Sekda Eddy Mulya Hadiri Aksi Sosial dan Berbagi 1.200 Paket
Garudaxpose.com l Denpasar- Bali _ Yayasan Marga Tionghoa Bali (YMTB) Henhao Bali berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Denpasar dan Bank Mandiri menggelar kegiatan aksi sosial dan berbagi kebaikan melalui penyaluran paket 1.200 paket sembako kepada warga kurang mampu, bertempat di halaman Bank Mandiri Cabang Gajah Mada, Minggu (15/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir pada acara yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar itu Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya didampingi Anggota DPRD Kota Denpasar, Agus Wirajaya dan Dewan Pembina YMTB, Ricky Teguhutama Argawa.
Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya secara langsung menyampaikan ucapan selamat merayakan Tahun Baru Imlek 2577, kepada segenap umat Konghucu dan Etnis Tionghoa, termasuk di dalamnya kepada anggota YMTB Henhao. Pihaknya menyampaikan, semoga perayaan Tahun Baru Imlek pada tahun ini akan dapat membawa kebahagiaan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi semua makhluk.
Saat ini, kata Eddy Mulya, Pemerintah Kota Denpasar sangat fokus dalam merangkul keberagaman, yang juga menjadi upaya memperkaya Kota Denpasar sebagai kota berbudaya, sejalan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam atau menyama braya (persaudaraan) dan meneguhkan Denpasar sebagai Kota Toleransi.

“Pertama-tama saya ingin menyampaikan Selamat Tahun Baru Imlek kepada semua saudara yang merayakannya. Pemerintah Kota Denpasar menyambut baik seluruh rangkaian acara ini. Marilah kita jadikan momen ini untuk melakukan refleksi terhadap apa yang telah diperbuat di tahun sebelumnya, dan apapun hal yang belum dikerjakan untuk kemajuan Bali, khususnya Kota Denpasar yang kita cintai ini dapat kita wujudkan di tahun ini,“ ucapnya.
Eddy Mulya juga mengingatkan agar semua masyarakat Kota Denpasar dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan persaudaraan. Konsep persaudaraan ini diyakini akan dapat memajukan Kota Denpasar itu sendiri.
Sementara Dewan Pembina YMTB, Ricky Teguhutama Argawa mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Denpasar atas kehadiran dan partisipasinya dalam acara ini.
“Kami haturkan terima kasih kepada Bapak Sekda Kota Denpasar karna telah ikut menyaksikan dan juga nanti ikut menyerahkan paket sembako ini kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Lebih jauh, Ricky Teguhutama mengemukakan, kegiatan yang dikemas dalam bentuk berbagi sembako seperti ini, dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili sedang giat dilaksanakan untuk membantu komunitas yang membutuhkan.
“Ini juga menjadi inisiatif kami untuk membantu meringankan beban kebutuhan pokok. Hari ini dibagikan 1200 paket sembako dengan harapan aksi sosial ini bisa meningkatkan solidaritas dan sukacita perayaan Tahun Baru Imlek 2026,” ujarnya.

Ricky Teguhutama juga menambahkan, dalam setiap paketnya berisikan berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, mie, telor, minyak goreng. Selain sebagai tradisi tahunan untun memperkuat solidaritas menjelang tahun baru, acara ini juga ditujukan untuk membantu warga agar dapat merayakan Imlek dengan layak. (ays/tra).
Wawali Buka Senam AW S3, Perkuat Kebersamaan Momentum Imlek dan HUT Kota Denpasar

Garudaxpose.com l Denpasar Bali – Dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek 2577 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali menggelar kegiatan Senam Andrie Wongso – Sehat, Semangat, Senang (AW S3) dengan mengusung tema “Satu Langkah Banyak Warna Merajut Kebersamaan” di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Minggu (15/2).
Kegiatan senam bersama ini dibuk Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang hadir didampingi Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Suwandewi Eddy Prianta, Ketua PD INTI Bali Putu Agung Prianta, serta Ketua PHDI Kota Denpasar Made Arka. Acara turut dimeriahkan dengan pementasan Barong Sai serta kegiatan donor darah.

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memberikan apresiasi kepada INTI Bali atas inisiasi perayaan Imlek yang dirangkaikan dengan HUT ke-238 Kota Denpasar. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan semangat masyarakat Denpasar dalam merajut kebinekaan dan memperkuat toleransi.
“Kegiatan ini membuktikan bahwa Kota Denpasar mampu merawat keberagaman dalam kebersamaan. Selain menyehatkan melalui senam bersama, juga menghadirkan aksi sosial seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan, serta pembagian sembako bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pembina INTI Bali sekaligus Ketua Umum IKBS Bali, Sudiarta Indrajaya, mengatakan bahwa dalam momentum Imlek 2577 ini, INTI Bali mendapat kesempatan dari Pemerintah Kota Denpasar untuk turut bersama-sama merayakan HUT ke-238 Kota Denpasar.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menggandeng Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) sebagai wujud nyata persatuan dalam keberagaman. “Inilah Indonesia, berbagai suku dan agama bersatu untuk kebajikan. Senam untuk sehat itu penting, karena dalam badan yang sehat kita dapat membangun negara yang kuat,” jelasnya.
Selain senam bersama dan pementasan Barong Sai, kegiatan juga diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan Pancasila sebagai bentuk penguatan semangat kebangsaan. Kegiatan sosial turut dilaksanakan melalui donor darah dari berbagai komponen masyarakat, pemeriksaan medis oleh Bakti Rahayu dan Kasih Ibu, termasuk layanan pengobatan tradisional dan herbal.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan sembako kepada para veteran, jero mangku, juru parkir, anak-anak autis, orang tua serta guru-guru Tionghoa senior yang telah lanjut usia. Panitia juga mengunjungi sejumlah lansia yang tidak memungkinkan hadir secara langsung dengan mendatangi mereka dari rumah ke rumah.
“Itu merupakan bentuk penghormatan dan pengabdian kami kepada orang tua, para pejuang, serta masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Lebih lanjut disampaikan harapan agar semangat merajut kebinekaan terus diperkuat. Perbedaan adalah keniscayaan, namun tidak boleh dijadikan pertentangan, melainkan menjadi kekuatan persatuan. Di tengah dinamika global dan derasnya arus media sosial yang kerap memicu perpecahan, Denpasar diharapkan tetap menjadi kota toleransi yang sejati.
“Dengan masyarakat yang santun, berbudaya, dan berbudi pekerti luhur, Kota Denpasar terus menjaga harmoni sesuai dengan motto Vasudewa Kutumbakam, yang bermakna kita semua bersaudara,” ujarnya. (Ayu/tra)













