan pondasi penting dalam proses pembinaan warga binaan. Melalui kegiatan ini, kami berharap mereka dapat memperbaiki diri, menenangkan batin, dan menumbuhkan kesadaran untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya,” ujar Galih.
Sementara itu, Kasubsie Pelayanan Tahanan, M. Yasin, menjelaskan bahwa pembinaan rohani dilaksanakan secara rutin dan terprogram sebagai bagian dari pembinaan kepribadian warga binaan.
Ia menilai bahwa keseimbangan antara pembinaan fisik, keterampilan, dan spiritual sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas mental dan emosional warga binaan.
“Kegiatan pembinaan rohani ini kami laksanakan secara rutin agar warga binaan memiliki pegangan spiritual yang kuat. Dengan ketenangan hati dan pikiran, mereka diharapkan mampu mengikuti seluruh program pembinaan dengan lebih baik,” jelasnya.
Kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran diri, memperkuat nilai-nilai keimanan, serta membentuk karakter dan sikap mental yang lebih baik.
Dengan adanya pembinaan rohani, diharapkan tercipta suasana rutan yang lebih tenang, tertib, dan kondusif, sehingga mendukung kelancaran seluruh program pembinaan lainnya.













