Garudaxpose.com | Tangsel – Proyek pembangunan Gedung Kantor Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang Selatan(Tangsel) hingga awal tahun 2026 belum juga rampung, meskipun masa kontrak pekerjaan telah berakhir. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, progres pembangunan baru mencapai sekitar 80 persen.
Pembangunan gedung tersebut merupakan proyek tahun anggaran 2025 yang dikelola oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangerang Selatan.Anehnya, meski anggaran yang dialokasikan tergolong besar, penyelesaian proyek justru mengalami keterlambatan signifikan.
Keterlambatan ini menimbulkan pertanyaan dan sorotan dari pegawai yang bekerja disamping proyek tersebut terhadap kinerja kontraktor pelaksana, yakni CV. Graha Anugerah Sukses, yang dinilai tidak profesional dan tidak sesuai dengan ketentuan kontrak kerja.
“Pekerjaan sudah melewati batas waktu kontrak, tetapi bangunan belum selesai. Ini jelas melanggar perjanjian kerja,” ungkap salah satu pegawai yang tidak mau disebutkan namanya.Selasa(6/01/2025)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aktifis Tangsel pun mendesak Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Tangerang Selatan untuk segera mengambil tindakan tegas, termasuk kemungkinan pemutusan kontrak, apabila kontraktor tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai ketentuan. Keterlambatan ini dikhawatirkan akan menjadi preseden buruk bagi tata kelola pemerintahan daerah.
Selain itu, dugaan ketidakprofesionalan kontraktor dinilai perlu ditinjau ulang karena proyek ini menggunakan anggaran daerah yang bersumber dari pajak masyarakat. Transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek publik pun menjadi tuntutan utama warga.
Adapun informasi proyek pembangunan Gedung Kantor Dinas Damkar Kota Tangerang Selatan sebagai berikut: Sumber Dana: APBD Kota Tangerang Selatan Tahun Anggaran 2025
Nilai Kontrak: Rp14.449.440.481,-
Pelaksana: CV. Graha Anugerah Sukses
Waktu Pelaksanaan: 126 hari kalender
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang maupun kontraktor pelaksana belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan penyelesaian proyek tersebut.
(Nix)













