Isu Dinasti Politik Menguat di Madina, Publik Ingatkan Bupati Agar Tidak Memusatkan Kekuasaan

- Penulis

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: H. Syahrir Nasution SE, MM Sutan Kumala Bulan

Isu mengenai potensi terbentuknya dinasti politik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kian menguat dan menjadi perbincangan serius di tengah masyarakat. Sejumlah warga menilai arah kepemimpinan saat ini mulai menunjukkan tanda-tanda pemusatan kekuasaan pada lingkaran yang sangat sempit, sehingga menimbulkan kekhawatiran terkait masa depan demokrasi di daerah tersebut.

Dalam beberapa pekan terakhir, kritik publik semakin mengemuka. Banyak warga menyoroti dinamika pemerintahan Madina yang dinilai seolah hanya digerakkan oleh dua figur dominan, yakni Saipullah dan Madina Samar. Dominasi keduanya disebut tampak jelas, baik dalam proses pengambilan kebijakan maupun dalam struktur kekuasaan di lingkungan kantor bupati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini bahkan memunculkan istilah baru di tengah masyarakat, yaitu “MADINA = SAMAR (Saipullah – Madina Samar)”. Istilah tersebut muncul sebagai bentuk sindiran terhadap pola kepemimpinan yang dianggap terlalu terpusat pada dua nama tersebut. Sebagian warga menilai situasi ini dapat mengarah pada praktik-praktik politik yang tidak sehat dan berpotensi membuka jalan bagi terbentuknya dinasti kekuasaan.

“Masyarakat Madina sekarang sudah pitar-pistar. Tidak bisa lagi diperlakukan seperti ‘si bisuk na oto’. Rakyat melihat apa yang sedang terjadi,” ujar seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.

Kekhawatiran utama warga adalah apabila fenomena tersebut dibiarkan tanpa koreksi, Madina dapat memasuki fase “kegelapan demokrasi”. Pada titik itu, kebijakan publik dikhawatirkan tidak lagi lahir melalui proses musyawarah, transparansi, dan akuntabilitas, melainkan hanya berdasarkan kepentingan kelompok tertentu.

Para pengamat politik lokal juga mengingatkan pentingnya pemerintah daerah membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas serta memastikan distribusi kewenangan berjalan secara proporsional. Transparansi, akuntabilitas, dan pemerintahan yang inklusif dinilai menjadi kunci untuk meredam keresahan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Madina belum memberikan keterangan resmi terkait isu yang berkembang tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masinton: Jangan Habiskan Energi untuk Konflik Politik, Rakyat Masih Hadapi Dampak Bencana
Koster; Pelaksanaan Perayaan Rahina Tumpek Uye Dirayakan Serentak
ALIANSI PEDULI BANTEN SOROTI KINERJA PEMKAB TANGERANG, TERKAIT JALAN RUSAK SELAMA SEKITAR 20 TAHUN DI KP CIPARI CISOKA, PEMERINTAH KEMANA SAJA
Jalan Ancur Di Kp Cipari Cisoka, Ini Kata Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah : Kirim Titik Lokasi Segera Ya, Biar Saya Bantu Usulkan Ke Dinas Terkait
Kurangi Sampah dari Sumbernya, Banyuwangi Kembangkan Ekosistem Produk Guna Ulang
Helikopter Water Bombing Tiba di Ijen, Pemadaman Karhutla Dilakukan dari Udara
Dari Rekayasa Lalu Lintas hingga Tambahan Kapal, Penanganan Antrean Ketapang Dibahas Lintas Instansi
Semarak Maulid Nabi, Warga Dusun Sumberjati Desa Dasri Gelar Arak-Arakan Meriah

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 05:10 WIB

Masinton: Jangan Habiskan Energi untuk Konflik Politik, Rakyat Masih Hadapi Dampak Bencana

Senin, 7 September 2026 - 02:06 WIB

Koster; Pelaksanaan Perayaan Rahina Tumpek Uye Dirayakan Serentak

Senin, 7 September 2026 - 01:28 WIB

ALIANSI PEDULI BANTEN SOROTI KINERJA PEMKAB TANGERANG, TERKAIT JALAN RUSAK SELAMA SEKITAR 20 TAHUN DI KP CIPARI CISOKA, PEMERINTAH KEMANA SAJA

Senin, 7 September 2026 - 01:21 WIB

Jalan Ancur Di Kp Cipari Cisoka, Ini Kata Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah : Kirim Titik Lokasi Segera Ya, Biar Saya Bantu Usulkan Ke Dinas Terkait

Senin, 7 September 2026 - 00:35 WIB

Kurangi Sampah dari Sumbernya, Banyuwangi Kembangkan Ekosistem Produk Guna Ulang

Berita Terbaru