Garudaxpose.com | Probolinggo – Usai menyalurkan zakat fitrah secara door-to-door di 33 titik, Panitia Amil Zakat Fitrah Gerakan Media Berbagi Al-Qur’an (GMBQ) Probolinggo menggelar Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), Selasa (17/3/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung di NKS Coffee, Kecamatan Dringu ini dipimpin oleh Ketua Panitia Zakat Fitrah, Septyan. Turut hadir dalam agenda tersebut Pengawas GMBQ Dawamudin, Penasehat Rebudi, Humas Saila Al Arim, serta seluruh anggota GMBQ.
Dalam laporannya, Septyan mengungkapkan rasa syukur atas meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap GMBQ dalam pengelolaan zakat fitrah, terutama pada tahun ketiga pelaksanaannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, kepercayaan masyarakat terus meningkat. Hal ini terlihat dari jumlah muzakki yang bertambah setiap tahun, bahkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai kalangan juga terus mengalir,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain zakat dari individu, GMBQ juga menerima dukungan berupa sedekah beras dari pelaku UMKM dan organisasi kemasyarakatan. Total bantuan yang diterima mencapai hampir satu kuintal beras.
Septyan menegaskan, penyusunan LPJ ini merupakan bentuk komitmen GMBQ dalam menjaga transparansi kepada publik. Seluruh kegiatan, kata dia, selalu dipublikasikan melalui media sosial resmi GMBQ.
“Transparansi menjadi hal penting dalam setiap kegiatan kami. Dengan keterbukaan ini, kami berharap dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak akan terus meningkat,” tambahnya.
Usai pemaparan, laporan pertanggungjawaban diserahkan secara langsung kepada Pengawas GMBQ Dawamudin.
Menanggapi hal tersebut, Dawamudin memberikan apresiasi atas kinerja panitia yang dinilai semakin inovatif dalam proses penyaluran zakat fitrah.
“Ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan zakat fitrah oleh GMBQ. Pola penyaluran terus berkembang, mulai dari terpusat di sekretariat, kemudian di rumah pengawas, hingga kini dilakukan secara door-to-door,” ungkapnya.
Ia juga menilai capaian penghimpunan zakat sebesar 99 kilogram beras merupakan hasil dari kuatnya sinergi antara panitia, muzakki, pelaku usaha, dan organisasi masyarakat.
“Tanpa hubungan yang baik, capaian ini tidak mungkin terwujud. Ini angka yang sangat baik dan patut diapresiasi,” katanya.
Dawamudin berharap, ke depan GMBQ dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat sehingga jumlah zakat yang dihimpun semakin bertambah.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Septyan, dilanjutkan dengan ramah tamah. Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di lokasi acara yang dikelilingi area persawahan, menambah kekhidmatan malam kebersamaan tersebut. (Dar)












