MARWAH PDI-P BREBES DI TEPI JURANG: KEKCEWAAN MENGHANTAM KONFERCAB

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES,GarudaXpose.com-Gelombang kekecewaan melanda PDI-P Brebes setelah hasil Konfercab menetapkan Cahrudin sebagai Ketua DPC PDI-P Brebes 2025-2030. Puluhan simpatisan PDI-P Wanasari, Brebes, menyatakan perang terhadap keputusan yang dianggap tidak demokratis dan mengabaikan aspirasi akar rumput, membuat partai yang dulu berjaya kini terancam kehilangan arah.

MARWAH PDI-P BREBES DI TEPI JURANG: KEKCEWAAN MENGHANTAM KONFERCAB

“Kami kecewa, ini bukan soal nama, tapi soal marwah partai yang harus dijaga,” tegas Suroso, simpatisan senior PDI-P, di kediamannya, Selasa (13/1/2026). Suroso, mantan anggota DPRD Brebes, menyatakan akan bergerak bersama kader yang sudah lebih dulu mundur, menyerahkan KTA dan surat pengunduran diri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banyak yang merasa kecewa, ini bukan hanya soal nama, tapi soal marwah partai,” tambahnya. Kekecewaan ini bukan hanya datang dari simpatisan, tapi juga kader dan pengurus partai. Puluhan kader PDI-P Brebes sudah lebih dulu mundur, menyerahkan KTA ke kantor DPC PDI-P Brebes, Sabtu (10/1/2026), bertepatan dengan hari jadi PDI-P ke-53 tahun.

Langkah ini diambil sebagai protes atas penetapan Ketua DPC yang dianggap tidak mencerminkan aspirasi mayoritas PAC dan kader. “Kami tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan, ini seperti keputusan yang sudah dibuat sebelumnya,” kata Suroso.

Kekecewaan juga datang dari puluan orang dari Desa Pebatan, Kecamatan Wanasari, di mana simpatisan PDI-P merasa tidak dihargai. “Kami sudah berjuang lama, tapi hasilnya tidak seperti yang kami harapkan,” kata salah satu simpatisan.

Suroso juga mengungkapkan bahwa keputusan untuk mundur sudah diambil secara musyawarah oleh simpatisan dan kader PDI-P Wanasari. “Kami akan terus berjuang, tapi tidak dengan cara yang sama lagi,” tegasnya.

“Ini bukan hanya tentang Cahrudin, tapi tentang masa depan partai ini. Kami ingin PDI-P Brebes kembali menjadi partai yang kuat dan berintegritas,” tambah Suroso.

Simpatisan lain, Asrofi, juga menyatakan kekecewaannya. “Kami sudah memberikan kepercayaan, tapi hasilnya tidak seperti yang kami harapkan. Kami tidak akan diam saja,” katanya

Kekecewaan ini juga dirasakan oleh kader PDI-P dari kecamatan lain, seperti Bulakamba dan Bumiayu. Mereka juga menyatakan dukungan untuk Suroso dan simpatisan yang mundur.

Apakah ini awal dari perpecahan di PDI-P Brebes? Apakah partai yang dulu berjaya ini akan bangkit kembali atau terus terjun ke jurang kekecewaan? Hanya waktu yang bisa menjawab. Namun, satu hal yang pasti, PDI-P Brebes sedang menghadapi tantangan besar dalam menjaga kesatuan dan marwah partai.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seminggu Jelang Lebaran, Jalinsum Jembatan Merah–Simpang Gambir Rusak Parah: Mengapa Gubernur Sumut Bungkam?
Kepala SPPG Yayasan “Indonesia Terang benderang” batunadua Jae Diduga ajang korupsi dari Program MBG !
Sengkarut Sertifikat KPR BTN Palembang: Nasabah Lunas Sejak 2025, Hak Milik Masih “Disandera”
POLRES PALAS GELAR RAKOR LINSEK, SIAPKAN OPERASI KETUPAT TOBA 2026 UNTUK AMANKAN IDUL FITRI
Dugaan Tindak Pidana Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuasin di Laporkan oleh PST Ke Kejati Sumsel
Mudik Nyaman Bersama Pegadaian, 238 Warga Diberangkatkan dari Palembang
Proyek Pelebaran Jalan Nasional Pantai Barat Disorot Keras: Tanpa Plang Proyek, Dugaan Material Tak Standar, Berpotensi Dilaporkan ke KPK
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Brimob Polda Sumut Hadir Berbagi Sembako Untuk Santri Mandailing Natal

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:23 WIB

Seminggu Jelang Lebaran, Jalinsum Jembatan Merah–Simpang Gambir Rusak Parah: Mengapa Gubernur Sumut Bungkam?

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:08 WIB

Kepala SPPG Yayasan “Indonesia Terang benderang” batunadua Jae Diduga ajang korupsi dari Program MBG !

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:01 WIB

Sengkarut Sertifikat KPR BTN Palembang: Nasabah Lunas Sejak 2025, Hak Milik Masih “Disandera”

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:32 WIB

POLRES PALAS GELAR RAKOR LINSEK, SIAPKAN OPERASI KETUPAT TOBA 2026 UNTUK AMANKAN IDUL FITRI

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:17 WIB

Dugaan Tindak Pidana Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuasin di Laporkan oleh PST Ke Kejati Sumsel

Berita Terbaru

Bali

Rakor Program Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Kamis, 12 Mar 2026 - 16:27 WIB