dr. Aminuddin Ikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi di Kantor BPBD Kota Probolinggo

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Musim hujan dan potensi cuaca ekstrem yang melanda Kota Probolinggo akhir-akhir ini menuntut semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap akan terjadinya bencana alam.

Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi, Kamis (30/10/2025) pagi di Halaman Kantor BPBD.

Sebanyak 100 peserta dari berbagai unsur turut ambil bagian dalam apel. Di antaranya Kodim 0820 Probolinggo, Polres Probolinggo Kota, perangkat daerah, PMI, Tagana, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FRB), serta sejumlah relawan kebencanaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apel ini digelar sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi bencana akibat perubahan cuaca ekstrem, sekaligus memastikan kesiapan personel, kendaraan dan logistik dalam penanganan darurat.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Probolinggo Boedi Harjanto mengatakan, apel kesiapsiagaan ini untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanggulangan bencana.

“Kegiatan ini penting untuk memastikan seluruh unsur siap bergerak kapan pun dibutuhkan. Baik personel, peralatan, maupun logistik harus dalam kondisi siap pakai,” ujarnya.

Kalaksa Boedi menambahkan, pelaksanaan apel ini berlandaskan sejumlah aturan. Antara lain UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Permendagri Nomor 101 Tahun 2018 dan Perda Kota Probolinggo Nomor 11 Tahun 2018.

Selain itu, BPBD juga merujuk pada prediksi BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur yang memperkirakan musim hujan 2025–2026 akan dimulai lebih awal dengan curah hujan tinggi.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, yang hadir bersama Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari dan jajaran forkopimda, memberikan apresiasi atas langkah BPBD yang rutin menggelar apel kesiapsiagaan setiap tahun.

“Kesiapsiagaan adalah hal yang wajib. Kita tidak bisa menolak bencana, tapi kita bisa mengurangi risikonya dengan perencanaan dan mitigasi yang matang,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya membangun tim mitigasi yang tangguh serta melakukan latihan simulasi (drill) secara berkala untuk menguji kesiapan petugas di lapangan.

“Jangan berhenti di apel saja. Lakukan drill agar kita tahu respon time kita, tahu di mana hambatannya. Kalau terjadi bencana, semua sudah tahu apa yang harus dilakukan,” pesannya.

Wali kota juga meminta setiap kantor pemerintahan menyiapkan pos siaga bencana dan memastikan jalur utama tetap aman saat terjadi bencana. “Kesiapan jalur dan kecepatan respon itu kuncinya,” tambahnya.

Usai apel, Wali Kota bersama forkopimda melakukan peninjauan. Berbagai peralatan diperiksa, mulai dari mesin chainsaw, perahu karet dan mesin tempel, peralatan vertikal rescue, hingga SCBA (Self Contained Breathing Apparatus).

Tak luput dari pandangannya, logistik seperti makanan siap saji, lauk pauk tambahan gizi, perlengkapan makan, paket sandang dan family kit juga dipastikan siap digunakan kapan pun.

BPBD juga mengoperasikan Pusdalops (Pusat Pengendalian Operasi) 24 jam, dengan sistem piket bergiliran dan layanan call center 247 yang siap menampung laporan warga setiap saat. Di lokasi, juga disiapkan dapur umum lapangan untuk mendukung kebutuhan logistik darurat.

Menutup kegiatan, Dokter Aminuddin menyampaikan harapannya agar sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat terus diperkuat.

“Kalaupun nanti bencana terjadi, kita sudah siap. Dengan kerja sama semua pihak, insyaallah situasi bisa tetap terkendali,” ujarnya optimistis. (Sudarsono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Banten dan Walikota Tangerang Tinjau Banjir Diwilayah Kecamatan Periuk, Warga Diminta Waspada
Aban SH Tunjukkan Kepedulian Pemuda Pancasila Kabupaten Tangerang Terhadap Warga Terdampak Banjir
Raja Lubis: Jangan Salahkan Publik bila Ada Oknum yang Memelihara Mafia Obat di Tangsel
Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Jayanti Tahun 2026 Digelar
Kades Talagasari Apresiasi Kinerja Kompol Johan Armando: “Cepat Ungkap Kasus, Wilayah Kami Jadi Kondusif
Cuaca Ekstrem Picu Banjir, Pemkot Tangerang Berlakukan PJJ di Sekolah Terdampak
Petugas Gabungan Pemkot Tangerang Intensif Tangani Banjir Akibat Luapan Kali Sabi
Tanggap Bencana Banjir, Pemkot Tangerang Bangun Dapur Umum hingga Tingkat Kelurahan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:05 WIB

Gubernur Banten dan Walikota Tangerang Tinjau Banjir Diwilayah Kecamatan Periuk, Warga Diminta Waspada

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:46 WIB

Aban SH Tunjukkan Kepedulian Pemuda Pancasila Kabupaten Tangerang Terhadap Warga Terdampak Banjir

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:50 WIB

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Jayanti Tahun 2026 Digelar

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:59 WIB

Kades Talagasari Apresiasi Kinerja Kompol Johan Armando: “Cepat Ungkap Kasus, Wilayah Kami Jadi Kondusif

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:12 WIB

Cuaca Ekstrem Picu Banjir, Pemkot Tangerang Berlakukan PJJ di Sekolah Terdampak

Berita Terbaru