Terkait Realisasi Anggaran Yang Tidak Wajar Himpunan Demokrasi Akan Melaporkan Dugaan Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir ke Kejati Sumsel

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Palembang, – Himpunan Demokrasi akan melakukan aksi unjuk rasa serta akan melaporkan Dugaan Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan terkait Realisasi Anggaran yang tidak wajar ke Kejati Sumsel.

Hal tersebut disampaikan oleh Heryadi / Duk Ketua Himpunan Demokrasi, kepada awak media, Selasa (16/12/25), kami iHimpunan Demokrasi Merupakan organisasi komunitas yang konsisten terhadap aspirasi/pendapat dari segenap rakyat yang berada di negara kesatuan republik indonesia baik itu dari permasalahan hukum, politik, ekonomi, sosial, budaya dan hak asasi manusia (HAM) serta sebagai pemantau kebijakan pemerintahan dalam menjalankan tata pemerintahan peraturan dan undang-undang.

Kami, akan melakukan aksi demontrasi di Kejati Sumsel terkait Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan terhadap dugaan realisasi anggaran yang tidak wajar di turunkan sebab anggaran tersebut diduga berpotensi adanya penggelembungan anggaran sehingga di bilang sangat mahal dengan menghabiskan uang hanya untuk Fasilitasi Kunjungan Tamu Rp. 1.572.358.000 apbd 2025 dan di anggaran lain juga sangat tidak masuk akal sehat hanya untuk Belanja Alat/Bahan Untuk Kegiatan Kantor (ATK, Bahan Komputer, Kertas dan Cover) Rp. 621.329.000 apbd 2025 sudah menghabiskan uang ratusan juta rupiah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu juga adanya ketimpangan dalam melakukanHimpunan Demokrasi Akan Melaporkan Dugaan Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir Terkait Realisasi Anggaran Yang Tidak Wajar ke Kejati Sumsel

Palembang, – Himpunan Demokrasi akan melaporkan Dugaan Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan terkait Realisasi Anggaran yang tidak wajar ke Kejati Sumsel.

Hal tersebut disampaikan oleh Heryadi / Duk Ketua Himpunan Demokrasi, kepada awak media, Selasa (16/12/25), kami iHimpunan Demokrasi Merupakan organisasi komunitas yang konsisten terhadap aspirasi/pendapat dari segenap rakyat yang berada di negara kesatuan republik indonesia baik itu dari permasalahan hukum, politik, ekonomi, sosial, budaya dan hak asasi manusia (HAM) serta sebagai pemantau kebijakan pemerintahan dalam menjalankan tata pemerintahan peraturan dan undang-undang.

Kami, akan melakukan aksi demontrasi di Kejati Sumsel terkait Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan terhadap dugaan realisasi anggaran yang tidak wajar di turunkan sebab anggaran tersebut diduga berpotensi adanya penggelembungan anggaran sehingga di bilang sangat mahal dengan menghabiskan uang hanya untuk Fasilitasi Kunjungan Tamu Rp. 1.572.358.000 apbd 2025 dan di anggaran lain juga sangat tidak masuk akal sehat hanya untuk Belanja Alat/Bahan Untuk Kegiatan Kantor (ATK, Bahan Komputer, Kertas dan Cover) Rp. 621.329.000 apbd 2025 sudah menghabiskan uang ratusan juta rupiah.

Selain itu juga adanya ketimpangan dalam melakukan belanja sewa kendaraan yang realisasinya melebihi harga beli sehingga menyebabkan kerugian negara atas sewa tersebut sehingga menguntungkan bagi pihak yang mempunyai kendaraan berikut sewa kendaraan dinas yang diduga terindikasi korupsi penyalagunaan jabatan dan wewenang oleh pihak dinas di sekretaris daerah kabupaten ogan komering ilir, Sumatera Selatan sbb ;

1.Sewa Kendaraan Dinas Operasional Khusus Rp. 408.000.000 apbd 2025

2.Sewa Kendaraan Dinas Operasional Khusus Rp. 912.000.000 apbd 2025

3.Sewa Kendaraan Dinas Operasional Khusus Rp. 960.000.000 apbd 2025

Oleh karena itu, kami meminta Kejati Sumsel sbb ;

1.Meminta kejaksaan tinggi provinsi Sumatera Selatan khusus tuntas dugaan korupsi Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam menurunkan anggaran.

2.Meminta kejaksaan tinggi provinsi sumatera selatan periksa kpa,ppk,pptk di sekretaris daerah kabupaten ogan komering ilir yang diduga berpotensi korupsi melakukan penggelembungan anggaran sewa kendaraan dinas tahun 2025.

