“Diduga Proyek Siluman, Paving Blok di Gembong Kaler Rapuh Seperti Roti”

- Penulis

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Kabupaten Tangerang – Proyek pembangunan jalan di Kampung Gembong Kaler RT 03/RW 02, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, menuai sorotan warga. Selain tanpa papan informasi proyek, mutu bahan material paving blok yang digunakan juga diduga jauh dari standar kualitas. Jumat (07/11/25).

Pantauan awak media di lokasi menunjukkan, paving blok dan kastin yang digunakan tampak rapuh dan mudah hancur, layaknya roti empuk. Warga menduga pekerjaan proyek tersebut dikerjakan secara asal-asalan.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, mereka tidak mengetahui asal proyek tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

> “Proyek ini baru kemarin dikerjakan. Kami tidak tahu dari mana asal proyek ini karena tidak ada papan informasinya,” ujarnya.

 

Hal senada disampaikan Kepala Desa Gembong, H. Nurjen, yang mengaku belum mendapat laporan mengenai proyek tersebut.

> “Kami belum tahu ada kegiatan pembangunan jalan di lokasi itu, karena dari Desa Gembong belum ada program kegiatan. Besok staf desa akan kami kirim untuk mengecek ke lokasi,” jelasnya melalui pesan singkat WhatsApp.

 

Sementara itu, Deni Hermawan, SE, dari DPD Badan Advokasi Indonesia (BAI) Banten, menilai proyek tersebut sangat janggal.

> “Sangat disayangkan jika kepala desa tidak mengetahui adanya proyek di wilayahnya. Apakah proyek ini tidak bertuan? Padahal proyek semacam ini menggunakan anggaran yang bersumber dari pajak rakyat,” tegas Deni.

 

Menurutnya, seharusnya pelaksana proyek dan dinas terkait terlebih dahulu berkoordinasi dengan pemerintah desa sebelum kegiatan pembangunan dilakukan.

> “Karena proyek itu berdiri di wilayah pemerintahan Desa Gembong, seharusnya ada koordinasi agar tidak menimbulkan tanda tanya di masyarakat,” pungkasnya.

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pengkondisian Proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, SIRA Minta KPK RI Turun Tangan dan Periksa
Sakti Mandraguna! Toko Obat Tipe G Samping WTC Tetap Eksis: Bukti Polisi “Kalah” atau Memang “Dipelihara”?
Parliamentary Threshold (PT) Produk Politik Akal-akalan Pasca Orde Baru”
Usut Tuntas Dugaan Abuse Of Power Dan Indikasi KKN Serta Tindak Pidana Pencucian Uang oleh Yayasan Bani Makki Kayu Agung, DPW-MSK INDONESIA dan PB.FPMP Sumsel Minta Kejati Sumsel
“Rektorat USU Membisu! Muryanto Amin Terseret ‘Sirkel Kejahatan Korupsi’ OTT Topan Ginting, Mengapa Belum Ada Klarifikasi?”
Badai Emas Pegadaian 2025 Resmi Diundi, Nasabah Syariah Raih Hadiah Paket Haji Plus
Bulan Januari Atau Februari Akan Dilakukan Rapat Terkait Pengelolaan Danau OPI, Berikut Beberapa Hal Disampaikan
15 Ribu Karyawan Terancam PHK, DPRD Sumsel Diminta Fasilitasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:52 WIB

Dugaan Pengkondisian Proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, SIRA Minta KPK RI Turun Tangan dan Periksa

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:59 WIB

Sakti Mandraguna! Toko Obat Tipe G Samping WTC Tetap Eksis: Bukti Polisi “Kalah” atau Memang “Dipelihara”?

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:31 WIB

Parliamentary Threshold (PT) Produk Politik Akal-akalan Pasca Orde Baru”

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:24 WIB

Usut Tuntas Dugaan Abuse Of Power Dan Indikasi KKN Serta Tindak Pidana Pencucian Uang oleh Yayasan Bani Makki Kayu Agung, DPW-MSK INDONESIA dan PB.FPMP Sumsel Minta Kejati Sumsel

Kamis, 22 Januari 2026 - 04:08 WIB

“Rektorat USU Membisu! Muryanto Amin Terseret ‘Sirkel Kejahatan Korupsi’ OTT Topan Ginting, Mengapa Belum Ada Klarifikasi?”

Berita Terbaru