Garudaxpose.com | Tapsel — Lima hari pasca banjir bandang yang menghantam wilayah Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, suasana duka kembali menyelimuti warga. Tiga jenazah yang diduga korban hanyut ditemukan di Desa Pardamean, Kecamatan Muara Batang Toru, setelah tim gabungan melanjutkan pencarian intensif sejak peristiwa terjadi pada Selasa (25/11/2025) lalu.
Banjir bandang yang turut memporak-porandakan sejumlah desa seperti Garoga, Huta Godang, Aek Ngadol Sitinjak, hingga beberapa wilayah lainnya, meninggalkan jejak kerusakan sekaligus kehilangan nyawa yang mendalam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penemuan jenazah pertama terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, saat warga melihat sesosok tubuh tersangkut di aliran Sungai Aek Garoga. Aparat kecamatan, TNI–Polri, tenaga medis, serta masyarakat setempat segera turun melakukan evakuasi. Jenazah kemudian berhasil dibawa ke Puskesmas Batangtoru pada pukul 14.00 WIB.
Menjelang malam, pencarian kembali membuahkan hasil. Dua jasad lainnya ditemukan sekitar pukul 18.45 WIB di titik berbeda sepanjang aliran sungai. Sekretaris Camat Muara Batangtoru, Jasinaoloan S. Sos, membenarkan seluruh temuan dan memastikan bahwa proses identifikasi sedang berlangsung untuk memastikan identitas para korban, yang diperkirakan berasal dari Huta Godang atau Anggoli.
Hingga kini, tim gabungan terus melanjutkan penyisiran di sepanjang sungai guna memastikan tidak ada korban lain yang masih tertinggal. Warga pun berharap pemerintah daerah dapat memperkuat mitigasi bencana, mengingat kawasan tersebut kerap dilanda bencana hidrometeorologi.
Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bersama agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.
Penulis : Saad Siregar
Editor : Kaperwil Sumut















