Korve Serentak Warnai Hari Lingkungan Hidup, Lurah Mangunharjo: Kepedulian Warga Menjadi Kunci Kebersihan Lingkungan

- Penulis

Sabtu, 6 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Kota Probolinggo tidak hanya diperingati melalui kegiatan seremonial. Pemerintah Kota Probolinggo mengajak masyarakat melakukan aksi nyata melalui korve serentak yang digelar di berbagai wilayah, termasuk di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Sabtu (6/6/2026) pagi.

Di wilayah Kelurahan Mangunharjo, kegiatan tersebut dilaksanakan secara bersamaan di 17 RW dengan melibatkan unsur pemerintah kelurahan, pengurus RT dan RW, kader lingkungan, tokoh masyarakat, karang taruna, serta warga setempat.

Sejak pagi, masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan gotong royong dengan membersihkan lingkungan di sekitar permukiman mereka. Sejumlah titik yang menjadi sasaran di antaranya jalan lingkungan, saluran drainase, taman, lahan kosong, hingga fasilitas umum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tumpukan sampah yang berada di beberapa sudut lingkungan dibersihkan dan dikumpulkan untuk selanjutnya diangkut ke tempat pembuangan yang telah disediakan.

Selain itu, warga juga melakukan pemangkasan rumput liar dan pembersihan saluran air guna mencegah terjadinya penyumbatan yang berpotensi menyebabkan genangan saat hujan.

Kegiatan korve serentak tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan agar tetap bersih dan sehat.

Lurah Mangunharjo, Ikromi Wida Utama, mengatakan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup merupakan momentum yang tepat untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, lingkungan yang sehat tidak akan terwujud tanpa adanya kepedulian dan keterlibatan aktif dari masyarakat itu sendiri.

“Hari Lingkungan Hidup bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kebersihan lingkungan harus dimulai dari kesadaran masing-masing individu,” kata Ikromi Wida Utama.

Ia mengungkapkan bahwa korve serentak yang dilaksanakan di 17 RW menunjukkan masih kuatnya budaya gotong royong yang dimiliki masyarakat Kelurahan Mangunharjo.

“Saya melihat antusiasme warga sangat luar biasa. Hampir seluruh elemen masyarakat terlibat. Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan masih tumbuh dengan baik di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ikromi menilai, persoalan lingkungan seperti sampah dan kebersihan tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan partisipasi aktif warga untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

“Kalau hanya mengandalkan pemerintah, tentu hasilnya tidak akan maksimal. Namun ketika masyarakat ikut bergerak dan merasa memiliki tanggung jawab yang sama, maka lingkungan yang bersih akan lebih mudah diwujudkan,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan korve serentak tidak berhenti setelah peringatan Hari Lingkungan Hidup selesai.

Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan harus menjadi kebiasaan yang dilakukan secara rutin oleh seluruh warga.

“Kami ingin kegiatan seperti ini menjadi pemicu lahirnya kesadaran yang lebih besar. Jangan hanya bersih-bersih saat ada momentum tertentu, tetapi jadikan sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup yang lebih ramah lingkungan, termasuk mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan.

“Kebersihan lingkungan berawal dari hal-hal sederhana. Mulai dari membuang sampah pada tempatnya, menjaga saluran air tetap bersih, hingga ikut aktif dalam kegiatan kerja bakti di lingkungan masing-masing,” ucapnya.

Menurut Ikromi, lingkungan yang bersih tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga menciptakan suasana yang nyaman dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Ketika lingkungan bersih, masyarakat akan merasa lebih nyaman beraktivitas. Selain itu, risiko penyakit akibat lingkungan yang kotor juga dapat diminimalkan. Karena itu, menjaga kebersihan merupakan investasi jangka panjang bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh ketua RT, RW, kader lingkungan, dan warga yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan korve serentak tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kelurahan Mangunharjo, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kebersamaan adalah kekuatan terbesar dalam membangun lingkungan yang lebih baik,” ungkapnya.

Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026, Pemerintah Kelurahan Mangunharjo berharap semangat menjaga kebersihan lingkungan terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya masyarakat.

Dengan keterlibatan seluruh elemen warga di 17 RW, Kelurahan Mangunharjo optimistis mampu mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, asri, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan Kota Probolinggo yang semakin maju dan berwawasan lingkungan. (Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Tambang Galian C Ilegal di Desa Tegalrejo Terus Beroperasi, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat dan Pemerintah
Resmi Dilantik Pengurus DPC KWRI Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Serang periode 2026-2029. Wujudkan Jurnalis Profesional
Bersihkan Kawasan Alun-Alun, Lurah Mangunharjo Sebut Kepedulian Lingkungan Harus Menjadi Budaya Bersama
Papan Bunga Bertebaran di Tugu Adipura, nanun tidak ada lagi sembako tukar nyawa. Keluarga Minta Keadilan untuk Joni Iskandar
Ketua Dekranasda Bali Pastikan tak ada Pungli bagi Pedagang Saat PKB 
PT Mayora Salurkan Bantuan Alat Kesehatan untuk Posyandu Desa Gembong
Tambang Galian C Diduga Ilegal Marak di Desa Setail, Lemahnya Pengawasan Jadi Sorotan
BPK RI: Pemprov Bali Komitmen dan Konsistensi Kelola Keuangan Secara Good Governance

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:32 WIB

Diduga Tambang Galian C Ilegal di Desa Tegalrejo Terus Beroperasi, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat dan Pemerintah

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:15 WIB

Resmi Dilantik Pengurus DPC KWRI Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Serang periode 2026-2029. Wujudkan Jurnalis Profesional

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:58 WIB

Bersihkan Kawasan Alun-Alun, Lurah Mangunharjo Sebut Kepedulian Lingkungan Harus Menjadi Budaya Bersama

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:50 WIB

Papan Bunga Bertebaran di Tugu Adipura, nanun tidak ada lagi sembako tukar nyawa. Keluarga Minta Keadilan untuk Joni Iskandar

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:57 WIB

Ketua Dekranasda Bali Pastikan tak ada Pungli bagi Pedagang Saat PKB 

Berita Terbaru

Uncategorized

Cegah Stunting, Ny. Seniasih Giri Prasta Kampanyekan Gemar Makan Ikan

Kamis, 11 Jun 2026 - 02:17 WIB