Bedah Rumah di Kampung Kuya Disorot! Proyek Jalan Tanpa Papan Informasi, Warga Pertanyakan Transparansi

- Penulis

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Kabupaten Tangerang – Proyek bedah rumah di Kampung Kuya, Desa Pangkat, Kecamatan Jayanti, memicu tanda tanya besar. Sudah empat hari berjalan, namun papan informasi proyek yang wajib dipasang tak kunjung muncul, sehingga menuai sorotan tajam warga maupun aktivis kontrol sosial. Sabtu (29/11/25)

Ketua RW 03, Banjir, mengungkapkan kepada tim Media Center Jayanti bahwa enam rumah di wilayahnya mendapat bantuan bedah rumah dari aspirasi dewan. Setiap penerima disebut mendapatkan Rp 20 juta untuk biaya bedah rumah, material berupa bata selkon, batu split, besi behel, semen, pasir hingga kayu kusen dikirim langsung. Dana ongkos tukang diklaim ditransfer langsung ke rekening penerima manfaat.

Namun di balik itu, ada catatan. Untuk atap rumah, Banjir menyebut hanya ada “kebijakan tertentu”, sementara sisanya dibebankan kepada pemilik rumah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masalah semakin mengemuka saat Banjir mengaku tidak mengetahui alasan tidak adanya papan informasi proyek, sebuah elemen yang seharusnya wajib untuk memastikan transparansi anggaran. Ia pun mengarahkan awak media kepada Rateh, Kordes.

Saat ditemui, Rateh justru meminta awak media mengonfirmasi ke pihak lain, yakni Pak Yatno di Pasir Muncang. Ditanya soal papan informasi, jawabannya hanya singkat: “InsyaAllah ada.” Namun hingga berita ini ditayangkan, papan informasi proyek tidak terlihat di lokasi.

Ketiadaan papan informasi pada proyek publik seperti ini makin mempertegas dugaan kurangnya keterbukaan kepada masyarakat.

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo
Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah
Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat
Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak
Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes
Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa
Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi
APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:22 WIB

Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

Berita Terbaru