Kondektur Bis ke Raja Bisnis: Kisah Inspiratif Muhadi Setiabudi

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBRS,GarudaXpose.com-Muhadi Setiabudi, CEO PT. Dedy Jaya Lambang Perkasa, membuktikan bahwa kerja keras dan dedikasi bisa membawa seseorang mencapai puncak kesuksesan. Dari kondektur bis menjadi pengusaha sukses, kisahnya inspiratif!

Dari Mencangkul ke Sukses, Muhadi memulai karirnya sebagai kondektur bis, namun tak lama kemudian ia berhasil memiliki bis sendiri. Dengan fondasi kuat berjualan es lilin sejak kecil, ia kini memiliki pabrik es di Brebes dan terus mengembangkan bisnisnya. Perjalanan hidupnya yang penuh liku-liku telah membentuknya menjadi pengusaha yang tangguh dan visioner.

Peduli dengan Masyarakat
Muhadi dikenal sebagai pengusaha yang peduli dengan wartawan, LSM, dan aktivis di Brebes. Ia telah membangun lebih dari 80 perusahaan, termasuk rumah sakit, hotel, kampus, dan pom bensin. Kontribusinya pada masyarakat Brebes tidak hanya dalam bentuk ekonomi, tetapi juga dalam bidang sosial dan pendidikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluarga dan Masa Depan
Muhadi memiliki 3 anak, satu laki-laki dan dua perempuan. Ia terus berusaha memberikan yang terbaik untuk keluarganya dan masyarakat Brebes. Dengan nilai-nilai yang kuat dan komitmen yang tinggi, ia berharap dapat meninggalkan warisan yang baik bagi generasi mendatang.

Acara: di Hol Antasena, Grand Dian Hotel Guci, Sabtu 24/1/2026
Moderator: Abdul Aris Assaad dan Azmi Majid

Sambutan Abdul Aris Assaad:
“Bapak Dr. Muhadi Setiabudi, contoh nyata bahwa kesuksesan tidak mengenal usia! Di usia 25 tahun, beliau sudah menjadi inspirasi bagi kita semua. Mari kita dengarkan kisahnya lebih lanjut! Beliau bahkan pernah diundang ke Istana dan menerima hadiah mobil Timor dari Presiden Soeharto! Luar biasa! Dan tahukah Anda, beliau juga punya resep rahasia untuk sukses: ‘Jangan lupa sarapan, dan jangan lupa bayar utang!’ Beliau juga bilang, ‘Jangan takut sama istri, takutlah kepada utang, termasuk Bank!'”

 

“Sambutan Azmi Majid: Selama ini, kita hanya tahu Dr. Muhadi sebagai pengusaha sukses. Tapi, tahukah Anda bahwa beliau sudah viral sejak usia 25 tahun? Bahkan, beliau menjadi salah satu pengusaha muda yang paling berpengaruh di Brebes pada masa itu. Kisahnya benar-benar inspiratif!”

Sambutan Dr. Muhadi Setiabudi:
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih, kepada Mas Aris dan Maa Azmi. Saya hanya ingin berbagi bahwa kesuksesan tidak datang dengan mudah. Saya harus bekerja keras, berani mengambil risiko, dan selalu belajar dari kesalahan. Saya juga ingin berterima kasih kepada Presiden Soeharto sendiri yang telah memberikan saya kesempatan untuk hadir di Istana dan menerima hadiah mobil Timor. Itu menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus maju. Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT.”

“In the name of Allah, the Most Gracious, the Most Merciful. Thank you, Mas Aris and Maa Azmi. I just want to share that success doesn’t come easy. I had to work hard, take risks, and always learn from my mistakes. I also want to thank President Soeharto for giving me the opportunity to attend the Palace and receive a Timor car. It was a big motivation for me to keep moving forward. All praise is due to Allah SWT.”

Tambahan Kisah Dr. Muhadi:
Dr. Muhadi Setiabudi memang memiliki kisah yang luar biasa. Beliau memulai karirnya dari nol, namun dengan kerja keras dan dedikasi, beliau berhasil membangun kerajaan bisnis yang sukses. Beliau juga dikenal sebagai pengusaha yang peduli dengan masyarakat sekitar dan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk mereka.

Luar biasa! Kisah Muhadi Setiabudi benar-benar inspiratif!

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seminggu Jelang Lebaran, Jalinsum Jembatan Merah–Simpang Gambir Rusak Parah: Mengapa Gubernur Sumut Bungkam?
Kepala SPPG Yayasan “Indonesia Terang benderang” batunadua Jae Diduga ajang korupsi dari Program MBG !
Sengkarut Sertifikat KPR BTN Palembang: Nasabah Lunas Sejak 2025, Hak Milik Masih “Disandera”
POLRES PALAS GELAR RAKOR LINSEK, SIAPKAN OPERASI KETUPAT TOBA 2026 UNTUK AMANKAN IDUL FITRI
Dugaan Tindak Pidana Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuasin di Laporkan oleh PST Ke Kejati Sumsel
Mudik Nyaman Bersama Pegadaian, 238 Warga Diberangkatkan dari Palembang
Proyek Pelebaran Jalan Nasional Pantai Barat Disorot Keras: Tanpa Plang Proyek, Dugaan Material Tak Standar, Berpotensi Dilaporkan ke KPK
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Brimob Polda Sumut Hadir Berbagi Sembako Untuk Santri Mandailing Natal

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:23 WIB

Seminggu Jelang Lebaran, Jalinsum Jembatan Merah–Simpang Gambir Rusak Parah: Mengapa Gubernur Sumut Bungkam?

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:08 WIB

Kepala SPPG Yayasan “Indonesia Terang benderang” batunadua Jae Diduga ajang korupsi dari Program MBG !

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:01 WIB

Sengkarut Sertifikat KPR BTN Palembang: Nasabah Lunas Sejak 2025, Hak Milik Masih “Disandera”

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:32 WIB

POLRES PALAS GELAR RAKOR LINSEK, SIAPKAN OPERASI KETUPAT TOBA 2026 UNTUK AMANKAN IDUL FITRI

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:17 WIB

Dugaan Tindak Pidana Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuasin di Laporkan oleh PST Ke Kejati Sumsel

Berita Terbaru

Bali

Rakor Program Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Kamis, 12 Mar 2026 - 16:27 WIB