Kejari Banyuasin Bantah Isu Skenario OTT: Video Viral Hanya Salah Paham

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | BANYUASIN – Menanggapi beredarnya video viral di media sosial yang menuding adanya skenario Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Banyuasin, pihak Kejari akhirnya memberikan klarifikasi tegas.

Kabar yang sempat menjadi sorotan tajam publik tersebut kini dinyatakan terbantahkan.

Berdasarkan informasi dan konfirmasi langsung dari pihak Pidsus Kejari Banyuasin, diketahui bahwa narasi dalam video tersebut tidak benar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Permasalahan tersebut saat ini sudah dinyatakan selesai (clear) melalui jalur kekeluargaan dan klarifikasi resmi.

Pihak-pihak terkait, yakni saudara ID dan ISL, telah memberikan pernyataan tertulis dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Mereka menegaskan bahwa apa yang terekam dalam video tersebut bukanlah skenario OTT yang direncanakan oleh pihak kejaksaan, melainkan murni kesalahpahaman.

“Pernyataan dalam video itu sudah diklarifikasi oleh yang bersangkutan (ID dan ISL). Mereka sudah membuat surat pernyataan dan meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi,” ungkap sumber internal Kejari Banyuasin kepada tim redaksi.

Dengan adanya klarifikasi dan permohonan maaf ini, dugaan miring yang sempat berkembang di masyarakat mengenai integritas Pidsus Kejari Banyuasin resmi gugur. Masyarakat dihimbau untuk lebih bijak dalam mencerna informasi yang beredar di media sosial agar tidak menimbulkan opini negatif yang tidak berdasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal Makanan Roti Berjamur di MI Cipelem: Program Gizi Berkedok Mengancam Generasi Emas
Babi dan Korupsi: Sama-Sama Haram, Mengapa Beda Perlakuan
Gabungan Aktivis Pejuang Penegakan Hukum Berkeadilan Minta Kejagung RI Copot Oknum Kasi Pidsus Kejari Banyuasin Diduga Langgar Etik Kejaksaan
Api Sempat Muncul, Pertamina Pastikan Lokasi Aman dari Gas Berbahaya
Jalan Provinsi di Batang Natal Rusak Parah, Warga Suarakan “Gerakan Pemprov Sumut”, H. Syahrir Nasution: Ini Soal Tanggung Jawab Moril
Widia Ningsih SH MH Wakil Bupati Lahat Tegaskan PT BCKA Subcon PT PAMA site MTBU Tanjung Enim Mempekerjakan 34 Karyawan Yang Di PHK
Lembaga Institute Anti Corruption Indonesia Akan Melaporkan Dugaan Indikasi KKN Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Palembang ke Kejaksaan Agung RI
GRANSI Kepung Kejati Sumsel 2 Maret, Desak Pencopotan Kasi Pidsus Kejari Banyuasin

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:57 WIB

Skandal Makanan Roti Berjamur di MI Cipelem: Program Gizi Berkedok Mengancam Generasi Emas

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:41 WIB

Babi dan Korupsi: Sama-Sama Haram, Mengapa Beda Perlakuan

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:45 WIB

Gabungan Aktivis Pejuang Penegakan Hukum Berkeadilan Minta Kejagung RI Copot Oknum Kasi Pidsus Kejari Banyuasin Diduga Langgar Etik Kejaksaan

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:01 WIB

Kejari Banyuasin Bantah Isu Skenario OTT: Video Viral Hanya Salah Paham

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:16 WIB

Api Sempat Muncul, Pertamina Pastikan Lokasi Aman dari Gas Berbahaya

Berita Terbaru