Mahasiswa Akan Gelar Aksi Lanjutan Jika Kasus Rangkap Jabatan PPPK PW di Padang Lawas Tak Ditindaklanjuti

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Garudaxpose.com|Padang Lawas – Mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Peduli Rakyat (MPR) Kabupaten Padang Lawas mengancam akan kembali turun ke jalan jika dalam waktu satu minggu tidak ada perkembangan signifikan terkait dugaan rangkap jabatan yang melibatkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu dan Pendamping Desa di wilayah mereka.

Aksi unjuk rasa damai sebelumnya telah digelar di Lapangan Merdeka pada Selasa, 13 Januari 2026.dan di depan kantor BKPSDM kabupaten Padang lawas

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi protes ini dipicu oleh dugaan adanya PPPK paruh waktu sebagai Pendamping Desa. MPR menuntut Bupati Padang Lawas untuk meninjau kembali pengangkatan PPPK tersebut dan meminta Inspektorat melakukan audit internal.

Kordinator Aksi MPR Padang Lawas, Alvin Nauli, menegaskan bahwa mereka menuntut keadilan dan transparansi dalam pengelolaan pemerintahan. Dalam aksi sebelumnya, sekitar 50 mahasiswa turun dengan membawa sound system, toa, spanduk, dan ban bekas sebagai bentuk protes.

Saipul Anwar Hasibuan, koordinator lapangan, menyampaikan kepada awak media ini jawaban sementara yang disampaikan oleh kaban BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia).

kabupaten Padang lawas Holil Siregar lantas meminta data terkait dugaan rangkap jabatan tersebut.

Menurutnya, persyaratan menjadi PPPK paruh waktu seharusnya sudah mencakup surat pernyataan tidak sedang merangkap jabatan.

Dan mahasiswa menilai proses maladministrasi PPPK paruh waktu hanya sekadar formalitas,

Udok Regar, koordinator aksi lainnya, menambahkan bahwa jika dalam satu minggu tidak ada perkembangan terkait kasus ini, mereka menduga PLT Kepala Badan BKPSDM kabupaten Padang lawas terlibat dalam masalah maladministrasi ini.

“Dan MPR menyampaikan Minggu depan kami akan menggelar aksi kembali,” tegasnya.

(Arman Efendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Serahkan 69 Sertipikat Tanah Wakaf pada International Conference on Pesantren (ICOP) 2026
Limbah Jadi Berkah, Gerakan LPLH TN Ubah Sampah Elektronik dan Minyak Jelantah Menjadi Bernilai Ekonomi
Lagi dan Lagi, Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Raih Apresiasi atas Layanan LARIS MANIS
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Pengawas di Lingkungan Kerja Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Banten
Sinergi PSM, Pemdes Tamansari dan Dinsos Banyuwangi Hadirkan Bantuan Kursi Roda untuk Suhartini
Info Jembrana Soal Toleransi dan Kader Posyandu
Kota Probolinggo Raih Penghargaan Nasional Pengendalian Inflasi, Pemkot Gelar Tasyakuran dan Perkuat Strategi Stabilitas Harga
Poltek Agraria STPN Buka Peluang Sekolah Kedinasan, Jaring Generasi Muda yang Berminat di Bidang Agraria/Pertanahan dan Tata Ruang

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 15:23 WIB

Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Serahkan 69 Sertipikat Tanah Wakaf pada International Conference on Pesantren (ICOP) 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 15:19 WIB

Limbah Jadi Berkah, Gerakan LPLH TN Ubah Sampah Elektronik dan Minyak Jelantah Menjadi Bernilai Ekonomi

Senin, 8 Juni 2026 - 15:14 WIB

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Pengawas di Lingkungan Kerja Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Banten

Senin, 8 Juni 2026 - 13:00 WIB

Sinergi PSM, Pemdes Tamansari dan Dinsos Banyuwangi Hadirkan Bantuan Kursi Roda untuk Suhartini

Senin, 8 Juni 2026 - 08:38 WIB

Info Jembrana Soal Toleransi dan Kader Posyandu

Berita Terbaru