Warga Minta Solusi, Puluhan Rumah di Meritai Anggrek Indah Terendam Banjir

- Penulis

Minggu, 11 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Banyuasin – Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Banyuasin pada Jumat, 9 Januari 2026, kembali memicu banjir di kawasan pemukiman padat penduduk, yakni Perumahan Meritai Anggrek Indah, Kecamatan Rambutan, Desa Sungai Pinang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Genangan air yang datang secara cepat merendam puluhan rumah dan membuat aktivitas warga lumpuh sejak Sabtu pagi (10/01) Hingga Minggu (11/01). Kondisi ini semakin memper panjang daftar keluhan masyarakat khususnya Kabupaten Banyuasin yang hampir setiap musim hujan kembali berhadapan dengan banjir.

Di Perumahan Meritai Anggrek Indah, air mulai masuk ke jalan utama dan halaman rumah beberapa saat setelah hujan deras turun. Salah satu warga, Hj Doni, menyebut banjir kerap tinggi karena tidak adanya aliran pembuangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketika curah hujan dua jam saja, sudah bisa menggenangi pemukiman,” ungkapnya

Hj Doni, menjelaskan aliran bermasalah ini semenjak aliran pembuangan di tutup oleh Perumahan sebelah.

“Semenjak Perumahan sebelah bangun, lalu akses parit yang dulu ada di deket perumahan itu ditutupnya, gara – gara pengen akses jalan dak dapat dari perumahan ini ya sudah banjir,” tambahnya.

Selain itu, warga juga pernah mengadukan permasalahan ini ke Kelurahan Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan dan Dinas Pemukiman Kabupaten Banyuasin namun penyelesaian pun tak kunjung ketemu, infrastruktur buruk di perumahan ini dinilai sudah sangat lama di alamai hampir kurang lebih 2 tahun membahayakan keselamatan jiwa warga setempat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pengkondisian Proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, SIRA Minta KPK RI Turun Tangan dan Periksa
Sakti Mandraguna! Toko Obat Tipe G Samping WTC Tetap Eksis: Bukti Polisi “Kalah” atau Memang “Dipelihara”?
Parliamentary Threshold (PT) Produk Politik Akal-akalan Pasca Orde Baru”
Usut Tuntas Dugaan Abuse Of Power Dan Indikasi KKN Serta Tindak Pidana Pencucian Uang oleh Yayasan Bani Makki Kayu Agung, DPW-MSK INDONESIA dan PB.FPMP Sumsel Minta Kejati Sumsel
“Rektorat USU Membisu! Muryanto Amin Terseret ‘Sirkel Kejahatan Korupsi’ OTT Topan Ginting, Mengapa Belum Ada Klarifikasi?”
Badai Emas Pegadaian 2025 Resmi Diundi, Nasabah Syariah Raih Hadiah Paket Haji Plus
Bulan Januari Atau Februari Akan Dilakukan Rapat Terkait Pengelolaan Danau OPI, Berikut Beberapa Hal Disampaikan
15 Ribu Karyawan Terancam PHK, DPRD Sumsel Diminta Fasilitasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:52 WIB

Dugaan Pengkondisian Proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, SIRA Minta KPK RI Turun Tangan dan Periksa

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:59 WIB

Sakti Mandraguna! Toko Obat Tipe G Samping WTC Tetap Eksis: Bukti Polisi “Kalah” atau Memang “Dipelihara”?

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:31 WIB

Parliamentary Threshold (PT) Produk Politik Akal-akalan Pasca Orde Baru”

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:24 WIB

Usut Tuntas Dugaan Abuse Of Power Dan Indikasi KKN Serta Tindak Pidana Pencucian Uang oleh Yayasan Bani Makki Kayu Agung, DPW-MSK INDONESIA dan PB.FPMP Sumsel Minta Kejati Sumsel

Kamis, 22 Januari 2026 - 04:08 WIB

“Rektorat USU Membisu! Muryanto Amin Terseret ‘Sirkel Kejahatan Korupsi’ OTT Topan Ginting, Mengapa Belum Ada Klarifikasi?”

Berita Terbaru