3.Meminta kejaksaan tinggi provinsi sumatera selatan segera mengambil berkas laporan realisasi anggaran sewa kendaraan dinas yang diduga adanya indikasi korupsi tahun 2025.

4.Mendesak kejaksaan tinggi provinsi sumatera selatan bongkar dugaan korupsi di sekretaris daerah kabupaten ogan komering ilir tahun 2025

Dan,”kami berharap agar Kejati Sumsel segera memproses laporan kami,”tutupnya. belanja sewa kendaraan yang realisasinya melebihi harga beli sehingga menyebabkan kerugian negara atas sewa tersebut sehingga menguntungkan bagi pihak yang mempunyai kendaraan berikut sewa kendaraan dinas yang diduga terindikasi korupsi penyalagunaan jabatan dan wewenang oleh pihak dinas di sekretaris daerah kabupaten ogan komering ilir, Sumatera Selatan sbb ;

1.Sewa Kendaraan Dinas Operasional Khusus Rp. 408.000.000 apbd 2025

2.Sewa Kendaraan Dinas Operasional Khusus Rp. 912.000.000 apbd 2025

3.Sewa Kendaraan Dinas Operasional Khusus Rp. 960.000.000 apbd 2025

Oleh karena itu, kami meminta Kejati Sumsel sbb ;

1.Meminta kejaksaan tinggi provinsi Sumatera Selatan khusus tuntas dugaan korupsi Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam menurunkan anggaran.

2.Meminta kejaksaan tinggi provinsi sumatera selatan periksa kpa,ppk,pptk di sekretaris daerah kabupaten ogan komering ilir yang diduga berpotensi korupsi melakukan penggelembungan anggaran sewa kendaraan dinas tahun 2025.

3.Meminta kejaksaan tinggi provinsi sumatera selatan segera mengambil berkas laporan realisasi anggaran sewa kendaraan dinas yang diduga adanya indikasi korupsi tahun 2025.

4.Mendesak kejaksaan tinggi provinsi sumatera selatan bongkar dugaan korupsi di sekretaris daerah kabupaten ogan komering ilir tahun 2025

Dan,”kami berharap agar Kejati Sumsel segera memproses laporan kami,”tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pengkondisian Proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, SIRA Minta KPK RI Turun Tangan dan Periksa
Sakti Mandraguna! Toko Obat Tipe G Samping WTC Tetap Eksis: Bukti Polisi “Kalah” atau Memang “Dipelihara”?
Parliamentary Threshold (PT) Produk Politik Akal-akalan Pasca Orde Baru”
Usut Tuntas Dugaan Abuse Of Power Dan Indikasi KKN Serta Tindak Pidana Pencucian Uang oleh Yayasan Bani Makki Kayu Agung, DPW-MSK INDONESIA dan PB.FPMP Sumsel Minta Kejati Sumsel
“Rektorat USU Membisu! Muryanto Amin Terseret ‘Sirkel Kejahatan Korupsi’ OTT Topan Ginting, Mengapa Belum Ada Klarifikasi?”
Badai Emas Pegadaian 2025 Resmi Diundi, Nasabah Syariah Raih Hadiah Paket Haji Plus
Bulan Januari Atau Februari Akan Dilakukan Rapat Terkait Pengelolaan Danau OPI, Berikut Beberapa Hal Disampaikan
15 Ribu Karyawan Terancam PHK, DPRD Sumsel Diminta Fasilitasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:52 WIB

Dugaan Pengkondisian Proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, SIRA Minta KPK RI Turun Tangan dan Periksa

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:59 WIB

Sakti Mandraguna! Toko Obat Tipe G Samping WTC Tetap Eksis: Bukti Polisi “Kalah” atau Memang “Dipelihara”?

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:31 WIB

Parliamentary Threshold (PT) Produk Politik Akal-akalan Pasca Orde Baru”

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:24 WIB

Usut Tuntas Dugaan Abuse Of Power Dan Indikasi KKN Serta Tindak Pidana Pencucian Uang oleh Yayasan Bani Makki Kayu Agung, DPW-MSK INDONESIA dan PB.FPMP Sumsel Minta Kejati Sumsel

Kamis, 22 Januari 2026 - 04:08 WIB

“Rektorat USU Membisu! Muryanto Amin Terseret ‘Sirkel Kejahatan Korupsi’ OTT Topan Ginting, Mengapa Belum Ada Klarifikasi?”

Berita Terbaru