Garudaxpose.com | Kabupaten Tangerang – Menjelang senja di hari terakhir tahun, Pemancingan Galatama Lele Ari Samudera di Kampung Jeret Sukasono, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, tampak lebih hidup dari biasanya. Rabu (31/12/2025), puluhan pemancing berkumpul, membawa satu kesamaan: ingin menutup tahun dengan cara sederhana namun penuh makna.
Sebanyak 59 peserta dari berbagai daerah berdiri berjajar di tepi kolam. Di tangan mereka, kail dilempar perlahan, diiringi doa kecil dan harapan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Suara tawa, obrolan ringan, hingga sorakan saat ikan menyambar umpan, menyatu dengan suasana sore yang kian menghangatkan hati.
Lomba galatama lele ini menjadi agenda tahunan yang selalu dinanti. Bukan semata tentang siapa yang membawa pulang hadiah uang tunai atau trofi, melainkan tentang kebersamaan yang terjalin.
Panitia pun menyiapkan konsumsi gratis sebagai bentuk perhatian kepada para peserta.
“Ini momen kumpul, bukan sekadar lomba. Kami ingin semua merasa nyaman dan menikmati suasana,” tutur Gilang Londo, panitia penyelenggara.
Di antara peserta, H. Bao, warga Jayanti, mengaku menemukan ketenangan di tempat ini. Pemancingan tersebut sudah menjadi ruang pelarian dari rutinitasnya.
“Di sini saya bisa lupa penat. Mancing, ngobrol, ketawa bareng teman-teman. Kadang seminggu bisa empat kali ke sini,” ujarnya sambil tersenyum.
Saat malam mulai turun dan tahun bersiap berganti, lomba masih berlangsung. Tak semua pulang membawa kemenangan, tetapi hampir semua membawa rasa lega dan cerita.
Di Galatama Lele Ari Samudera, akhir tahun dirayakan tanpa hiruk pikuk cukup dengan kail, kesabaran, dan kebersamaan yang menguatkan.
(Spi)













