GarudaXpose.com | Kabupaten Tangerang – Kepala Desa Telaga Sari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu siang (20 Desember 2025), menolak memberikan komentar atau konfirmasi kepada awak media terkait isu pungutan karcis kendaraan yang diklaim dikenakan kepada pengemudi yang melintas di wilayah Kawasan Baja Mas Balaraja.
Penolakan tersebut terjadi setelah pihak media berusaha menghubungi Kepala Desa melalui telepon dan pesan WhatsApp, namun tidak mendapatkan respons.
Isu mengenai pungutan karcis kendaraan ini mencuat setelah adanya laporan dari sejumlah sopir yang mengaku dikenakan biaya tertentu saat memasuki area kawasan Baja Mas Balaraja di Desa Telaga Sari, Kecamatan Balaraja, Sopir-sopir tersebut mengkhawatirkan bahwa pungutan yang dilakukan tidak transparan dan mungkin tidak sesuai dengan ketentuan yang ada.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah awak media yang tergabung dalam Media Center Jayanti (MCJ) menyatakan bahwa penolakan Kepala Desa untuk memberikan komentar menambah kekhawatiran publik mengenai ketidakjelasan pungutan tersebut. “Kami menghargai sikap Kepala Desa yang memilih untuk tidak memberikan komentar, namun saat ini kami merasa penting untuk menyampaikan informasi ini kepada masyarakat, agar mereka tidak bingung dan mengetahui dengan jelas apa yang terjadi,” ujar salah satu perwakilan media.
Dalam kesempatan terpisah, beberapa sopir yang terkena dampak pungutan tersebut meminta agar pihak berwenang, seperti Polsek dan Inspektorat Kabupaten Tangerang, dapat melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait masalah ini.
Mereka berharap agar ada kejelasan mengenai asal-usul pungutan dan dasar hukum yang digunakan, sehingga tidak menimbulkan kebingungan atau persepsi negatif di masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Telaga Sari belum memberikan pernyataan resmi mengenai isu pungutan kendaraan tersebut, dan masalah ini masih menjadi perhatian publik.
Masyarakat dan awak media berharap agar pihak terkait segera memberikan klarifikasi yang dapat menjawab kekhawatiran publik.
(Spi)













