Siswa – Wali Murid SD di Brebes Demo, Protes Rencana Sekolah Dijadikan Dapur MBG

- Penulis

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES,GarudaXpose.com-Para siswa dan wali murid SDN Kalimati 1 Desa Kalimati, Kecamatan Brebes, Kabuaten Brebes menggelar aksi demo menolak rencana alih fungsi sekolah menjadi dapur MBG. Mereka minta, rencana tersebut dibatalkan.

Aksi ini digelar Kamis (27/11) pagi di dalam ligkungan sekolah. Sejumlah siswa bersama wali murid berjejer di halaman sambil membentangkan spanduk dan poster.
Beberapa poster berisi kalimat penolakan terhadap rencana alih fungsi sekolah menjadi dapur MBG.

Sejumlah wali murid saat diwawancara menyatakan penolakan terhadap rencana membangun dapur MBG di dalam lingkungan sekolah. Rohyati, seorang wali murid menjelaskan, SDN Kalimati 1 saat ini masih digunakan untuk kegiatan belajar. Ada tiga ruang yang masih dipakai siswa untuk belajat, yakni untuk kelas 2, 4 dan 6. Sedangkan kelas 3 dan 5 terpisah di SDN Kalimati 2.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menolak pembangunan dapur MBG. Tidak ada pemberitahuab, tahu tahu datang kesini mau dibangun. Makanya itu siswanya di usir, disuruh ngangkutin bangku. Kelasnya juga ada siswanya, masih digunakan tiga kelas, kelas 2,4,6 yang kelas 3 5 disana,” kata Rokhyati disela aksi.

Hal serupa disampaikan Ali, yang juga wali murid. Terkait dengan rencana pembangunan dapur MBG, kata Ali, para siswa akan dipindahkan berikut meja kusrinya.

“Masa di SDN Kalimati 1 siswanya mau dipindahkan. Saya sebagai orang tua menolak jika siswanya mau di pindahkan,” tandas Ali.

Para pendemo ditemui Camat Brebes, Asif Fauzan, Pengawas SD, Tohirin, Kades dan Sekdes Kalimati. Hingga akhir pertemuan, tidak terjadi kesepakatan. Wali murid kekeh menolak pembangunan dapur MBG di sekolah itu.

Camat Brebes, Asif Fauzan menyatakan, sesuai pembicaraan bersama, pembangunan dapur MBG di SDN Kalimati 1 akan dibatalkan. Mitra diminta mencari lokasi lain yang tidak menggunakan fasilitas sekolah.

“Warga setempat pada prinsipnya mendukung program MBG, tapi syaratnya tidak mendirikan dapur di sekolah. Maka hasil kesepakatan, rencana pembangunan dapur di SD itu akan dibatalkan,” ungkap Camat Brebes.

Terpsah, Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Brebes, Aditya Perdana menjelaskan, status SDN Kalimati 1 sebebarnya sudah di-regouping dengan SDN Kalimati 2. Secara resmi SDN Kalimati 1 sudah terhapus dan siswanya digabungkan dengan siswa SDN Kalimati 2.

“Sebenarnya sudah di-regruping sejak Agustus 2024 lalu. Jadi digabung ke SDN Kalimati 2. Hanya saja ada tiga kelas yang masih menrmpati SDN Kalimati 1,” jelas Aditya Perdana.

Terkait rencana pembangunan MBG, Aditya menjelaskan, penunjukan SDN Kalimati 1 menjadi dapur MBG berdasarkan hasil audensi pada Senin (24/11) lalu. Hadir dalam rapat itu, perwakilan Dindikpora, Camat, Desa dan Bagian Aset. Hasilnya, separo lahan sekolah dibangun dapur MBG dan separuhnya untuk pendidikan.

Namun karena ada penolakan, lokasi dapur MBG akan dipindahkan.

“Hasil kesepakatan Senin kemarin, separuh untuk KBM separuhnya untuk MBG. Karena ada penolakan sehingga dapur BGN akan dipindahkan ke lokasi lain. Pagar yang sudah di bongkar akan diperbaiki pihak dapur MBG,” pungkasnya.(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Tindak Pidana Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuasin di Laporkan oleh PST Ke Kejati Sumsel
Mudik Nyaman Bersama Pegadaian, 238 Warga Diberangkatkan dari Palembang
Proyek Pelebaran Jalan Nasional Pantai Barat Disorot Keras: Tanpa Plang Proyek, Dugaan Material Tak Standar, Berpotensi Dilaporkan ke KPK
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Brimob Polda Sumut Hadir Berbagi Sembako Untuk Santri Mandailing Natal
Ketua Yayasan “Indonesia Terang Benderang” Batunadua Jae Diduga Ajang Korupsi Dari Program MBG !
PENERIMAAN TERPADU ANGGOTA POLRI TA. 2026 DIBUKA – PENDAFTARAN 09-30 MARET, GRATIS DAN ONLINE!
TMMD ke-127 Banyuasin Ditutup, Danrem 044/Gapo : Wujud Nyata Gotong Royong TNI dan Rakyat
Penerimaan Polri Dibuka, Polsek Siantar Selatan Sosialisasi Penerimaan Polri T.A 2026 di SMK Parbina Nusantara

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:17 WIB

Dugaan Tindak Pidana Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuasin di Laporkan oleh PST Ke Kejati Sumsel

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:01 WIB

Mudik Nyaman Bersama Pegadaian, 238 Warga Diberangkatkan dari Palembang

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:16 WIB

Proyek Pelebaran Jalan Nasional Pantai Barat Disorot Keras: Tanpa Plang Proyek, Dugaan Material Tak Standar, Berpotensi Dilaporkan ke KPK

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:40 WIB

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Brimob Polda Sumut Hadir Berbagi Sembako Untuk Santri Mandailing Natal

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:31 WIB

Ketua Yayasan “Indonesia Terang Benderang” Batunadua Jae Diduga Ajang Korupsi Dari Program MBG !

Berita Terbaru