HAB Kemenag ke-80, Lumajang Satukan Kerukunan Umat dan Tantangan Era Digital

- Penulis

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GarudaXpose.com I Lumajang – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI di Kabupaten Lumajang tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjelma ruang refleksi strategis menghadapi masa depan bangsa. Bertempat di Bumi Perkemahan Glagah Arum, Kecamatan Senduro, Sabtu (3/1/2026), ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag Lumajang mengikuti upacara dalam suasana alam terbuka di kaki Gunung Semeru.

Pemilihan lokasi tersebut menegaskan pesan simbolik: nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan kemajuan harus bertumbuh selaras dengan alam, perubahan zaman, serta kebutuhan masyarakat. Upacara ini sekaligus menandai pendekatan baru Kemenag Lumajang dalam memaknai HAB, tidak terjebak pada rutinitas seremonial, tetapi sarat makna dan orientasi masa depan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, membacakan amanat Menteri Agama RI. Dalam amanat tersebut, ditegaskan bahwa tema HAB ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju,” merupakan respons konkret atas tantangan global yang kian kompleks, terutama di era disrupsi teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Di tengah dunia yang bergerak dalam pusaran Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity (VUCA), ASN Kementerian Agama dituntut naik kelas, tidak hanya adaptif, tetapi juga transformatif. Kemenag tidak boleh tertinggal dalam arus digital, apalagi kehilangan peran strategisnya sebagai penjaga nilai dan moral publik.

“Kita harus memiliki kedaulatan AI. ASN Kementerian Agama harus mampu mewarnai substansi AI dengan konten keagamaan yang otoritatif, valid, moderat, dan menyejukkan. Jangan biarkan algoritma masa depan hampa dari nilai ketuhanan,” tegas Bunda Indah saat membacakan amanat Menteri Agama.

Pesan tersebut menegaskan bahwa penguasaan AI bukan sekadar soal kecakapan teknis, melainkan tanggung jawab moral dan ideologis. Kementerian Agama diharapkan hadir sebagai aktor penentu arah, memastikan teknologi menjadi instrumen pencerahan, bukan sumber polarisasi, disinformasi, atau degradasi nilai.

Lebih jauh, penguatan literasi digital dan kecerdasan buatan bagi ASN Kemenag dipandang sebagai ikhtiar menjaga ruang publik digital agar tetap beradab, inklusif, dan berlandaskan moderasi beragama. Dalam konteks ini, ASN Kemenag dituntut menjadi produsen nilai, bukan sekadar konsumen teknologi.
Peringatan HAB ke-80 di Lumajang juga mencatatkan sejarah baru. Untuk pertama kalinya, upacara resmi Kementerian Agama digelar di kawasan destinasi wisata. Langkah ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Lumajang sebagai bentuk sinergi nyata antara penguatan nilai keagamaan dan promosi potensi daerah.

“Saya memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Kemenag Lumajang. Ini adalah sejarah, pertama kalinya upacara HAB dilaksanakan di destinasi wisata. Ini menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dapat berjalan seiring dengan upaya memajukan potensi wisata dan ekonomi daerah,” ujar Bunda Indah.

Menurutnya, pendekatan semacam ini mencerminkan wajah birokrasi yang adaptif, kreatif, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. Sinergi lintas sektor agama, pariwisata, dan pembangunanmenjadi kunci dalam memperkuat daya saing daerah.

Menutup rangkaian upacara, Bunda Indah mengajak seluruh keluarga besar Kementerian Agama untuk terus menjaga kerukunan umat beragama sebagai fondasi utama pembangunan. Kerukunan tidak hanya menjadi prasyarat stabilitas sosial, tetapi juga energi kebangsaan dalam mendorong kemajuan yang adil dan bermartabat.

Dengan semangat “Umat Rukun dan Sinergi,” Kementerian Agama diharapkan terus hadir sebagai penuntun moral bangsa, penguat persatuan, serta pelopor transformasi nilai di tengah derasnya arus teknologi dan perubahan global, khususnya di Kabupaten Lumajang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Picu Banjir, Pemkot Tangerang Berlakukan PJJ di Sekolah Terdampak
Petugas Gabungan Pemkot Tangerang Intensif Tangani Banjir Akibat Luapan Kali Sabi
Tanggap Bencana Banjir, Pemkot Tangerang Bangun Dapur Umum hingga Tingkat Kelurahan
Babinsa Koramil 0820-03/Leces Laksanakan Komsos dan Kerja Bakti Bersama Warga Desa Leces
Bahas KUHP dan KUHAP Terbaru Perkuat Koordinasi Dengan Kajari
35 ASN Brebes Pensiun, Bupati Ajak Tetap Produktif dan Dukung Pembangunan
Kereta Comuterline Supaspro Siap Beroperasi 1 Maret, Tarif Probolinggo – Surabaya Hanya 8.000
Semangat Kebersamaan Warnai Hari Jadi Brebes 348 di Kersana

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:12 WIB

Cuaca Ekstrem Picu Banjir, Pemkot Tangerang Berlakukan PJJ di Sekolah Terdampak

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:41 WIB

Petugas Gabungan Pemkot Tangerang Intensif Tangani Banjir Akibat Luapan Kali Sabi

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:05 WIB

Tanggap Bencana Banjir, Pemkot Tangerang Bangun Dapur Umum hingga Tingkat Kelurahan

Jumat, 23 Januari 2026 - 05:49 WIB

Babinsa Koramil 0820-03/Leces Laksanakan Komsos dan Kerja Bakti Bersama Warga Desa Leces

Jumat, 23 Januari 2026 - 04:29 WIB

Bahas KUHP dan KUHAP Terbaru Perkuat Koordinasi Dengan Kajari

Berita Terbaru