Garudaxpose.com | Probolinggo – Jelang bulan suci Ramadhan 1447 H tahun 2026, gerakan media berbagi Al-Qur’an (GMBQ) Probolinggo raya terus komitmen dan konsisten dengan kegiatan sosial keagamaan.
Kali ini GMBQ melakukan kegiatan di wilayah kecamatan Sukapura tepatnya di desa sapikerep yang didampingi langsung oleh Babinkamtibmas Polsek Sukapura. Minggu (15/02/2026)
Sedangkan penyaluran kali ini berupa Al-Qur’an dan buku Yasin dengan menyasar tiga tempat di wilayah desa sapikerep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
” Apresiasi kepada tim GMBQ yang mana terus konsisten dalam kegiatan sosial keagamaan, mewakili Kapolsek Sukapura saya Bripda Evita Dewi Sefani sebagai Babinkamtibmas desa sapikerep, Polsek Sukapura siap berkolaborasi dengan siapa saja untuk kegiatan sosial, atau kegiatan yang lain yang sifatnya membantu masyarakat, terimakasih kepada tim GMBQ yang sudah memberikan bantuan Al-Qur’an dan buku Yasin di wilayah kami, semoga bermanfaat dan kegiatannya terus berkelanjutan untuk masyarakat,” Tegasnya.
Tim GMBQ disambut baik oleh pengasuh masjid di wilayah desa sapikerep, kebetulan suasananya agak ramai karena remaja masjid sedang bersih persiapan menyambut bulan suci Ramadhan.
“Selamat datang kami ucapkan kepada tim GMBQ dan anggota Polsek Sukapura, yang mana telah bersedia memberikan bantuan Al-Qur’an di masjid Nurul Fatah, kebetulan mau ramadhan jadi suasana masjid agak ramai, dengan adanya bantuan Al-Qur’an ini nantinya bisa kami pergunakan untuk kegiatan tadarus di bulan suci Ramadhan 1447 H, semoga apa yang sudah di lakukan oleh GMBQ di ridhoi Allah SWT,” terang pengurus Masjid Hendro.
Sementara itu sekretaris GMBQ Septyan menerangkan bahwa kegiatan GMBQ sudah berjalan masuk tahun ke 5, semoga kegiatan terus berkelanjutan dan GMBQ selalu membuka ruang bagi para donatur untuk berpartisipasi dalam kegiatan GMBQ.
” Kami GMBQ murni kegiatan sosial keagamaan, menyalurkan musaf Al-Qur’an, namun banyak program lainnya, seperti santunan anak yatim, zakat fitrah, serta menyalurkan buku Yasin yang sudah kami lalui”, Pungkas Septyan.













