PENJURU.ID | Probolinggo – Rutan Kraksaan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur melaksanakan tes urine berkala sebagai bagian dari upaya mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba.
Dalam kegiatan ini, dilakukan pengambilan sampel terhadap 10 orang petugas dan 10 orang warga binaan, dengan seluruh hasil menunjukkan negatif.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen jajaran rutan dalam menjaga lingkungan kerja dan pembinaan yang aman, tertib, serta kondusif. Kamis (08/01).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menyatakan bahwa tes urine merupakan langkah nyata dalam menciptakan lingkungan Rutan yang bersih dari narkoba.
“Tes urine berkala ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendukung Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba. Selain itu, untuk memastikan Rutan Kraksaan tetap bebas dari penyalahgunaan narkoba,” tutur Galih.
Kepala Kesatuan Pengamanan, M. Aziz Yulianto, menegaskan bahwa tes urine berkala menjadi langkah preventif dalam memperkuat sistem pengamanan dan pengawasan internal.
“Kegiatan tes urine berkala ini merupakan bagian dari upaya penguatan pengamanan dan pengawasan internal. Dengan langkah preventif ini, kami berupaya memastikan lingkungan Rutan tetap kondusif dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujar Aziz.
Melalui tes urine berkala ini, Rutan Kraksaan berharap dapat meningkatkan kesadaran seluruh jajaran dan warga binaan akan bahaya narkoba, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan rutan yang aman, bersih dari narkoba.













