GarudaXpose.com | Kabupaten Tangerang – Lomba karaoke di Pekan Raya Jayanti 2025 mendadak jadi sorotan setelah penampilan spektakuler Iwan Sopian dari Kampung Bendung, Desa Sumur Bandung, membuat panggung bergemuruh. Bukan hanya tampil memukau, kemenangan Iwan juga semakin heboh karena anggota BPD Sumur Bandung, Bodong, turun langsung memberikan dukungan penuh.
Puluhan peserta dari berbagai desa tampil percaya diri, tapi babak final Minggu (07/12/2025) berubah panas ketika Iwan naik panggung dengan lagu dangdut klasik yang langsung “menghipnotis” juri dan penonton. Suara khas, power vokal, dan penghayatan kuat membuat para pesaingnya tampak kalah pamor.
“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa meraih juara 1. Ini pengalaman luar biasa,” ujar Iwan dengan mata berkaca-kaca setelah menerima piala bergengsi itu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengamat musik dangdut, Mulyadi, bahkan menyebut panggung final malam itu sebagai “momen meledaknya bakat lokal Jayanti.”
“Ini bukan sekadar lomba karaoke, ini arena unjuk kekuatan talenta desa! Dan Iwan benar-benar meledak!” tegasnya.
Namun yang tak kalah mencuri perhatian adalah kehadiran Bodong, anggota BPD Sumur Bandung, yang mengawal dan memberi semangat langsung kepada kontestan asal desanya tersebut.
Dengan bangga ia berkata,
“Ini bukan hanya kemenangan Iwan, tapi kemenangan martabat Desa Sumur Bandung! Gengsi desa dipertaruhkan dan hari ini kita membuktikan bisa jadi juara!”
Gelora supporter, sorakan pendukung, hingga tepuk tangan panjang makin mempertegas kemenangan tersebut sebagai momen besar bagi warga Sumur Bandung.
Pekan Raya Jayanti 2025 pun disebut sebagai salah satu gelaran paling panas tahun ini, karena tak hanya menyajikan hiburan, tapi juga memunculkan rivalitas sehat antar desa dan melahirkan talenta-talenta baru yang siap unjuk gigi di kancah musik berikutnya.
(Spi)














