Garudaxpose.com | Kabupaten Tangerang – Proyek Pembangunan Turap yang berlokasi di Desa Dangdeur, Kecamatan Jayanti sudah berjalan hampir dua minggu belum terpasang papan informasi proyek seolah menutupi kegiatan tersebut. Minggu (23/11/25).
Selain KIP yang tidak terpasang penggunaan bahan matrial pun diragukan kualitasnya, dan tidak adanya pengawasan di lapangan saat awak media melakukan investigasi.
Sementara itu pihak pemerintahan Desa Dangdeur saat dikonfirmasi awak media melalui pesan singkat menerangkan bahwa tidak ada koordinasi dengan pihaknya. Kegiatan proyek siluman tersebut mendapatkan soritan tajam dari pegiat kontrol sosial.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sukirman selaku pegiat kontrol sosial merasa kecewa dengan kegiatan proyek pembangunan turap tanpa pengawasan dan tidak terpasang informasi proyek dan dapat diduga kegiatan tersebut starawal tapan SPK kerja.
Ditempat terpisah Bonai Ketua Media Center Jayanti (MCJ) berpendapat, “Seharusnya Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang melakukan Investigasi lapangan melihat dan mendengar aspirasi masyarakat jangan sampai pembangunan infrastruktur yang dibiayai pajak masyarakat, pembangunannya asal-asalan dan kualitasnya tidak terjamin, sehingga merugikan Negara, ” Ucapnya.
(Spi)














