Garudaxpose.com | Kabupaten Tangerang – Menindaklanjuti pemberitaan berjudul “Anggaran Ketapang Diduga Dikuasai Istri Kades”, Ketua BUMDes Cikande, Kecamatan Jayanti, mengundang Media Center Jayanti (MCJ) untuk memberikan klarifikasi. Pertemuan tersebut berlangsung pada Sabtu (31/01/26).
Klarifikasi digelar di Rumah Makan Cinto Roso dan dihadiri langsung oleh Ketua BUMDes Cikande bersama istri Kepala Desa Cikande.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pertemuan tersebut, keduanya menyampaikan penjelasan terkait pengelolaan anggaran program Ketahanan Pangan (Ketapang).
Ketua BUMDes Cikande, Hendra, menjelaskan bahwa anggaran program Ketapang saat ini telah diserahkan kembali dan dapat digunakan sebagaimana mestinya.
“Anggaran program Ketapang tersebut sudah diberikan kembali oleh ibu lurah.
Sebelumnya memang benar anggaran itu disimpan oleh ibu lurah karena saya baru menjabat sebagai Ketua BUMDes. Hal itu dilakukan agar anggaran tetap terkontrol dan tidak disalahgunakan,” jelas Hendra.
Hal senada disampaikan Nunung, istri Kepala Desa Cikande. Ia membenarkan bahwa dirinya sempat menyimpan anggaran tersebut dengan tujuan mempermudah proses administrasi.
“Benar, anggaran itu saya pegang agar tidak bolak-balik ke bank saat dibutuhkan. Jika BUMDes memerlukan dana, bisa langsung diambil.
Saya tidak berniat menggunakan anggaran tersebut karena saya paham itu adalah uang negara yang harus digunakan sesuai aturan,” ujarnya.
Dengan adanya klarifikasi ini, Ketua BUMDes Cikande bersama istri Kepala Desa berharap dapat memberikan pemahaman yang jelas kepada publik serta meluruskan informasi yang telah beredar sebelumnya.
(Spi)










