Garudaxpose.com | Jember – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) didirikan pada tanggal 17 Maret 1974 pada tahun 2026 ini memasuki usia 52 tahun. Mengusung semangat pengabdian tanpa batas untuk terus memperkuat eksistensi PPNI dalam kesehatan nasional.
Di usia lebih setengah abad ini PPNI telah bertranformasi menjadi wadah perjuangan bagi kesejahteraan dan peningkatan kompetensi perawat. PPNI tidak hanya berfokus pada pelayanan klinis dirumah sakit tetapi juga pada advokasi kebijakan kesehatan dan pengabdian masyarakat di pelosok negeri. Minggu (15/03/2026)
Dalam rangka memperingati HUT PPNI ke 52 tahun ini, semangat kepedulian sosial mewarnai perayaan HUT PPNI diantaranya menggelar aksi sosial berbagi 5000 takjil pada 8 Maret 2026 yang dibagikan dirumah sakit, puskesmas,klinik, masjid/mushola dan ditempat keramaian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu ada kajian Islam (Ngabari) setiap Kamis malam Jumat bekerjasama dengan BKPSDM, pembagian zakat fitrah dan zakat mal pada tanggal 18 Maret 2026 di kantor DPD PPNI Jember dan ditutup dengan halal bihalal.
Selaku ketua PPNI, Ns.Mustakim,S.Kep.MM.Kes, Sp.Kep.MB saya berpesan
1. Mari terus berbuat baik, saling memaafkan, saling mendoakan apalagi di bulan yang penuh berkah dan istimewa ini kita hadir secara langsung diluar lingkungan rumah sakit atau puskesmas.
2. Kita berkegiatan bersama PPNI maka selain pahala amal, kebaikan Cinta kasih, kebaikan penuh perhatian juga ada tambahan pahala silaturrahmi, pahala berjamaah juga disertai do’a untuk semua almarhum keluarga kita dan saat inilah dibulan suci Ramadhan yang terbaik kita lakukan.
3. PPNI tetap kompak mendukung program Gus Bupati Jember yang penuh perhatian dan kebaikan buat Jember Baru Jember Maju.
Lebih lanjut Ns.Mustakim menyampaikan di hari ulang tahun (HUT) PPNI ke 52 tahun ini kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh sejawat perawat sebagai jantung dari pelayanan kesehatan.
“Kami berharap kehadiran PPNI semakin dirasakan mamfaatnya dan profesi perawat semakin dicintai oleh masyarkat Indonesia”.
Mari kita tetap solid, profesional dan bermartabat. Teruslah menyinari negeri dengan pengabdian dan ketulusan, maju bersama dan sukses bersama kerja nyata, pungkas Mustakim. (SR)













