Garudaxpose.com | Probolinggo – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Probolinggo menggelar kegiatan doa bersama ulama dan umaroh di Rumah Dinas Wali Kota, Minggu (15/3/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Merajut Ukhuwah untuk Menggapai Berkah” ini dihadiri sekitar 150 undangan dari berbagai unsur masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, camat dan lurah, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Dokter Amin menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut, terlebih di momentum Ramadan yang penuh berkah. Ia menilai, pertemuan antara ulama dan umaroh menjadi sarana penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terima kasih kepada Baznas Kota Probolinggo yang telah memfasilitasi kegiatan ini sebagai ruang silaturahmi dan penguatan ukhuwah,” ujarnya.
Ia menegaskan, dalam menjalankan roda pemerintahan, pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi berbagai elemen masyarakat untuk memberikan masukan. Menurutnya, kepemimpinan yang baik membutuhkan kolaborasi dari ulama, tokoh masyarakat, akademisi hingga media.
“Sebagai wali kota, saya memegang prinsip inklusif dan terbuka. Semua pihak memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan Kota Probolinggo,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang telah diraih selama hampir satu tahun masa kepemimpinannya. Di antaranya penurunan angka kemiskinan, pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,65 persen dan menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Timur, serta raihan sekitar 25 penghargaan di berbagai bidang.
Selain itu, Pemerintah Kota Probolinggo juga terus mendorong berbagai program strategis, seperti peningkatan infrastruktur, penguatan sektor kesehatan dan pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Salah satu program prioritas yang tengah disiapkan adalah pemberian beasiswa senilai Rp1 miliar guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Kami ingin memastikan generasi muda Kota Probolinggo mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari implementasi nilai keimanan. Peran ulama dinilai penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait hal tersebut.
Pada kesempatan itu, Pemkot Probolinggo melalui Baznas turut menyalurkan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Bantuan tersebut diberikan untuk membantu masyarakat kurang mampu selama menjalankan ibadah Ramadan.
Bantuan yang disalurkan meliputi santunan bagi 549 anak yatim, bantuan untuk 463 abang becak dan kaum duafa, 500 mushaf Al-Qur’an, takriman untuk 122 hafidz Al-Qur’an, tali asih bagi 150 kiai dan nyai, bantuan konsumsi syiar dakwah bagi 2.729 penerima bersama Dinas Sosial, serta bantuan untuk 310 marbot masjid.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo KH. Sulthon, dengan harapan Kota Probolinggo senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, serta kemajuan pembangunan bagi seluruh masyarakat.
Penulis : Septyan Dwi Cahyo













