Garudaxpose.COM, Situbondo – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Pangkogabwilhan II) Marsdya TNI Muzafar, S.Sos., M.M., menghadiri rangkaian Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera Tahun Anggaran 2026 di Daerah Latihan Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Jumat (16/10/2026).
Latihan yang melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Australian Defence Force (ADF) ini merupakan wujud nyata penguatan kerja sama pertahanan Indonesia–Australia, khususnya dalam meningkatkan interoperabilitas, profesionalisme, dan kesiapsiagaan operasional prajurit kedua negara.
Berbagai materi latihan dilaksanakan secara terpadu, meliputi peperangan ranjau, operasi khusus maritim, pengamanan wilayah latihan, patroli dan penyergapan bersama, serta latihan evakuasi nonkombatan, dukungan logistik, dan peperangan perkotaan. Selain itu, latihan pertahanan siber turut dilaksanakan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi ancaman di ruang siber.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksanaan latihan tersebut menjadi sarana strategis bagi TNI dan ADF untuk menyelaraskan prosedur operasi, meningkatkan koordinasi antarsatuan, serta mengoptimalkan kemampuan dalam menghadapi beragam skenario operasi gabungan. Aspek keselamatan personel dan dukungan kesehatan juga menjadi perhatian selama seluruh rangkaian latihan berlangsung.
Latgabma Keris Woomera 2026 melibatkan sekitar 439 personel TNI dan 390 personel ADF. Besarnya keterlibatan personel kedua negara mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat hubungan bilateral melalui peningkatan kemampuan militer dan kerja sama yang berkelanjutan.
Melalui latihan ini, diharapkan interoperabilitas TNI–ADF semakin meningkat, profesionalisme prajurit semakin terasah, serta kemitraan pertahanan Indonesia dan Australia semakin kokoh dalam mendukung stabilitas dan keamanan kawasan.















