Buka Mubes Kompas Sumsel Ke-XIII Ini Pesan Kadispora Sumsel

- Penulis

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Palembang, – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumsel, Dr HN Alfajri Zabidi MPdI MM membuka kegiatan Musyawarah Besar (Mubes) Komunitas Mahasiswa Papua Sriwijaya (Kompas) Sumatera Selatan (Sumsel) ke-XIII.

Kegiatan berlangsung di Aula Gedung Pemuda KNPI Sumsel Jl Aerobik Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan Ilir Barat (IB)-1, Palembang, Sabtu (14/2/2026) pagi.

Dalam sambutannya, Alfajri menyebut jika Indonesia dikenal dengan budaya toleransi yang tinggi, saling menjaga dan menghormati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Termasuk Sumsel yang merupakan pusat Kerajaan Sriwijaya berasal dimana sangat menjunjung tinggi peradaban dengan segala macam perbedaannya.

“Kami masyarakat Sumsel bangga dan dengan tangan terbuka menerima adik-adik dari Tanah Papua. Yang sedang menuntut ilmu disini keragaman budaya dan adat istiadat menjadi kekuatan dan Sumsel dikenal sebagai daerah Zero Conflict di Indonesia yang sampai saat ini tetap terjaga,” sebut Alfajri dalam sambutannya.

Alfajri berharap agar pelaksanaan Mubes Kompas ke-XIII ini berjalan sukses dan menghasilkan keputusan terbaik dalam mendukung organisasi kemahasiswaan ini ke depannya.

“Kami berharap dari Kompas ini akan lahir calon-calon pemimpin masa depan Indonesia. Terutama yang akan membangun tanah kelahirannya sekaligus yang membanggakan keluarganya,” imbuhnya.

Harapan senada juga disampaikan Ketua Umum (Ketum) Pekat IB Sumsel, Ir Suparman Romans yang juga hadir di acara tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada adik-adik mahasiswa asal Papua yang tergabung dalam Kompas ini. Atas komitmennya untuk menyatu dengan masyarakat Sumsel sesuai pepatah dimana tanah dipinjak disitu langit di junjung,” sebut Suparman disambut tepuk tangan dari seluruh pengurus dan anggota Kompas yang hadir di acara tersebut.

Sementara itu, Ketua Demisioner Kompas periode 2024-2025, Tipran Yikwa yang menyatakan tekadnya untuk bersama-sama turut membangun Sumsel.
“Harapan kami agar ke depannya bisa ikut dilibatkan dan berkolaborasi dalam berbagai kegiatan. Terutama yang berkaitan dengan sosial kemasyarakatan,” pintanya.

Terkait pelaksanaan Mubes Kompas ke-XIII kalo ini Tipran berharap sebagai forum tertinggi dalam organisasi Mubes kali ini bisa menghasilkan calon pemimpin yang membawa Kompas menjadi lebih baik lagi di masa datang.

Harapan yang sama juga disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kompas Sumatera, Evelin Cristiani Rumakewi.

“Diharapkan agar Mubes kali ini menjadi ajang mengevaluasi kinerja sekaligus memilih kepengurusan yang baru untuk menjalankan roda organisasi Kompas ke depan,” imbuh Evelin.

Ketum Kompas Sumsel Periode 2025-2025, Alfian Tebai menyebut Mubes ini sebagai agenda wajib tahunan. Dengan sejumlah kegiatan yakni membahas evaluasi kinerja dari pengurus demisioner, lalu membahas Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Serta agenda utama adalah memilih ketum baru Kompas Sumsel yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan ke depannya.

Untuk calon Ketum Kompas Sumsel periode 2026-2027 akan ada sebanyak enam kandidat.
Yang nantinya bakal didapuk untuk memaparkan visi dan misinya dengan sistem pemilihan terbuka.

“Sampai saat ini kami memiliki sekitar 150 anggota yang merupakan mahasiswa dari tujuh kampus perguruan tinggi. Mereka tersebar di dua lokasi yakni Kota Palembang dan Indralaya di Kabupaten Ogan Ilir,” sebut Alfian yang turut didampingi Oscar Helembo selaku Ketua Pelaksana Mubes Kompas Sumsel ke-XIII serta Nisa Murib sebagai anggota panitia.(ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perampasan Lahan Sebagai Sisa-sisa Kolonial: Kebutuhan Mendesak Mendekolonialisasi Hukum Agraria Indonesia
Terkait Pemberitaan di Media Sosial, Forum Komite SMA dan SMK Sumsel Berikan Klarifikasi dan Meluruskan Opini Negatif, Ini Penjelasnya !!!
Pegadaian Sabet “Best Sovereign Sukuk” dan “Best Social Bonds in Asia 2025”
Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dan Jabatan Serta Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Dinas PUPR Kabupaten Banyuasin, SIRA Laporkan ke Kejati Sumsel
Dugaan Abuse Of Power dan Indikasi KKN Yayasan Bani Makki Kayu Agung DPW-MSK-Indonesia dan PB.FPM Prov.Sumsel Minta Kejati Sumsel Usut Tuntas 
Direktur PT CAG Temani Wamen PU PKP RI Kunjungan Di Palembang, Berikut Pokok Pembahasannya
Randusanga Kulon Mengukir Sejarah: Launching Bank Sampah Rangkul Ceria, Melawan Krisis Lingkungan dengan Kreativitas dan Ekonomi Warga!
SIRA Desak APH Turun Tangan, Diduga Aktivitas Galian Tanah Tidak Berizin (Ilegal) 

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:45 WIB

Perampasan Lahan Sebagai Sisa-sisa Kolonial: Kebutuhan Mendesak Mendekolonialisasi Hukum Agraria Indonesia

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:08 WIB

Buka Mubes Kompas Sumsel Ke-XIII Ini Pesan Kadispora Sumsel

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:50 WIB

Terkait Pemberitaan di Media Sosial, Forum Komite SMA dan SMK Sumsel Berikan Klarifikasi dan Meluruskan Opini Negatif, Ini Penjelasnya !!!

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:45 WIB

Pegadaian Sabet “Best Sovereign Sukuk” dan “Best Social Bonds in Asia 2025”

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:29 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dan Jabatan Serta Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Dinas PUPR Kabupaten Banyuasin, SIRA Laporkan ke Kejati Sumsel

Berita Terbaru