BREBES BANGKIT: Meraih Predikat ‘Sangat Inovatif’ Setelah 4 Tahun Berjuang

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES BANGKIT: Meraih Predikat ‘Sangat Inovatif’ Setelah 4 Tahun Berjuang

BREBES,GarudaXpose.com-Jawa Tengah – Setelah empat tahun berjuang keras, Kabupaten Brebes akhirnya meraih predikat “Sangat Inovatif” dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 Kementerian Dalam Negeri. Ini adalah pencapaian bersejarah bagi Brebes, yang sebelumnya merupakan satu-satunya daerah di Jawa Tengah dengan status “Kurang Inovatif”.

Pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan kesungguhan seluruh elemen pemerintah daerah, yang telah bekerja sama untuk meningkatkan skor Indeks Inovasi Daerah (IID) Brebes. Tahun 2025 menjadi tahun bersejarah bagi Brebes, karena batas minimal kategori Sangat Inovatif naik menjadi 65,01, dari sebelumnya 60,01. Meski skor resmi belum diumumkan Kemendagri, predikat yang diterima menunjukkan bahwa Brebes telah melampaui ambang batas baru tersebut dan memenuhi target capaian IID 2025 seperti yang ditetapkan oleh Kemendagri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bapperida Kabupaten Brebes, Dra. Tety Yuliana, M.Pd, menyampaikan rasa bangganya atas capaian ini. “Alhamdulillah, Brebes akhirnya pecah telur. Dari satu-satunya kabupaten yang berstatus kurang inovatif di Jawa Tengah, hari ini kita naik kelas menjadi daerah sangat inovatif,” ujarnya. Beliau juga menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kerja sama yang solid antara seluruh OPD dan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

KEMENANGAN BREBES: Dari ‘Kurang Inovatif’ Menuju ‘Sangat Inovatif

Perjuangan Brebes untuk mencapai predikat ini tidaklah mudah. Tim Bapperida dan seluruh OPD telah bekerja keras untuk meningkatkan skor Indeks Inovasi Daerah (IID) Brebes. Mereka telah melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari pendataan inovasi, penyusunan rancang bangun inovasi, penguatan regulasi, hingga penataan sistem monitoring dan verifikasi. Berbagai inovasi dari OPD, puskesmas, dan rumah sakit terus dikembangkan, menunjukkan ekosistem inovasi daerah yang semakin matang.

Nurul Hidayat, S.H., M.T, Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah (RIDA) Bapperida, menegaskan bahwa capaian ini adalah hasil kerja kolektif yang sangat intens. “Segala upaya sudah kami lakukan untuk mendongkrak skor IID Brebes. Mulai dari menjalin kerja sama KKN dengan perguruan tinggi, penguatan regulasi, peningkatan jumlah dan kualitas inovasi, hingga replikasi inovasi ke daerah lain,” ungkapnya.

Dengan pencapaian ini, Brebes membuktikan bahwa daerahnya bisa bangkit, mengejar ketertinggalan, dan berlari cepat. Namun, pekerjaan belum selesai. Tantangan selanjutnya adalah memastikan setiap inovasi benar-benar memberi dampak bagi masyarakat dan terus berkelanjutan. “Brebes sudah berhasil masuk kategori sangat inovatif, namun pekerjaan kita belum selesai. Tantangan selanjutnya adalah memastikan setiap inovasi benar-benar memberi dampak bagi masyarakat dan terus berkelanjutan,” tambah Nurul Hidayat.

Pencapaian ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi daerah lain untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Brebes telah membuktikan bahwa dengan kerja keras dan kesungguhan, tidak ada yang tidak mungkin.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Tindak Pidana Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuasin di Laporkan oleh PST Ke Kejati Sumsel
Mudik Nyaman Bersama Pegadaian, 238 Warga Diberangkatkan dari Palembang
Proyek Pelebaran Jalan Nasional Pantai Barat Disorot Keras: Tanpa Plang Proyek, Dugaan Material Tak Standar, Berpotensi Dilaporkan ke KPK
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Brimob Polda Sumut Hadir Berbagi Sembako Untuk Santri Mandailing Natal
Ketua Yayasan “Indonesia Terang Benderang” Batunadua Jae Diduga Ajang Korupsi Dari Program MBG !
PENERIMAAN TERPADU ANGGOTA POLRI TA. 2026 DIBUKA – PENDAFTARAN 09-30 MARET, GRATIS DAN ONLINE!
TMMD ke-127 Banyuasin Ditutup, Danrem 044/Gapo : Wujud Nyata Gotong Royong TNI dan Rakyat
Penerimaan Polri Dibuka, Polsek Siantar Selatan Sosialisasi Penerimaan Polri T.A 2026 di SMK Parbina Nusantara

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:17 WIB

Dugaan Tindak Pidana Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuasin di Laporkan oleh PST Ke Kejati Sumsel

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:01 WIB

Mudik Nyaman Bersama Pegadaian, 238 Warga Diberangkatkan dari Palembang

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:16 WIB

Proyek Pelebaran Jalan Nasional Pantai Barat Disorot Keras: Tanpa Plang Proyek, Dugaan Material Tak Standar, Berpotensi Dilaporkan ke KPK

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:40 WIB

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Brimob Polda Sumut Hadir Berbagi Sembako Untuk Santri Mandailing Natal

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:31 WIB

Ketua Yayasan “Indonesia Terang Benderang” Batunadua Jae Diduga Ajang Korupsi Dari Program MBG !

Berita Terbaru