Banten Investment Forum 2026 Dorong Investasi Asing dan Domestik, Pacu Ekonomi Daerah

- Penulis

Selasa, 13 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com, Tangerang – Pemerintah Provinsi Banten terus mendorong realisasi investasi asing dan domestik melalui penyelenggaraan Banten Investment Forum (BIF) 2026.

Forum yang diinisiasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten bersama Bank Indonesia Perwakilan Banten ini mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan calon investor untuk memperkuat iklim investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Gubernur Banten, Andra Soni, mengatakan sinergi lintas instansi diperlukan untuk menjaga tren positif investasi di Banten.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah daerah juga berupaya memastikan iklim usaha tetap kondusif, salah satunya melalui pertemuan langsung atau one-on-one meeting dengan sejumlah perusahaan untuk membahas kendala investasi.

“Semoga apa yang kita rencanakan dan sedang kita perjuangkan, terkait dengan pertumbuhan industri dan kemajuan di Provinsi Banten ini bisa kita wujudkan secara bersama-sama,” ujar Andra Soni.

Selain iklim usaha yang kondusif, kepastian regulasi tata ruang dan pertanahan menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing Banten sebagai tujuan investasi.

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, yang hadir sebagai pembicara utama, menegaskan komitmen kementeriannya dalam membantu menyelesaikan persoalan tata ruang dan pertanahan, termasuk terkait Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Selain itu, sinkronisasi Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan Nomor Objek Pajak (NOP) juga dilakukan untuk mendukung peningkatan kapasitas fiskal daerah.

“Karena Banten menjadi salah satu daerah yang strategis untuk kepentingan investasi dan jangkar dari ibu kota kita, kami dari ATR/BPN akan memberikan dukungan penuh kepada Bapak Gubernur beserta seluruh jajaran agar investasi dapat mengalir dengan baik. Percayalah, kita semua akan bekerja keras untuk mewujudkan satu kepastian terkait pertanahan dan tata ruang bagi para investor,” kata Ossy.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Provinsi Banten, Virgojanti, mengungkapkan bahwa realisasi investasi di Banten pada tahun sebelumnya mencapai Rp130,2 triliun. Capaian tersebut melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat sebesar Rp119 triliun.

Menurut Virgojanti, pertemuan langsung dengan investor juga mulai menunjukkan hasil melalui realisasi komitmen penanaman modal dari sejumlah perusahaan.

Salah satunya, PT Raybo Co. Limited Beijing, yang akan menjalin kerja sama business-to-business (B2B) dengan PT Pelindo. Kerja sama tersebut mencakup rencana pengembangan usaha di bidang galangan kapal atau shipyard, pelabuhan, petrokimia, serta perikanan laut dalam.

“Alhamdulillah, dari beberapa perusahaan yang sudah bertemu dan berani menyatakan komitmen berinvestasi, tadi sudah mereka realisasikan. Pertama, dari PT Raybo Co. Limited Beijing yang akan bekerja sama business-to-business (B2B) dengan PT Pelindo untuk membuka usaha di bidang shipyard (galangan kapal), pelabuhan, petrokimia, dan pengembangan perikanan laut dalam,” ungkap Virgojanti.

Peningkatan investasi di Banten diharapkan turut memperluas kesempatan kerja dan menekan angka pengangguran.

Untuk mendukung kebutuhan tenaga kerja industri, BIF 2026 juga meresmikan kerja sama bertajuk Apindo Daya antara Yayasan Apindo Banten dan Yayasan SMK Mitra Mandiri MM2100 Bekasi.

Kerja sama tersebut menargetkan pendirian sekolah vokasi dengan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan industri. Sekolah vokasi itu diproyeksikan mulai beroperasi pada 2027.

Virgojanti menegaskan, peningkatan investasi perlu diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia lokal agar masyarakat Banten dapat mengambil bagian dalam peluang kerja yang tersedia.

“Yang pasti tantangan kita adalah anak-anak Banten harus mau memilih jurusan-jurusan yang eksak, karena kita banyak kimia dan industri hulu hilir. Ini yang harus kita dorong terus supaya mereka bisa masuk ke bursa kerja yang dibutuhkan oleh investor yang ada di Banten,” pungkasnya.

Melalui Banten Investment Forum 2026, Pemerintah Provinsi Banten berharap realisasi investasi terus meningkat, kepastian usaha semakin kuat, dan tenaga kerja lokal memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tasyakuran Selamatan Jalan Baru: Harapan Warga Desa Manggisan Tanggul untuk Kemudahan Akses dan Kemajuan
Jelang Jambore di PPI Mayangan, FPRB Kota Probolinggo Perkuat Koordinasi dan Kekompakan Pengurus
Diduga Cabuli Anak 13 Tahun Selama Dua Tahun, Kakek Tiri di Badiri Ditangkap Polisi
Tiga Inovasi Pemkot Probolinggo Diuji Langsung Tim JAWARA 2026, SEKALI SERBU TB Catat Penurunan Kuman 58 Persen
Penasaran Kegiatan Warga Binaan Influencer Langsung Kunjungan Ke Rutan Kraksaan
Gandrung Sewu Banyuwangi Kian Digandrungi, Ratusan Penari Berbagai Daerah di Indonesia Turut Ambil Bagian
Tawarkan Vibes Heritage, Pasar Banyuwangi Kini Jadi Jujugan Anak Muda Saat Malam Hari
Info Bali Seputar Bantuan Sosial, Soliditas Pemprov & Polda Bali dan Liga 3 Nasional

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Tasyakuran Selamatan Jalan Baru: Harapan Warga Desa Manggisan Tanggul untuk Kemudahan Akses dan Kemajuan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Jelang Jambore di PPI Mayangan, FPRB Kota Probolinggo Perkuat Koordinasi dan Kekompakan Pengurus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Diduga Cabuli Anak 13 Tahun Selama Dua Tahun, Kakek Tiri di Badiri Ditangkap Polisi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Tiga Inovasi Pemkot Probolinggo Diuji Langsung Tim JAWARA 2026, SEKALI SERBU TB Catat Penurunan Kuman 58 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:47 WIB

Penasaran Kegiatan Warga Binaan Influencer Langsung Kunjungan Ke Rutan Kraksaan

Berita Terbaru