Kepala Desa Telaga Sari, Tolak Konfirmasi Awak Media Terkait Pungutan Karcis Kendaraan Masuk Kawasan Baja Mas Balaraja

- Penulis

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Kabupaten Tangerang – Kepala Desa Telaga Sari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu siang (20 Desember 2025), menolak memberikan komentar atau konfirmasi kepada awak media terkait isu pungutan karcis kendaraan yang diklaim dikenakan kepada pengemudi yang melintas di wilayah Kawasan Baja Mas Balaraja.

Penolakan tersebut terjadi setelah pihak media berusaha menghubungi Kepala Desa melalui telepon dan pesan WhatsApp, namun tidak mendapatkan respons.

Isu mengenai pungutan karcis kendaraan ini mencuat setelah adanya laporan dari sejumlah sopir yang mengaku dikenakan biaya tertentu saat memasuki area kawasan Baja Mas Balaraja di Desa Telaga Sari, Kecamatan Balaraja, Sopir-sopir tersebut mengkhawatirkan bahwa pungutan yang dilakukan tidak transparan dan mungkin tidak sesuai dengan ketentuan yang ada.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sejumlah awak media yang tergabung dalam Media Center Jayanti (MCJ) menyatakan bahwa penolakan Kepala Desa untuk memberikan komentar menambah kekhawatiran publik mengenai ketidakjelasan pungutan tersebut. “Kami menghargai sikap Kepala Desa yang memilih untuk tidak memberikan komentar, namun saat ini kami merasa penting untuk menyampaikan informasi ini kepada masyarakat, agar mereka tidak bingung dan mengetahui dengan jelas apa yang terjadi,” ujar salah satu perwakilan media.

Dalam kesempatan terpisah, beberapa sopir yang terkena dampak pungutan tersebut meminta agar pihak berwenang, seperti Polsek dan Inspektorat Kabupaten Tangerang, dapat melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait masalah ini.

Mereka berharap agar ada kejelasan mengenai asal-usul pungutan dan dasar hukum yang digunakan, sehingga tidak menimbulkan kebingungan atau persepsi negatif di masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Telaga Sari belum memberikan pernyataan resmi mengenai isu pungutan kendaraan tersebut, dan masalah ini masih menjadi perhatian publik.

Masyarakat dan awak media berharap agar pihak terkait segera memberikan klarifikasi yang dapat menjawab kekhawatiran publik.

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4 Suwat (Blok) Bawang Merah Milik Petani Pagejugan Raib Dibedol Maling, Korban Enggan Lapor
Dwi Nita Lestari Bersama Tim 17 Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang PAW Kepala Desa Tamansari, Diusung Tokoh Masyarakat dan Mantan Legislator PPP
Ketua LBH Gadjah Madha Indonesia Danny Hendro Saputro, SH., MH. Soroti Pemadaman Listrik Bergilir di Banyuwangi, Siap Layangkan Surat Resmi ke PLN
Politeknik Agraria STPN Tawarkan Program Studi Khusus di Bidang Agraria, Pertanahan, dan Tata Ruang
Konsultasi Syarat Pengurusan Berkas Pertanahan, MPP Jadi Pilihan Masyarakat Cari Kepastian Layanan Pertanahan
Dampak BBM Naik, Bupati Lumajang Tarik Semua Kendaraan Dinas Roda Empat.
Wali Kota Aminuddin: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Menentukan Arah Pembangunan Kota Probolinggo

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:50 WIB

4 Suwat (Blok) Bawang Merah Milik Petani Pagejugan Raib Dibedol Maling, Korban Enggan Lapor

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:42 WIB

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:19 WIB

Dwi Nita Lestari Bersama Tim 17 Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang PAW Kepala Desa Tamansari, Diusung Tokoh Masyarakat dan Mantan Legislator PPP

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:05 WIB

Ketua LBH Gadjah Madha Indonesia Danny Hendro Saputro, SH., MH. Soroti Pemadaman Listrik Bergilir di Banyuwangi, Siap Layangkan Surat Resmi ke PLN

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:31 WIB

Politeknik Agraria STPN Tawarkan Program Studi Khusus di Bidang Agraria, Pertanahan, dan Tata Ruang

Berita Terbaru

Daerah

Sabtu, 13 Jun 2026 - 05:42 WIB