BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Normalisasi Sungai hingga Relokasi Jadi Pertimbangan

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 90?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 90?

Garudaxpose.com | Pasuruan – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pasuruan untuk meninjau langsung kondisi banjir yang hingga kini masih menggenangi sejumlah wilayah, khususnya Kecamatan Beji dan Rejoso, Jum’at (27/03/2026)

 

Dalam kunjungannya, Suharyanto terlebih dahulu meninjau shelter kebencanaan BPBD Kabupaten Pasuruan yang berada di kompleks Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Bangil. Di lokasi tersebut, ia melihat langsung aktivitas para petugas dan relawan yang tengah menyiapkan nasi bungkus melalui dapur umum untuk didistribusikan kepada warga terdampak banjir di wilayah Bangil, Beji, dan Gempol.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Setelah itu, Kepala BNPB melanjutkan peninjauan ke Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, yang hingga kini masih tergenang banjir. Ia bersama rombongan berkeliling ke sejumlah dusun menggunakan perahu boat untuk melihat kondisi warga secara langsung.

 

Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori, Deputi III Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan, Kalaksa BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko, serta Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi dan sejumlah pejabat lainnya.

 

Suharyanto menjelaskan, pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus melakukan berbagai upaya untuk mengatasi banjir di Desa Kedungringin dan Kedungboto, baik melalui langkah jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang.

 

Untuk penanganan jangka pendek, pemerintah telah memastikan kebutuhan darurat masyarakat terpenuhi, seperti distribusi makanan siap saji, nasi bungkus, selimut, obat-obatan, dan bantuan logistik lainnya yang dibutuhkan warga terdampak.

 

Sementara itu, upaya jangka menengah dilakukan melalui normalisasi Sungai Wrati yang terus berjalan meskipun di tengah keterbatasan anggaran. Sedangkan untuk jangka panjang, hasil peninjauan banjir akan dibawa ke pemerintah pusat guna menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan relokasi permukiman warga, rekayasa sungai, atau solusi lainnya.

 

“Karena hampir semua rumah di Kedungringin ini posisinya sama rendahnya, bahkan lebih rendah dari sungai. Makanya ketika hujan deras, daerah ini mudah kebanjiran dan genangannya cukup lama,” ujar Suharyanto.

 

Ia juga mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam menangani kondisi darurat, termasuk pembangunan shelter kebencanaan dan berbagai kebijakan yang dinilai mampu memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana.

 

“Saya apresiasi Kabupaten Pasuruan luar biasa sekali. Tanggap daruratnya dari Pak Bupati dengan mengeluarkan SK yang dilanjutkan dengan aksi di semua kecamatan yang berpotensi bencana, mulai saat bencana hingga pasca bencana dilakukan sepenuh hati,” tegasnya.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori berharap kunjungan Kepala BNPB dapat membawa solusi konkret terhadap persoalan banjir tahunan yang terjadi di Kabupaten Pasuruan.

 

“Atas nama Bapak Bupati Rusdi Sutejo, kami berharap dengan kehadiran Kepala BNPB, nantinya ada solusi nyata untuk menyelesaikan permasalahan banjir tahunan di Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya.

Penulis : Septyan Dwi Cahyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Bukan Cuma Aspal, Drainase Juga Harus Kuat
Tingkatkan Kenyamanan Akses Publik, Pemdes Talagasari Perbaiki Jalan Rusak Depan Kantor Desa
Senam Ceria Noasih Bebas Stunting, Wali Kota Probolinggo Targetkan Angka Stunting Nol Persen
Pemkab Lumajang Pastikan Parkir Berlangganan Tetap Gratis, Warga Diminta Laporkan Jika Ada Pelanggaran
Ketua PUSPA Dorong Penguatan Kabupaten Layak Anak Tabanan
Gubernur Koster Minta Pelaksanaan Program Pembangun Bali Tancap Gas
Hari Pertama Kerja Setelah Lebaran, Bupati Ipuk Halal Bihalal Bareng Pengemudi Becak, Angkot, hingga Ojol
Pastikan Pelayanan Normal Meski WFA, Bupati Ipuk Sidak Layanan Publik

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:03 WIB

Pembangunan Bukan Cuma Aspal, Drainase Juga Harus Kuat

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:29 WIB

Tingkatkan Kenyamanan Akses Publik, Pemdes Talagasari Perbaiki Jalan Rusak Depan Kantor Desa

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:27 WIB

BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Normalisasi Sungai hingga Relokasi Jadi Pertimbangan

Jumat, 27 Maret 2026 - 08:20 WIB

Senam Ceria Noasih Bebas Stunting, Wali Kota Probolinggo Targetkan Angka Stunting Nol Persen

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:13 WIB

Pemkab Lumajang Pastikan Parkir Berlangganan Tetap Gratis, Warga Diminta Laporkan Jika Ada Pelanggaran

Berita Terbaru

Bali

Pembangunan Bukan Cuma Aspal, Drainase Juga Harus Kuat

Jumat, 27 Mar 2026 - 13:03 WIB