KOLEBBAT dan Warga Desak Penutupan Tambang Pasir PT. Berkah Halal Thayyib

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Serang – Perkumpulan Koalisi Lembaga Banten Bersatu (KOLEBBAT) bersama warga Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, serta warga Citeras, Kabupaten Lebak, menggelar audiensi dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten pada Rabu (1/10/2025).

Audiensi ini dilakukan untuk menyampaikan penolakan terhadap keberadaan tambang pasir milik PT. Berkah Halal Thayyib. Warga menilai, aktivitas tambang tersebut menimbulkan pencemaran dan kerusakan ekosistem persawahan yang berdampak pada keberlangsungan pertanian di Pagintungan hingga ke wilayah Citeras.

Koordinator KOLEBBAT Banten, Aminudin, menegaskan bahwa pihaknya meminta Dinas ESDM segera melakukan inspeksi mendadak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami minta kepada Dinas ESDM untuk segera sidak ke lokasi tambang milik PT. Berkah Halal Thayyib. Galian ini sudah mematikan kebutuhan warga Pagintungan dan Citeras, karena air limbahnya mengalir ke sawah dan mencemari lahan pertanian,” ujar Aminudin.

Ia juga mendesak Polda Banten, Gubernur, Wakil Gubernur, serta dinas terkait—ESDM, Lingkungan Hidup, dan PMPTSP—untuk segera menutup tambang tersebut.

“Kalau tidak ada tindakan dari Gubernur dan Wakil Gubernur, kami bersama warga Pagintungan dan Citeras siap turun ke jalan menyampaikan aspirasi di kantor Gubernur dan DPRD Banten. Jika tuntutan ini juga diabaikan, kami akan melanjutkan aksi ke Jakarta, ke Kementerian ESDM dan Kementerian Lingkungan Hidup,” tegasnya.

Sejumlah warga Pagintungan dan Citeras yang ditemui awak media menyampaikan keresahan yang sama. Mereka menilai, keberadaan tambang justru merugikan masyarakat yang menggantungkan hidup dari hasil sawah.

“Sawah kami tercemar limbah, hasil panen terancam gagal. Kami hanya ingin tambang itu ditutup agar kehidupan warga kembali normal,” ungkap salah satu warga.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan Bidang Minerba Dinas ESDM Provinsi Banten menyatakan pihaknya akan segera menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan lapangan.

“Kami sudah menerima semua aspirasi yang disampaikan. Dinas ESDM akan menurunkan tim untuk melakukan inspeksi mendadak ke lokasi tambang PT. Berkah Halal Thayyib. Apabila ditemukan pelanggaran aturan, tentu akan ada rekomendasi tindak lanjut sesuai ketentuan hukum dan perizinan yang berlaku,” ujar pejabat ESDM.

Namun, warga bersama KOLEBBAT menegaskan akan terus mengawal persoalan ini. Jika langkah tegas dari Pemprov Banten tidak ditempuh, mereka memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa dengan skala lebih besar.

“Kami siap turun langsung ke Jakarta, mendatangi Kementerian ESDM dan Kementerian Lingkungan Hidup, agar suara rakyat kecil yang dirugikan tambang ini benar-benar didengar dan ditindaklanjuti,” tutup Aminudin.

Warga Pagintungan dan KOLEBBAT Desak Penutupan Tambang Pasir PT Berkah Halal Thayyib

KOLEBBAT dan Warga Pagintungan Tuntut Pemerintah Tutup Tambang Pasir di Serang.

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Pelebaran Jalan Nasional Pantai Barat Disorot Keras: Tanpa Plang Proyek, Dugaan Material Tak Standar, Berpotensi Dilaporkan ke KPK
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Brimob Polda Sumut Hadir Berbagi Sembako Untuk Santri Mandailing Natal
Ketua Yayasan “Indonesia Terang Benderang” Batunadua Jae Diduga Ajang Korupsi Dari Program MBG !
PENERIMAAN TERPADU ANGGOTA POLRI TA. 2026 DIBUKA – PENDAFTARAN 09-30 MARET, GRATIS DAN ONLINE!
TMMD ke-127 Banyuasin Ditutup, Danrem 044/Gapo : Wujud Nyata Gotong Royong TNI dan Rakyat
Penerimaan Polri Dibuka, Polsek Siantar Selatan Sosialisasi Penerimaan Polri T.A 2026 di SMK Parbina Nusantara
Massa Front Aksi Rakyat Palembang Gelar Aksi Damai di Kantor Walikota Palembang Minta Walikota Palembang Evaluasi dan Copot Kasat Pol PP Kota Palembang Diduga Belum Maksimal Melaksanakan Perda Kota Palembang
DPW PPAM Sumsel Indonesia Soroti Rencana Pengadaan Meja Biliar DPRD Sumsel Senilai Rp486,9 Juta

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:16 WIB

Proyek Pelebaran Jalan Nasional Pantai Barat Disorot Keras: Tanpa Plang Proyek, Dugaan Material Tak Standar, Berpotensi Dilaporkan ke KPK

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:40 WIB

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Brimob Polda Sumut Hadir Berbagi Sembako Untuk Santri Mandailing Natal

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:03 WIB

PENERIMAAN TERPADU ANGGOTA POLRI TA. 2026 DIBUKA – PENDAFTARAN 09-30 MARET, GRATIS DAN ONLINE!

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:54 WIB

TMMD ke-127 Banyuasin Ditutup, Danrem 044/Gapo : Wujud Nyata Gotong Royong TNI dan Rakyat

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WIB

Penerimaan Polri Dibuka, Polsek Siantar Selatan Sosialisasi Penerimaan Polri T.A 2026 di SMK Parbina Nusantara

Berita Terbaru

Bali

Sinergi TNI dan Pemkab Jembrana Tuntaskan TMMD Ke-127

Rabu, 11 Mar 2026 - 14:24 WIB