Gedung Diperbaiki, Karyawan Inspektorat Tidak Puas Hasil Pekerjaan CV Gapura Lentara Agung asal Sidoarjo

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GarudaXpose.com I Lumajang – Pekerjaan Pemeliharaan Gedung Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Lumajang dengan nilai kontrak mencapai Rp440.898.943,23 kembali menjadi sorotan publik. Proyek yang seharusnya menjadi contoh kualitas dan ketertiban justru menunjukkan potret sebaliknya.

Berdasarkan papan nama proyek, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Gapura Lentera Agung dengan masa pelaksanaan 42 hari kalender, terhitung sejak 17 November 2025. Namun hingga akhir Desember 2025, pekerjaan di lapangan belum sepenuhnya rampung.
Pantauan media di lokasi pada Senin (29/12/2025) menemukan kondisi proyek yang jauh dari kata selesai. Material bangunan masih berantakan, sisa perancah bambu belum dibersihkan, dan sejumlah item pekerjaan tampak belum dilakukan finishing secara layak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorotan semakin tajam saat Senin (05/01/2026), media kembali melakukan pengecekan lapangan didampingi Sekretaris Dinas Inspektorat, Teguh.

Beberapa item pekerjaan yang diklaim telah selesai ternyata menyimpan persoalan serius.
Salah satunya adalah pekerjaan pengecatan dinding luar gedung yang tampak tidak sesuai standar. Cat terlihat bergelembung dan mengelupas, mengindikasikan proses pengecatan ulang yang dilakukan tanpa prosedur teknis yang benar. Kondisi tersebut mencerminkan lemahnya profesionalitas pelaksana proyek.

Padahal, dalam uraian singkat pekerjaan, proyek ini mencakup sejumlah item penting, antara lain:
Perbaikan kamar mandi lantai 1 dan 2
Perbaikan kamar mandi musholla dan atap
Pembangunan ruang interogasi
Pengecatan dinding luar
Pembuatan papan nama

Namun hingga kini, hasil pekerjaan tersebut belum menunjukkan kualitas finishing yang layak dan sesuai harapan.

Kekecewaan juga datang dari salah satu badan pemeriksa di lingkungan Inspektorat. Meski mengapresiasi peran media sebagai kontrol sosial, ia tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya terhadap hasil pekerjaan proyek tersebut.
“kami terimakasih, telah di beritakan”, ujarnya.

Semua seharusnya beres dan bersih. “saya biasa meriksa kemana-mana, ini kok gak rupo blaasss,” ungkapnya.(dengan nada kecewa), Senin (05/01/2026).

Ungkapan tersebut menjadi cerminan kekecewaan internal terhadap proyek yang justru berada di lingkungan kantor pengawas pemerintahan.

Sementara itu, Ketua Forum Jurnalis Independen (FORJI) Lumajang, Bawon Sutrisno, S.Sos, menegaskan bahwa pemberitaan ini merupakan bagian dari komitmen media dalam membantu pemerintah daerah melakukan kontrol dan pengawasan.
“Apa yang kami lakukan adalah bentuk dukungan terhadap pemerintah daerah agar pembangunan infrastruktur di Lumajang berjalan sesuai harapan. Sinergi pemerintah dan media harus terus dijaga demi terwujudnya pembangunan yang berkualitas,” tegasnya.

FORJI berharap, pengawasan tidak berhenti pada pemberitaan semata, melainkan ditindaklanjuti dengan evaluasi menyeluruh agar pembangunan di Kabupaten Lumajang benar-benar sejalan dengan semangat ‘Kuatkan Literasi dan Satukan Narasi, Lumajang Tumbuh Semakin Tangguh’.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Negara Hadir di Kawasan Perbatasan, Wamen Ossy: Telah Disahkan Perpres untuk Delapan Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara
Camat Jayanti dan Kapolsek Sambangi Rumah Dua Bocah Korban Tenggelam di Kali Cidurian
DOUBLE JABATAN, KASI PELAYANAN DESA KROCOK JADI WARTAWAN: Konflik Kepentingan Mengancam?
Solidaritas Kemanusiaan, DPC Hiswana Migas Tangerang Beri Bantuan Bencana Aceh dan Sumatra
Cek Fakta: Tidak Benar Ada Helikopter Jatuh Saat Kunjungan Bencana Semeru
Razia Balap Liar, Polres Lumajang Amankan Lima Sepeda Motor
Sambut HUT Kota Tangerang Ke-33, Banksasuci Tanam 3.300 Pohon
Sampah Jadi Persoalan, Di Duga DLH Kota Tangsel Tutup Mata

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:30 WIB

Negara Hadir di Kawasan Perbatasan, Wamen Ossy: Telah Disahkan Perpres untuk Delapan Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:46 WIB

Camat Jayanti dan Kapolsek Sambangi Rumah Dua Bocah Korban Tenggelam di Kali Cidurian

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:10 WIB

DOUBLE JABATAN, KASI PELAYANAN DESA KROCOK JADI WARTAWAN: Konflik Kepentingan Mengancam?

Senin, 19 Januari 2026 - 13:49 WIB

Solidaritas Kemanusiaan, DPC Hiswana Migas Tangerang Beri Bantuan Bencana Aceh dan Sumatra

Senin, 19 Januari 2026 - 01:22 WIB

Cek Fakta: Tidak Benar Ada Helikopter Jatuh Saat Kunjungan Bencana Semeru

Berita Terbaru