Garudaxpose.com, TAPTENG | Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sabtu (26/9/2026) sore hingga malam, memicu luapan sungai dan banjir di sejumlah wilayah.
Dampak cukup parah terjadi di Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka. Luapan Sungai Bonalumban akibat jebolnya tanggul menggenangi permukiman warga di Lingkungan I, II, III dan IV dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 50 sentimeter.
Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan Jembatan Rambing di Bona Lumban Lingkungan III putus total. Kondisi tersebut sempat mengganggu akses warga yang menghubungkan Lingkungan I dengan Lingkungan III Kelurahan Bonalumban.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merespons kondisi tersebut, jajaran Polres Tapanuli Tengah langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan memastikan keselamatan masyarakat.
Kapolsek Pandan IPTU Zul Efendi bersama Kasat Samapta AKP Dorpis Sitompul, didampingi personel Bhabinkamtibmas dan Sat Samapta Polres Tapteng, meninjau langsung lokasi terdampak di Bona Lumban Lingkungan III.
Petugas memantau kondisi banjir, kerusakan infrastruktur serta situasi warga sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan.
Selain Bonalumban, sejumlah wilayah lain di wilayah hukum Polsek Pandan turut terdampak peningkatan debit air.
Di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, banjir merendam Lingkungan I dan II dengan ketinggian sekitar 10 hingga 30 sentimeter.
Sementara di Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, terjadi peningkatan debit air Sungai Sibuluan yang melintasi wilayah tersebut.
Di Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, peningkatan debit Sungai Sibuluan menyebabkan genangan di Lingkungan II dan III dengan ketinggian sekitar 5 hingga 10 sentimeter.
Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Muhammad Alan Haikel, S.K.M., S.I.K., M.I.K., mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan, BPBD Kabupaten Tapteng serta Pos Basarnas Sibolga-Tapteng dalam penanganan bencana.
Personel siaga bencana alam juga disiapkan di Mapolres Tapanuli Tengah untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera mencari lokasi yang aman untuk mengungsi sementara apabila curah hujan kembali meningkat,” imbau Kapolres.
Hingga Sabtu malam, hujan dilaporkan telah reda dan luapan air mulai berangsur surut. Warga yang sebelumnya terdampak mulai kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan.
Kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara akses jalan utama yang sebelumnya sempat tergenang telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan.(ded)















